TULUNGAGUNG – Kolagen menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kesehatan dan kekenyalan kulit.
Kolagen berperan besar dalam menjaga elastisitas, kekuatan, serta kelembapan kulit.
Di Tulungagung, tren perawatan kulit berbasis kolagen mulai diminati masyarakat, namun tidak banyak yang menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari justru bisa mempercepat kerusakan kolagen alami tubuh.
Kolagen merupakan protein paling melimpah di tubuh manusia, ditemukan pada tulang, kulit, otot, hingga tendon.
Banyak praktisi kecantikan di Tukungagung mengingatkan bahwa kadar kolagen yang terjaga akan membuat kulit tampak awet muda, kencang, dan kenyal.
Sebaliknya, kekurangan kolagen bisa memicu tanda-tanda penuaan dini seperti kulit kusam, keriput, hingga kehilangan elastisitas.
Menurut data medis, produksi kolagen alami menurun seiring bertambahnya usia.
Namun, warga Tulungagung juga perlu memahami bahwa faktor gaya hidup memiliki pengaruh besar terhadap penurunan kolagen.
Beberapa kebiasaan ini dianggap sepele, tapi ternyata dapat merusak jaringan kolagen secara perlahan.
1. Kebiasaan Merokok
Di Tulungagung, kampanye anti-rokok kerap digaungkan karena nikotin terbukti menyempitkan pembuluh darah di dekat permukaan kulit.
Akibatnya, pasokan oksigen dan nutrisi terganggu, sehingga kolagen mudah rusak dan kulit lebih cepat berkeriput.
Efek ini akan terlihat lebih jelas pada perokok aktif jangka panjang.
2. Konsumsi Makanan dan Minuman Manis secara Berlebihan
Ahli gizi di Tulungagung mengingatkan bahwa gula dapat memicu proses glikasi, yaitu pengikatan molekul gula pada protein yang membuat kolagen menjadi lemah, kering, dan rapuh.
Kebiasaan minum kopi susu manis atau makanan penutup tinggi gula bisa mempercepat tanda-tanda penuaan.
3. Paparan Sinar Matahari Berlebih
Masyarakat Tulungagung yang beraktivitas di luar ruangan tanpa pelindung kulit berisiko mengalami penurunan kolagen akibat radiasi sinar ultraviolet (UV).
Paparan berlebihan dapat memecah struktur kolagen dan menyebabkan kulit berkerut.
Penggunaan tabir surya menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit.
Pakar kesehatan kulit di Tulungagung menegaskan, mencegah kerusakan kolagen jauh lebih mudah dibanding memperbaikinya.
Menghindari kebiasaan merokok, membatasi asupan gula, serta melindungi kulit dari paparan UV merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mempertahankan kulit tetap kencang, kenyal, dan awet muda.(rin)
Editor : Vidya Sajar Fitri