Aktif Organisasi hingga Kompetisi, Cara Dewi Jadi Wisudawan Terbaik UIN Tulungagung

Tim Redaksi • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 12:04 WIB
Wisudawan Terbaik UIN Tulungagung Dewi Isna Tsamrotul Fikriyah membagi waktu antara kuliah, organisasi, kompetisi, dan kegiatan sosial.
Wisudawan Terbaik UIN Tulungagung Dewi Isna Tsamrotul Fikriyah membagi waktu antara kuliah, organisasi, kompetisi, dan kegiatan sosial.

TULUNGAGUNG - Menjadi lulusan terbaik bukan perkara mengejar nilai semata. Bagi Dewi Isna Tsamrotul Fikriyah, 23, masa kuliah merupakan ruang untuk belajar, berorganisasi, berkompetisi, meneliti, sekaligus mengabdi.

Lulusan Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung itu menjalani berbagai aktivitas selama masa kuliah. Namun, kesibukan tersebut tidak membuatnya mengabaikan kewajiban akademik.

Ketika jadwal kuliah berbenturan dengan kegiatan organisasi atau aktivitas lainnya, Dewi memilih mencari kelas pengganti. Baginya, kuliah tetap menjadi prioritas utama, sementara kegiatan lain menjadi bagian pendukung perjalanan akademiknya.

“Ketika kita berkuliah, prioritasnya harus tetap kuliah nomor satu, dan yang lainnya sebagai pendukung dari perjalanan kita,” ujar Dewi.

Kebiasaan membaca juga menjadi bagian dari kesehariannya. Buku, artikel, jurnal, hingga perkembangan informasi menjadi bahan yang dipelajarinya untuk memperluas wawasan.

Baca Juga: Dua Kali Gagal Tanam Cabai, Petani Muda Tulungagung Ini Bangkit dan Berhasil

Menurut Dewi, membaca bukan sekadar menambah pengetahuan. Kebiasaan tersebut penting untuk membangun kemampuan berpikir kritis, terutama ketika harus menyampaikan pendapat dalam diskusi.

“Jangan lupa untuk membaca, jangan malas baca karena itulah yang akan menunjang kita ketika sedang berdiskusi di luar atau dalam kelas,” ungkapnya.

Di luar perkuliahan, Dewi aktif menulis dan mengikuti berbagai kegiatan akademik. Ia pernah terlibat dalam debat konstitusi tingkat nasional dan ajang Duta Inspirasi Indonesia.

Aktivitas organisasi juga menjadi bagian dari perjalanan kuliahnya. Dewi tercatat aktif di IPNU IPPNU Kabupaten Blitar, PMII, Pusat Studi Fikih Nusantara, serta sejumlah lembaga sosial.

Pengalaman akademiknya juga bertambah ketika mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2022. Dewi merupakan salah satu penerima pada angkatan pertama program tersebut.

Baca Juga: Musik Gemilang Juara Pare Musik Fest Jatim, Jarak Tak Halangi Enam Pelajar Latihan

Untuk mengikuti seleksi, dia menyiapkan seluruh tahapan secara mandiri. Mulai administrasi, penulisan esai, rekomendasi, tes bahasa, hingga seleksi skolastik dipersiapkannya sendiri.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses yang dijalani Dewi selama masa kuliah. Berbagai kegiatan yang diikuti tidak hanya menjadi aktivitas tambahan, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kemampuan.

Di tengah perkembangan teknologi, Dewi juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan AI sebagai jalan pintas dalam belajar. Menurutnya, teknologi dapat membantu, tetapi kemampuan berpikir dan bernalar tetap harus diasah secara mandiri.

“Jangan hanya mengandalkan yang tercepat atau AI, tapi jangan lupa untuk selalu mengasah kekritisan dan bagaimana nalar kita untuk terus berpikir,” kata perempuan asal Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, tersebut.

Baca Juga: Salwa Sauda Salsabila Manfaatkan Media Sosial untuk Hidup Sehat dan Promosi UMKM

Kombinasi antara kewajiban akademik dan berbagai aktivitas di luar kelas itu akhirnya mengantarkan Dewi meraih predikat Wisudawan Terbaik 1 pada Wisuda ke-55 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2026.

Bagi Dewi, capaian tersebut bukan menjadi garis akhir. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, dia ingin melanjutkan studi S2, bekerja, serta tetap terlibat dalam penelitian dan pengabdian masyarakat.

Baginya, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan seseorang yang memiliki kemampuan akademik. Pengetahuan yang dimiliki juga perlu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Jangan hanya menjadi seseorang yang pintar saja, tapi jadilah seseorang yang pintar dan bermanfaat,” pesannya.(mg3)

Editor : Vidya Sajar Fitri
Mahasiswa Berprestasi wisudawan terbaik uin tulungagung dewi isna tsamrotul fikriyah wisuda ke-55 uin tulungagung