Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dampak Menyakiti Hati Seorang Anak Kecil dapat Terbawa hingga Dewasa

Khoinatul fitriyah • Senin, 28 Juli 2025 | 00:00 WIB

 

Anak kecil merupakan anugerah yang hadir dengan hati yang murni dan jiwa penuh keingintahuan.
Anak kecil merupakan anugerah yang hadir dengan hati yang murni dan jiwa penuh keingintahuan.

TULUNGAGUNG – Anak kecil merupakan anugerah yang hadir dengan hati yang murni dan jiwa penuh keingintahuan.

Namun, di balik wajah polosnya nak kecil, mereka menyimpan perasaan yang sangat sensitif terhadap perlakuan orang-orang di sekitarnya.

Sayangnya, masih banyak orang tua, pengasuh, maupun orang dewasa lainnya yang tanpa disadari menyakiti hati anak kecil, baik melalui ucapan maupun tindakan.

Pakar psikologi anak menyatakan bahwa luka batin yang dialami sejak kecil dapat terbawa hingga dewasa.

Bentakan, hinaan, hingga pengabaian dapat menanamkan rasa tidak berharga, rendah diri, bahkan trauma yang membekas.

Anak yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak mendukung cenderung mengalami kesulitan dalam membangun kepercayaan diri dan hubungan sosial pada masa depan.

Menyakiti hati anak kecil tidak selalu berupa kekerasan fisik. Ucapan sarkastik, membanding-bandingkan, hingga sikap acuh tak acuh dapat melukai perasaan mereka.

Anak-anak belajar dari lingkungan. Jika mereka sering menerima perlakuan negatif, hal tersebut bisa menjadi pola yang mereka tiru atau justru membuat mereka menarik diri dari lingkungan sosial.

Sebaliknya, ketika anak dibesarkan dengan kasih sayang, penghargaan, dan komunikasi yang baik, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, sehat secara emosional, dan mampu menghargai dirinya sendiri maupun orang lain.

Mari bersama-sama menjaga hati anak kecil. Ucapkan kata-kata yang membangun, dengarkan keluh kesah mereka, dan berikan perhatian yang tulus.

Jangan remehkan perasaan mereka hanya karena usianya masih belia. Justru pada masa inilah fondasi kepribadian mereka dibentuk.

Setiap anak berhak merasa dicintai, dihargai, dan merasa aman. Jangan biarkan luka batin dari masa kecil menjadi bayangan kelam dalam kehidupan mereka pada masa mendatang. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #anak kecil