Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Panduan Jadwal Lari Selama Puasa Ramadhan: Tetap Bugar Tanpa Kehabisan Energi

Matlaul Ngainul Aziz • Kamis, 6 Maret 2025 | 00:01 WIB
Amanda Farida, gadis 19 tahun asal Kecamatan Pagerwojo yang rutin running untuk refreshing pikiran yang menumpuk akibat pekerjaan.
Amanda Farida, gadis 19 tahun asal Kecamatan Pagerwojo yang rutin running untuk refreshing pikiran yang menumpuk akibat pekerjaan.

Radar Tulungagung - Bulan puasa bukanlah waktu untuk menghentikan rutinitas olahraga. Bagi para pelari, menjaga kebugaran selama Ramadan sangat mungkin dilakukan dengan menyesuaikan jadwal latihan, intensitas, dan pola makan yang tepat.

Dengan strategi yang baik, kamu bisa tetap berlari tanpa merasakan kelelahan atau dehidrasi.

Berikut adalah panduan lengkap untuk menyusun jadwal lari yang optimal selama bulan puasa.

1. Memilih Waktu Lari yang Tepat

Menentukan kapan waktu yang tepat untuk berlari adalah langkah krusial agar tubuh tetap bugar tanpa menguras energi secara berlebihan.

Berikut adalah tiga waktu terbaik untuk berlari selama puasa:

A. Sebelum Sahur (04. 00 - 04. 30 WIB)

B. Sebelum Berbuka (17. 00 - 17. 30 WIB)

C. Setelah Tarawih (20. 30 - 21. 30 WIB)

2. Menentukan Jenis Latihan yang Tepat

Agar tetap bugar tanpa mengalami kelelahan berlebihan, terapkan metode 80:20, yang berarti 80% latihan ringan hingga sedang dan 20% latihan dengan intensitas tinggi.

Berikut adalah contoh jadwal latihan yang dapat diterapkan selama Ramadan:

Dengan jadwal ini, tubuh tetap aktif tanpa merasakan beban dari latihan yang terlalu berat.

Baca Juga: Pilah Pilih Sepatu Trail Run yang Cocok? Tips di Bawah Ini Bisa Jadi Panduan

3. Pola Makan dan Hidrasi yang Tepat

Nutrisi dan hidrasi adalah kunci utama dalam menjaga kekuatan tubuh selama puasa dan berolahraga.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Saat Sahur:

Saat Berbuka:

Hidrasi:

Pastikan untuk minum 2-3 liter air per hari dengan pola: 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4-6 gelas setelah Tarawih hingga sebelum tidur

Menjaga keseimbangan cairan sangatlah penting agar tubuh tetap terhidrasi dan tidak mudah lelah saat berlari.

 

 

4. Dengarkan Tubuh dan Fleksibilitas Jadwal

Setiap individu memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk:

Dengan mematuhi panduan ini, kamu bisa tetap berlari dan menjaga kebugaran selama bulan puasa dengan nyaman dan sehat.

Menjalankan ibadah puasa bukan berarti kita harus mengabaikan aktivitas lari. Dengan pengaturan jadwal yang baik, memilih waktu latihan yang tepat, serta menjaga pola makan dan asupan cairan, kamu tetap bisa aktif tanpa menguras energi secara berlebihan.

Kuncinya adalah mendengarkan tubuh dan menyesuaikan intensitas latihan demi menjaga kesehatan selama bulan Ramadan.

Selamat berlatih dan selamat menjalankan ibadah puasa!

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#olahraga #tulungagung #runner #Puasa Ramadhan #lari #berpuasa