Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengoles Luka Bakar dengan Pasta Gigi? Begini Faktanya

Redaksi Radar Tulungagung • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 13:30 WIB

Ilustrasi pasta gigi. (pixabay)
Ilustrasi pasta gigi. (pixabay)

NASIONAL - Siapa yang pernah pernah mengoleskan pasta gigi pada luka bakar?

Seringkali kita mengalami luka bakar akibat percikan minyak goreng, tersentuh knalpot, tersulut api dan sebagainya. Luka bakar menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan nyeri disertai panas.

Biasanya kita sering mendapat saran dari orang untuk mengoleskan pasta gigi untuk meredakan luka bakar.

Memang pasta gigi memiliki efek yang sejuk apabila tersentuh kulit, tetapi mengoleskan pasta gigi pada luka bakar sebenarnya kurang tepat.

Dilansir dari halodoc.com, mengoleskan pasta gigi pada luka bakar justru akan memperparah luka. Hal ini disebabkan karena pasta atau odol memiliki tekstur lengket yang memungkinkan bakteri lebih cepat berkembang.

Pasta gigi juga mengandung calcium carbonate, potassium citrate yang bisa menyebabkan iritasi pada luka bakar.

Lalu bagaimana tindakan saat terkena luka bakar?

Butuh waktu sehari sampai satu Minggu untuk menyembuhkan luka bakar. Maka dari itu, perawatan terus dilakukan untuk menjaga luka bakar terhindar dari bakteri. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat terkena luka bakar:

1. Bersihkan dengan air dingin

Jangan menggunakan pasta gigi untuk memberikan efek sejuk pada luka. Kamu bisa mengalirkan air dingin untuk menyejukkan luka sekaligus membersihkan dari kotoran yang menempel. Bersihkan dengan air dingin tetapi jangan terlalu dingin untuk menghindari iritasi.

2. Kompres dengan air dingin

Setelah dibersihkan, kamu bisa mengompres luka menggunakan kain yang telah direndam di air dingin. Tujuannya sebagai pengganti pasta gigi untuk mengompres luka bakar.

3. Oleskan salep antibiotiK

Saat kamu terkena luka bakar, oleskan salep antibiotik seperti Bacitracin dan Neosporin untuk mencegah infeksi. Kamu bisa mendapatkan salep ini di apotek terdekat dan gunakan sesuai resep yang tertera.

4. Oleskan gel lidah buaya

Gel lidah buaya bersifat anti inflamasi, meningkatkan sirkulasi, dan menghambat perkembangan bakteri. Gel ini sangat cocok digunakan saat terkena luka bakar. Selain menyejukkan, tanaman ini juga mudah didapat.

5. Jangan kelupas luka lecet

Jika sudah mulai mengering, biarkan kulit bekas luka tersebut mengelupas dengan sendirinya. Jangan dikupas terlebih dahulu karena bisa menyebabkan infeksi apabila tidak berhati-hati.

Jadi, kalau mengalami luka bakar anda harus membersihkan luka tersebut menggunakan air yang bersih dan gunakan bahan-bahan alami untuk perawatan. Jika seminggu belum sembuh, segera pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

 

Penulis: Muhamad Atok Ulaziz (Mahasiswa PKM IAIN Kediri)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#pasta gigi #Iritasi #luka bakar