Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sosok Ryu Kintaro: Bocah 10 Tahun yang Sukses Jadi Pebisnis dan Konten Kreator

Ria Romadoni • Rabu, 30 Juli 2025 | 17:30 WIB

 

Ryu Kintaro bocah cilik yang  viral karena sudah menjadi pebisnis di usia 10 tahun.
Ryu Kintaro bocah cilik yang viral karena sudah menjadi pebisnis di usia 10 tahun.

JAKARTA-Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital dan media sosial, muncul satu nama yang mencuri perhatian yaitu Ryu Kintaro, bocah berusia 10 tahun yang sudah sukses membangun bisnis jamu dan menjadi konten kreator aktif sejak usia dini.

Dalam podcast Safe Space bersama Agatha Chelsea, Ryu Kintoro mengungkapkan kisah inspiratif bagaimana ia memulai perjalanannya dari iseng-iseng ngonten hingga kini memiliki tim produksi sendiri dan omzet jutaan rupiah per hari.

Ryu Kintoro bukanlah anak biasa, di usianya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD, ia telah mengalami jatuh bangun dalam dunia bisnis. Mulai dari jualan ayam goreng, susu dengan topping, hingga akhirnya merintis usaha jamu yang laku keras di pasaran.

Baca Juga: Di Tulungagung, Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih Lirik Bisnis Elpiji, Kabag Perekonomian SDA: Barang Subsidi Kuotanya Terbatas

Menariknya, semua itu dimulai saat ia baru berusia 7 tahun.“Aku dikasih hadiah ulang tahun dari Papa Mama bukan mainan, tapi gerobakan ayam goreng. Sayangnya, usaha itu cuma bertahan tiga hari, karena aku masih sibuk main dan sekolah,” cerita Ryu dengan polos namun penuh semangat.

Tak menyerah, di usia 8 tahun ia kembali mencoba peruntungan dengan berjualan susu murni. “Tapi susunya cepat basi, jadi tutup juga setelah sebulan,” tambahnya.

Dari dua kegagalan tersebut, Ryu belajar banyak. Ia mulai menyadari pentingnya merancang produk yang tahan lama dan punya prospek pasar lebih besar. Akhirnya, pada usia 9 tahun, ia memulai bisnis jamu berbasis pengalaman pribadi.

“Dulu waktu sakit aku disuruh minum jamu, tapi aku bilang ke Mama: ada enggak jamu yang enak dan enggak pahit? Dari situ tercetus ide bikin jamu yang enak, sehat, dan cocok buat anak-anak.”

Kini bisnis jamu Ryu bisa menghasilkan omzet hingga Rp4-5 juta per hari. Tidak hanya menjual jamu, Ryu juga terlibat langsung dalam produksi, promosi, hingga evaluasi bersama tim kecil yang ia bangun sendiri.

“Aku belajar bisnis dari Papa Mama. Mereka juga yang ajarin aku cara handle karyawan, terima komplain, dan improvisasi produk,” jelas Ryu. Ia juga mengakui bahwa meski bisnis sudah berjalan, ia masih banyak belajar soal keuangan dan manajemen waktu.

Baca Juga: Bukan Pewaris, Berikut Cara Bisnis dari Nol untuk Gen Z di Tulungagung

Di sela-sela kegiatan sekolah dan bisnis, Ryu juga rutin membuat konten YouTube dan media sosial. Ia dikenal lewat video-video sosial eksperimen yang mengangkat tema kepedulian sosial dan edukasi. “Ngonten itu seru, karena menurutku ngonten itu sambil main. Walau kadang capek, tapi aku suka,” ujarnya.

Meski usianya masih muda, Ryu sudah punya visi jangka panjang. Ia ingin mengembangkan bisnis di tiga bidang: teknologi, pertanian, dan edukasi. Ia bahkan sudah menerbitkan e-book berjudul Cara Mendapatkan Rp100 Juta Pertama di Usia 8 Tahun, yang menceritakan pengalamannya membangun bisnis dari nol.

Ryu juga tidak lupa berbagi tips untuk anak-anak lainnya: “Jangan takut bermimpi dan coba hal baru. Kalau gagal, itu bagian dari sukses. Aku juga pernah gagal, tapi itu yang bikin aku belajar dan terus berkembang.”

Kisah Ryu Kintaro menjadi bukti bahwa usia bukanlah halangan untuk sukses. Dengan dorongan keluarga, semangat eksplorasi, dan ketekunan, anak-anak pun bisa membangun sesuatu yang berarti. 

Kisah ini juga menyentuh sisi penting dari parenting modern, di mana anak diberi ruang untuk berkembang tanpa harus kehilangan masa kanak-kanaknya.

Ryu masih menjalani rutinitas sekolah, les, bermain dengan hewan peliharaannya, bahkan menikmati waktu istirahat tanpa gadget di hari biasa. (*)

Baca Juga: Tips Kelola Modal dan Merintis Bisnis agar Tak Terlilit Utang, Simak Strategi Jitu Para Ahli

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#bisnis #agatha chelsea #jamu #konten kreator #ryu kintaro