TULUNGAGUNG - Kram otot saat olahraga adalah hal yang sering dialami banyak orang.
Rasa nyeri akibat kram otot tiba-tiba ini bisa membuat gerakan terhenti dan aktivitas terganggu.
Kram otot biasanya terjadi karena otot bekerja terlalu keras atau kurangnya cairan tubuh.
Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara efektif untuk mengatasi kram otot saat olahraga.
Baca Juga: Kesemutan Bisa Jadi Gejala Penyakit Kronis, Simak!
1. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan
Salah satu penyebab utama kram adalah otot yang belum siap menerima tekanan.
Pemanasan sebelum olahraga membantu melancarkan peredaran darah dan membuat otot lebih lentur.
Begitu juga dengan pendinginan setelah latihan, ini membantu otot kembali rileks sehingga terhindar dari kram.
2. Perbanyak Minum Air Putih
Dehidrasi membuat otot lebih mudah kaku dan tegang.
Selalu pastikan tubuh cukup cairan sebelum, saat, dan setelah olahraga.
Untuk aktivitas berat atau lama, air mineral saja kadang tidak cukup minuman elektrolit juga bisa membantu menjaga keseimbangan ion dalam tubuh.
3. Penuhi Asupan Mineral
Kekurangan mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium dapat memicu kram otot.
Konsumsi makanan bergizi seperti pisang, alpukat, sayuran hijau, dan susu untuk memenuhi kebutuhan mineral tubuh.
4. Regangkan Otot Saat Kram Terjadi
Jika kram menyerang, hentikan aktivitas dan lakukan peregangan perlahan pada bagian yang kram.
Misalnya, jika betis yang kram, luruskan kaki dan tarik ujung jari kaki ke arah tubuh secara perlahan.
Cara ini membantu mengendurkan otot yang tegang.
5. Pijat dan Kompres Hangat
Pijat ringan di area kram bisa melancarkan peredaran darah dan meredakan nyeri.
Selain itu, kompres hangat juga efektif membantu otot kembali rileks dan tidak kaku.
6. Jaga Intensitas Latihan
Baca Juga: Sering Kesemutan, Waspadai Ada Kerusakan Saraf
Terlalu memaksakan diri saat olahraga juga bisa memicu kram.
Tingkatkan intensitas latihan secara bertahap agar otot punya waktu untuk beradaptasi.
Kram saat olahraga memang menyakitkan, tapi bisa dicegah dengan langkah sederhana seperti pemanasan, hidrasi yang cukup, dan asupan nutrisi seimbang.
Jika kram sering terjadi meski sudah melakukan pencegahan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis.
Dengan tips-tips di atas, kamu bisa olahraga dengan nyaman dan lebih maksimal tanpa takut kram datang mendadak.***
Editor : Vidya Sajar Fitri