Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Air Rebusan versus Air Galon, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi Setiap Hari?

Mohammad vicky avanda zilmy • Sabtu, 27 September 2025 | 21:30 WIB

Air minum merupakan kebutuhan pokok yang wajib terpenuhi setiap hari.
Air minum merupakan kebutuhan pokok yang wajib terpenuhi setiap hari.

RADAR TULUNGAGUNG - Air minum merupakan kebutuhan pokok manusia yang wajib terpenuhi setiap hari.

Di Indonesia, ada dua pilihan populer yang sering dikonsumsi masyarakat, yaitu air rebusan dan air galon.

Keduanya sama-sama bertujuan untuk menyediakan air yang layak minum, tetapi memiliki perbedaan dari segi cara pengolahan, kualitas, hingga kepraktisan.

1. Apa Itu Air Rebusan?

Air rebusan adalah air yang dididihkan hingga mendidih 100°C untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus. Cara ini sudah dilakukan sejak dulu dan dianggap sebagai metode paling aman serta hemat biaya.

Baca Juga: Beli Air Galon atau Masak Sendiri, Mana yang Lebih Sehat? Berikut Penjelasannya

Kelebihan air rebusan:

Lebih higienis karena proses perebusan mematikan mikroorganisme berbahaya.

Murah dan bisa dilakukan di rumah tanpa peralatan khusus.

Aman dikonsumsi jika menggunakan sumber air bersih.

Kekurangan air rebusan:

Membutuhkan waktu dan energi (gas/listrik) untuk merebus.

Jika sumber air keruh atau tercemar, tetap berisiko meski sudah direbus.

Rasa air bisa berbeda tergantung kualitas air baku.

2. Apa Itu Air Galon?

Air galon biasanya merujuk pada air minum dalam kemasan (AMDK) isi ulang maupun bermerek.

Air ini melalui proses penyaringan dan sterilisasi modern seperti reverse osmosis, ozonisasi, atau ultraviolet, sehingga bisa langsung diminum tanpa direbus.

Kelebihan air galon:

Praktis dan cepat, tidak perlu direbus.

Rasa air biasanya lebih netral dan segar.

Menggunakan teknologi penyaringan sehingga lebih terjamin (terutama produk bermerek).

Kekurangan air galon:

Baca Juga: Ganti Rugi Kasus Perumda Air Minum Tirta Cahya Agung Tulungagung Belum Lunas, Jumlahnya Mencengangkan

Biaya lebih mahal dibanding air rebusan.

Air isi ulang perlu waspada, karena tidak semua depot air minum memiliki standar kebersihan yang baik.

Galon yang tidak dicuci bersih bisa menjadi sumber bakteri.

3. Mana yang Lebih Sehat?

Jika sumber air di rumah bersih dan jernih, air rebusan tetap sehat dan aman untuk diminum.

Jika ingin lebih praktis, air galon bermerek bisa jadi pilihan karena sudah melalui standar BPOM dan SNI.

Untuk air galon isi ulang, pastikan memilih depot yang terpercaya dan rutin mengecek kualitas air.

4. Tips Memilih Air Minum yang Aman

Gunakan wadah bersih dan tertutup rapat untuk menyimpan air rebusan.

Jangan menyimpan air rebusan terlalu lama, maksimal 24 jam.

Jika memilih air galon isi ulang, pastikan depot bersih, peralatan dicuci dengan baik, dan galon tertutup rapat.

Baca Juga: Terdampak Kekeringan, Sejumlah Warga Desa Dermosari Kecamatan Tugu Terpaksa Beli Air Galon

Utamakan air dengan izin edar resmi dan logo SNI untuk jaminan kualitas.

Baik air rebusan maupun air galon memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Air rebusan lebih hemat dan tradisional, sementara air galon lebih praktis dan modern.

Kuncinya adalah memilih sumber air yang bersih serta cara penyimpanan yang benar, agar kebutuhan cairan tubuh tetap aman dan sehat setiap hari. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#air rebusan #air galon #kebutuhan air bagi manusia #wajib ada