Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fenomena Oversharing: Kenapa Gen Z Suka Oversharing? Dan Bagai Mana Cara Mengatasinya? Simak Penjelasan ini

Siti Fadhilah Salsabila • Minggu, 19 Oktober 2025 | 05:35 WIB

Jujur itu baik, tapi tak semua hal harus dibagikan ke publik. Bijaklah sebelum posting.
Jujur itu baik, tapi tak semua hal harus dibagikan ke publik. Bijaklah sebelum posting.

RADAR TULUNGAGUNG - Di era digital, berbagi cerita di media sosial sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Namun, di kalangan Gen Z, kebiasaan itu sering kali melewati batas hingga muncul fenomena oversharing, membagikan terlalu banyak hal pribadi ke publik.

Fenomena ini menarik perhatian karena banyak anak muda tanpa sadar membuka sisi paling pribadi mereka di internet, mulai dari kisah percintaan, masalah keluarga, hingga kesehatan mental. Padahal tak semua hal pantas untuk dikonsumsi publik. 

Baca Juga: Apa Itu Delulu, Solulu, dan Trululu? Ini Arti Istilah Gaul Gen Z yang Populer di Media Sosial

Mengapa Gen Z Suka Oversharing?

Para ahli komunikasi menilai, Gen Z tumbuh di tengah budaya digital yang menormalisasi keterbukaan.

Media sosial memberi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri secara bebas dan jujur.

Namun, di balik kebebasan itu, ada sejumlah alasan psikologis yang membuat kebiasaan ini sulit dihindari:

Baca Juga: Viral Tepuk Sakinah di TikTok, Tradisi Baru di Akad Nikah yang Bikin Gen Z Tambah Bimbang Menikah

Cara Mengatasinya

Psikolog digital menyarankan beberapa langkah agar kebiasaan oversharing dapat dikendalikan:

  1. Pikir dua kali sebelum membagikan sesuatu. Tanyakan pada diri sendiri: apakah ini benar-benar perlu diketahui orang lain?

  2. Pisahkan ruang pribadi dan publik. Gunakan pengaturan privasi atau akun terpisah untuk konten tertentu.

  3. Cari ruang curhat yang aman. Berceritalah dengan teman dekat, keluarga, atau profesional, bukan hanya di media sosial.

  4. Kendalikan emosi sebelum posting. Hindari mengunggah sesuatu saat sedang marah, kecewa, atau sedih.

Editor : Dharaka R. Perdana
#psikologi #Gen Z #media sosial #oversharing