Berawal dari Iseng, Naila Raih Dua Medali di Olimpiade Biologi dan LKTI

Tim Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 09:54 WIB
Naila memiliki ketertarikan pada biologi yang mengantarnya meraih prestasi LKTI pada tahun lalu di UIN Wali Songo, Semarang.
Naila memiliki ketertarikan pada biologi yang mengantarnya meraih prestasi LKTI pada tahun lalu di UIN Wali Songo, Semarang.

TULUNGAGUNG - Keisengan mencoba kompetisi justru mengantarkan Naila Putri Sofiana meraih prestasi. Mahasiswi Tadris Biologi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung itu membawa pulang medali perak Olimpiade Biologi dan medali perunggu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) di UIN Wali Songo, Semarang, Jawa Tengah, pada 2025.

Bersama timnya, Naila juga meraih penghargaan video terfavorit dalam kompetisi tersebut. Prestasi itu diraih setelah dia menjalani persiapan selama lima hingga enam bulan di tengah kesibukan sebagai mahasiswa semester 7.

“Iseng-iseng coba daftar waktu itu sebenarnya,” tuturnya.

Mahasiswi yang berdomisili di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, tersebut harus membagi waktu antara persiapan lomba dengan penyusunan skripsi, bimbingan, hingga praktik mengajar di MAN 5 Kediri.

Ketertarikan Naila terhadap biologi sebenarnya sudah tumbuh sejak duduk di bangku MTs. Dia mulai mengenal kompetisi biologi melalui KSM atau OSN setelah terinspirasi sang kakak yang lebih dulu mengikuti lomba dan memiliki sejumlah buku biologi.

Baca Juga: Dua Putra Ngawi Bertemu di Dewan Profesor UNS, Obrolan Mengalir dari Koran hingga AI

“Awalnya ikut tertarik karena kakak juga mengikuti lomba biologi,” katanya.

Minat tersebut semakin berkembang ketika Naila mendapatkan mata pelajaran Karya Tulis Ilmiah (KTI). Bersama teman-temannya, dia mulai menyusun karya tulis dan mencoba mengikuti berbagai perlombaan.

Pengalaman pertama belum langsung menghasilkan penghargaan. Naila hanya mampu mencapai babak final. Namun, hasil tersebut tidak membuatnya berhenti mencoba.

Dia kembali mengikuti kompetisi hingga akhirnya meraih juara tiga dalam perlombaan berikutnya. Sejak saat itu, karya tulis menjadi salah satu bidang yang terus ditekuninya.

Bagi Naila, mengikuti lomba KTI bukan sekadar untuk mengejar penghargaan. Kompetisi justru menjadi ruang untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum yang sebelumnya masih dirasakannya kurang.

Baca Juga: Gagal di LAFESTDA 2025, Aziz Bangkit dan Raih Juara Tiga pada 2026

“Public speaking-ku kan kurang. Jadi sebagai ladang latihan public speaking itu di karya tulis,” jelasnya.

Kesempatan mengikuti kompetisi di UIN Wali Songo bermula dari informasi yang dibagikan ketua program studi melalui grup mahasiswa. Setelah melihat mahasiswa tingkat atas mengikuti Olimpiade Biologi, Naila tertarik untuk mencoba.

Ketika mengetahui terdapat kategori LKTI, dia kemudian mengajak kelompok riset yang biasa menjadi timnya. Persiapan dilakukan secara bertahap melalui bimbingan, pengumpulan data, penyusunan naskah, hingga pembuatan video.

Tantangan muncul ketika Naila harus menghadapi materi dan sesi tanya jawab menggunakan bahasa Inggris. Kemampuan bahasa Inggris yang dirasanya masih kurang menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan lebih matang.

“Kalau tantangan saat itu, pada waktu ada materi bahasa Inggris. Karena saya kurang menguasai,” katanya.

Baca Juga: Gelisah Melihat Persoalan Perempuan, Khofifa Terjun ke Dunia Advokasi

Untuk mengatasinya, Naila memperbanyak latihan bersama pembimbing. Mereka memprediksi pertanyaan yang kemungkinan diberikan juri sekaligus berlatih menyusun jawaban.

Dari proses tersebut, Naila mendapatkan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar membawa pulang medali. Dia belajar membagi tugas, menerima pendapat, mengurangi ego, serta membangun komunikasi dengan anggota tim dan pembimbing.

“Dari lomba itu aku belajar bekerja sama dan menerima pendapat orang lain,” ujarnya.

Menurut Naila, mengikuti kompetisi juga membuka kesempatan memperluas relasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. Karena itu, dia mendorong mahasiswa lain untuk tidak berhenti pada rasa takut sebelum mencoba.

“Bagaimana kamu bisa mendikte kalau kamu takut sama sesuatu, sedangkan kamu sendiri belum mencobanya?” pesannya.(mg3)

Editor : Vidya Sajar Fitri
naila putri sofiana lkti uin wali songo tadris biologi olimpiade biologi mahasiswa tulungagung