Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

10 Red Flag yang Sering Dianggap Lucu Tapi Sebenarnya Beracun, Jangan Anggap Sepele

Eka Putri Wahyuni • Minggu, 27 Juli 2025 | 22:45 WIB

 

Ada red flag yang tersembunyi di balik sikap romantis atau candaan yang sering diabaikan begitu saja.
Ada red flag yang tersembunyi di balik sikap romantis atau candaan yang sering diabaikan begitu saja.

TULUNGAGUNG – Dalam menjalin hubungan, ada banyak perilaku yang awalnya dianggap sebagai bentuk perhatian atau kedekatan.

Padahal, tidak semua hal yang tampak manis membawa kebaikan.

Ada red flag yang tersembunyi di balik sikap romantis atau candaan yang sering diabaikan begitu saja.

Penting untuk mengenali tanda-tanda ini sejak awal agar tidak terjebak dalam pola hubungan yang merugikan secara emosional.

Berikut ini 10 red flag yang kerap dianggap sepele, namun sebenarnya beracun:

1. Mengejek dengan Dalih Bercanda

Ucapan merendahkan yang dikemas sebagai lelucon dapat merusak harga diri. Terutama jika terus berulang dan tidak disadari dampaknya secara emosional.

2. Menuntut Laporan Keberadaan Setiap Saat

Tindakan memantau secara berlebihan sering disebut sebagai bentuk kepedulian. Namun jika berubah menjadi tuntutan konstan, hal ini sudah masuk kategori kontrol berlebihan.

3. Meminta Akses ke Semua Akun Pribadi

Permintaan password media sosial atau privasi lainnya bukan indikator kedekatan. Hal tersebut justru menunjukkan ketidakpercayaan dan kecenderungan mengendalikan.

4. Melarang Memakai Pakaian Tertentu

Aturan soal cara berpakaian atas nama kecemburuan atau perlindungan sering kali menjadi bentuk pembatasan kebebasan berpakaian dan berekspresi.

5. Marah Saat Pasangan Bersosialisasi Tanpa Dirinya

Ketidaknyamanan terhadap aktivitas sosial tanpa kehadiran pasangan bisa mengarah pada ketergantungan emosional yang tidak sehat dan membatasi ruang interaksi dengan lingkungan sekitar.

6. Selalu Menyalahkan dalam Setiap Konflik

Saat satu pihak terus disalahkan dan pihak lain enggan mengakui kesalahan, maka hubungan berjalan secara tidak seimbang dan rawan manipulasi.

7. Cemburu Terhadap Teman Sendiri

Ketika rasa cemburu ditujukan pada hubungan pertemanan yang sudah terjalin lama, ini bisa menjadi sinyal bahwa rasa percaya sedang tergerus.

8. Membandingkan dengan Mantan

Ucapan yang menyandingkan pasangan saat ini dengan mantan, apalagi dalam konteks negatif, dapat menciptakan tekanan emosional dan mengurangi rasa aman dalam relasi.

9. Menggunakan Ancaman Putus Saat Bertengkar

Mengakhiri hubungan seolah menjadi alat negosiasi dalam konflik menunjukkan tidak adanya kematangan dalam menyelesaikan masalah bersama.

10. Menuntut Perubahan demi Kepuasan Pribadi

Permintaan untuk mengubah penampilan, kepribadian, atau gaya hidup agar sesuai dengan keinginan pasangan adalah bentuk cinta yang bersyarat, bukan penerimaan yang tulus.

Hubungan sehat dibangun atas dasar kepercayaan, rasa aman, dan komunikasi yang setara. Jika red flag terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya pada relasi, tetapi juga pada kesehatan mental dan kesejahteraan individu secara menyeluruh.

Jangan ragu untuk mengevaluasi ulang relasi yang sedang dijalani dan pastikan tetap berada dalam ruang yang aman dan menghargai satu sama lain. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#red flag dalam hubungan