Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Maudy Ayunda Soroti Gen Z Si Kutu Loncat: Karier Bukan Soal Cepat, Tapi Soal Akar yang Kuat

Ria Romadoni • Senin, 28 Juli 2025 | 19:00 WIB

 

Maudy Ayunda soroti bahwa gen z kutu loncat dalam podcastnya bersama Lizzie.
Maudy Ayunda soroti bahwa gen z kutu loncat dalam podcastnya bersama Lizzie.

TULUNGAGUNG-Maudy Ayunda soroti fenomena "kutu loncat" dalam dunia kerja kini marak di kalangan generasi Z, kelompok usia muda yang tumbuh dalam era digital dan serba cepat.

Dalam podcastnya Maudy Ayunda menghadirkan  figur inspiratif, Lizzie Parra, topik ini dibahas secara mendalam bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memahami dan mencari jalan tengah.

Maudy Ayunda, aktris sekaligus lulusan Oxford dan Stanford, mengaku sering mengamati bagaimana banyak anak muda berpindah-pindah pekerjaan atau bidang dalam waktu yang singkat.

Mereka kerap mencari sesuatu yang lebih cocok, lebih cepat naik, atau lebih sesuai passion.

Maudy tidak menilai itu sebagai kesalahan, namun menurutnya, harus ada kesadaran bahwa karier bukan sekadar naik cepat, tapi bertumbuh dengan pondasi yang kuat.

Baca Juga: Anak Gen Z dan Alpha Harus Bisa Self Love, Ini Penjelasan dan Manfaatnya!

"Menurutku, growth itu nggak selalu kelihatan di luar. Kadang kita bertumbuh dalam diam, dalam rutinitas, dalam kesabaran," ujar Maudy.

Ia menekankan bahwa dalam sebuah perjalanan karier, ada masa di mana seseorang perlu menanam, menyiram, dan menunggu—bukan langsung panen.

Sementara itu, Lizzie Parra, founder brand kecantikan lokal BLP (By Lizzie Parra), berbagi pengalaman tentang bagaimana ia memulai bisnisnya dari nol.

Ia menyebut bahwa di tengah era serba cepat ini, tantangan generasi Z justru ada pada kurangnya ketahanan terhadap proses panjang dan naik-turun.

"Sekarang semuanya pengen instant. Padahal kalau mau jadi pemain besar, lo harus tahan sakit, tahan sabar," kata Lizzie tegas.

Baca Juga: Apa Itu FYP di Media Sosial? Ini Cara Gen Z dan Milenial Mengandalkan FYP untuk Ladang Cuan

Ia mengingat masa-masa membangun brand-nya, ketika tidak ada yang percaya dan semua dilakukan sendiri.

Namun justru dari proses itulah ia merasa tumbuh sebagai pebisnis dan manusia.

Menurut Lizzie, tidak salah untuk eksplorasi tapi ia menekankan pentingnya konsistensi—bahwa kalau sudah memilih satu bidang, beri waktu cukup untuk belajar dan membuktikan diri sebelum memutuskan pindah. "Berubah boleh, tapi jangan karena lari dari kesulitan," pesannya. (*)

Baca Juga: Cara Berjualan ala Gen Z di Tulungagung, Gaya Kekinian Untung Maksimal

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Gen Z #kutu loncat #podcast #maudy ayunda