RADAR TULUNGAGUNG - Salah satu pelari Tulungagung ada yang pernah finish ultra marathon sejauh 100 kilometer (km).
Runner itu adalah Agus Salistiawan.
Pria tersebut mempunyai cara tips dan persiapan tersendiri sebelum menyelesaikan ultra marathon.
Usianya sudah 45 tahun pada tahun 2025 ini.
Bodynya ramping, kakinya kuat, dia seperti memiliki dua paru-paru karena endurancenya yang luar biasa saat berlari.
Pencapaian tertingginya dalam lari adalah finish Siksorogo Ring Of Lawu.
Sebuah event lari ultra maraton sepanjang 100 km melewati 4 kota dua provinsi.
“Kalau paling jauh ya Ring Of Lawu itu, jaraknya 100 km. Saya tempuh selama 22 jam tanpa tidur,” kata Salis, sapaan akrab Agus Salistiawan.
Untuk menyelesaikan lari ultra, juga bukan perihal mudah.
Perlu latihan fisik, endurance sampai latihan mental yang keras dan panjang.
Menurut Salis, kunci dalam lari ultra adalah mental.
Mental terbentuk karena latihan yg dilakukan. Jika latihan bagus, maka mental akan terbentuk dengan sendirinya.
“Yg terberat adalah melawan diri sendiri di saat KM akhir menjelang finish, saat itu emosi dan capek menjadi satu,” bebernya.
Porsi latihan yang Salis lakukan sebelum lari ultra juga cukup ketat. Dalam seminggu, setidaknya dia harus lari dengan jarak 70 Km. Jika di breakdown, satu hari setidaknya Salis harus lari sejauh 10-15 km.
“Sebelum Ring Of Lawu, latihannya 70 km dalam seminggu,” ungkapnya.
Tetapi meski telah menyelesaikan Ring Of Lawu dengan jarak 100 km, Salis mengaku sudah puas. Tetapi namanya manusia, pria tersebut masih ingin lari dengan jarak yang lebih jauh lagi.
“Target untuk tahun depan saya ingin run to care yang 150 km. Kira kira itu butuh waktu 24 jam lebih,” bebernya.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri