RADAR TULUNGAGUNG - Jelang Hari Raya Idulfitri, tren warna busana kembali menjadi sorotan, dan tahun ini warna magonay muncul sebagai primadona dalam koleksi baju Lebaran.
Nuansa yang merupakan perpaduan antara merah marun dan ungu tua ini menciptakan kesan mewah, elegan, sekaligus hangat saat dikenakan.
Warna ini memiliki karakter yang kuat, memberikan aura berkelas namun tetap lembut.
Serta cocok untuk berbagai jenis bahan seperti satin, brokat, hingga katun premium.
Dalam dunia fashion, magonay mulai banyak digunakan oleh desainer untuk menciptakan tampilan Lebaran yang eksklusif dan tetap nyaman dikenakan sepanjang hari.
Salah satu daya tarik utama warna magonay adalah fleksibilitasnya.
Baik pemilik kulit terang maupun sawo matang tetap dapat tampil menawan dengan balutan warna ini.
Selain itu, magonay juga mudah dipadukan dengan aksesori bernuansa emas, perak, atau bahkan mutiara untuk tampilan yang lebih glamor.
Sementara bagi yang menginginkan gaya lebih kasual, hijab dan sepatu berwarna nude atau krem bisa menjadi pilihan yang sempurna.
Di Tulungagung, beberapa butik dan toko fashion juga mulai menawarkan koleksi busana Lebaran dengan nuansa magonay, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap tren warna ini.
Banyak keluarga yang memilih warna senada untuk Lebaran agar tampil kompak, dan magonay menjadi opsi ideal karena mudah dipadukan dengan warna netral seperti putih, abu-abu, atau beige.
Sejumlah brand fashion dan desainer lokal pun mulai merilis koleksi gamis, baju koko, tunik, hingga setelan Lebaran dalam nuansa magonay.
Sentuhan tambahan seperti motif floral atau bordir khas semakin memperkaya tampilan busana, membuatnya tampak lebih anggun dan eksklusif.
Di berbagai pusat perbelanjaan maupun toko online, pencarian baju Lebaran dengan warna magonay pun semakin meningkat, menunjukkan bahwa warna ini menjadi salah satu favorit masyarakat tahun ini.
Bagi yang ingin tampil berbeda namun tetap elegan di momen Lebaran tahun ini, warna magonay bisa menjadi pilihan utama.
Selain mengikuti tren fashion, kenyamanan tetap menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan dalam memilih busana, agar tetap leluasa bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat sepanjang hari raya.
Di Tulungagung dan berbagai daerah lainnya, tren ini diprediksi akan semakin populer dan menjadi inspirasi dalam dunia mode Lebaran 2025.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri