Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Selalu Bikin Bingung, Kenapa Saat Orang Lain Tertawa Kita Ikut Haha Hihi? Berikut Penjelasan Ilmiahnya

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Sabtu, 1 November 2025 | 05:20 WIB

Seseorang bisa ikut tertawa hanya karena melihat orang lain tertawa, meski tidak tahu apa yang lucu.
Seseorang bisa ikut tertawa hanya karena melihat orang lain tertawa, meski tidak tahu apa yang lucu.

TULUNGAGUNG – Pernahkah Anda ikut tertawa hanya karena mendengar orang lain terbahak-bahak, padahal tidak tahu apa yang lucu?

Jangan heran, sebab ternyata tertawa memang bisa menular. Fenomena ini bukan sekadar kebetulan, tapi sudah terbukti lewat penelitian ilmiah.

Menurut hasil riset neurosains, saat seseorang mendengar suara tawa, bagian otak bernama premotor cortical region langsung bereaksi.

Bagian otak ini bertugas meniru ekspresi atau gerakan orang lain. Tanpa disadari, otot wajah ikut bersiap untuk tertawa, bahkan sebelum paham apa yang sedang terjadi.

Ahli menyebut, ini adalah cara alami tubuh untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan sosial. Sebab sejak dulu, manusia dikenal sebagai makhluk yang senang berinteraksi.

Melalui tawa, seseorang bisa menunjukkan kedekatan, rasa nyaman, hingga memperkuat ikatan emosional dengan orang di sekitarnya.

Lebih menarik lagi, tertawa bersama bisa membuat tubuh memproduksi hormon bahagia seperti endorfin dan dopamin.

Dua zat ini berperan besar dalam menciptakan rasa senang, tenang, dan mengurangi stres. Jadi, wajar kalau suasana hati mendadak cerah hanya karena mendengar teman tertawa lepas.

Sebuah penelitian dari University College London (UCL) bahkan membuktikan hal tersebut. Dalam studi itu, para peneliti menemukan bahwa mendengar suara tawa bisa mengaktifkan area otak yang sama seperti ketika seseorang benar-benar tertawa.

Artinya, reaksi menularnya tawa adalah sesuatu yang nyata secara neurologis, bukan sekadar sugesti.

Tawa memang sederhana, tapi dampaknya luar biasa. Selain menyehatkan, tertawa juga mempererat hubungan sosial dan membuat suasana jadi lebih hangat.

Jadi, kalau ada teman yang tertawa terbahak-bahak, tak perlu menahan diri. Ikut tertawa saja, karena kebahagiaan memang sebaiknya dibagi. ****

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#Menular #tertawa #penelitian ilmiah