Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

5 Manfaat Tidur Siang untuk Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua, Ini Durasi yang Disarankan

Friesta Cahya Ramadhani • Rabu, 19 November 2025 | 20:29 WIB

Lesehan di Tulungagung bukan sekadar soal tempat tidur atau duduk, tapi juga soal gaya hidup dan budaya kebersamaan.
Lesehan di Tulungagung bukan sekadar soal tempat tidur atau duduk, tapi juga soal gaya hidup dan budaya kebersamaan.

RADAR TULUNGAGUNG – Tidur siang sering dianggap membuat anak sulit tidur di malam hari. Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya benar.

Jika dilakukan dengan cara yang tepat, tidur siang justru membawa banyak manfaat bagi tumbuh kembang Si Kecil, mulai dari meningkatkan daya ingat hingga memperbaiki suasana hati.

Anak-anak memerlukan waktu istirahat lebih banyak dibanding orang dewasa. Proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta otak menguras energi mereka setiap hari.

Baca Juga: Duduk di Pematang Sawah Masih Jadi Andalan Petani Tulungagung Saat Istirahat, Ternyata Simpan Ciri Khas Pedesaan

Selain mencukupi asupan gizi, tidur siang bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga stamina sekaligus mendukung kecerdasan anak.

Berikut beragam manfaat tidur siang bagi anak yang penting diketahui:

1. Membantu Anak Lebih Mudah Tidur Malam

Tidur siang justru membuat anak lebih segar dan rileks. Kondisi ini akan memudahkan mereka tidur di malam hari.

Sebaliknya, anak yang terlalu lelah akibat tidak tidur siang justru cenderung rewel dan sulit terlelap saat malam tiba.

Baca Juga: Kemarau Tiba, Orang Tulungagung Konon Lebih Pilih Suka Tidur di Lesehan daripada Kursi Sofa, Benarkah Demikian?

2. Mendukung Proses Belajar dan Daya Ingat

Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang membantu anak menyerap dan mengingat informasi baru.

Anak yang tidur siang rutin terbukti lebih fokus dan unggul dalam permainan atau kegiatan yang membutuhkan konsentrasi.

Manfaat ini sangat baik untuk mendukung proses belajar, terutama pada usia balita dan prasekolah.

3. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal

Kurang tidur bisa memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan. Anak yang jarang tidur siang cenderung lebih mudah lapar dan berisiko mengalami kenaikan berat badan.

Dengan tidur siang yang cukup, metabolisme tubuh anak akan lebih seimbang sehingga berat badannya tetap ideal.

4. Memperbaiki Suasana Hati

Tidur siang berperan penting untuk menenangkan emosi anak. Anak yang cukup tidur siang umumnya lebih ceria, jarang tantrum, dan lebih mudah diajak bekerja sama.

Sebaliknya, anak yang kurang tidur siang sering merasa gelisah dan sulit mengendalikan emosi.

Baca Juga: Risiko Tidur Begadang Terus-Menerus: Bahaya yang Sering Diremehkan

5. Mendukung Pertumbuhan Otak dan Tubuh

Tidur siang juga menjadi waktu emas bagi tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan. Tidak hanya mendukung perkembangan fisik, tidur siang juga membantu otak beristirahat dan memproses berbagai informasi baru. Hal ini membuat anak lebih siap menghadapi aktivitas berikutnya.

Berapa Lama Sebaiknya Anak Tidur Siang?

Kebutuhan tidur siang setiap anak berbeda, tergantung usianya.

-Anak usia 1–2 tahun membutuhkan sekitar 14 jam tidur per hari, yang terbagi menjadi 11 jam tidur malam dan 2–3 jam tidur siang.

-Anak usia 3–5 tahun biasanya cukup tidur siang selama 1–2 jam.

-Anak usia 6 tahun ke atas hanya membutuhkan tidur siang sekitar 30 menit.

Durasi tidur siang dapat dilakukan sekali setelah makan siang atau dua kali (pagi dan siang) bagi anak usia balita. Seiring bertambah usia, kebiasaan tidur siang akan berkurang secara alami. 

Cara Mudah Membantu Anak untuk Tidur Siang

Tidur siang terkadang bukan hal mudah bagi anak yang sedang aktif bermain. Agar Si Kecil mau tidur siang, Bunda bisa mencoba beberapa cara berikut:

1. Menjadikan Tidur Siang sebagai Rutinitas

Buat jadwal tidur siang yang konsisten setiap hari di tempat yang sama. Rutinitas akan membantu anak terbiasa dan tidak merasa tidur siang sebagai beban.

2. Memberlakukan “Waktu Diam”

Sebelum tidur, ajak anak tenang dengan membaca buku cerita atau mendengarkan musik lembut. Masa transisi ini membuat anak lebih mudah tertidur tanpa paksaan.

3. Memperbanyak Aktivitas di Pagi Hari

Anak yang aktif bergerak di pagi hari biasanya lebih mudah mengantuk saat siang. Bunda bisa mengajaknya bermain di luar, jalan-jalan, atau mengikuti kegiatan belajar yang menyenangkan.

4. Membuat Suasana Tidur yang Nyaman

Kamar tidur yang sejuk, bersih, dengan pencahayaan redup akan membantu anak cepat terlelap. Pakaikan piyama yang nyaman, bacakan cerita, atau nyanyikan lagu pengantar tidur untuk menambah suasana tenang.

Tidur siang bukan sekadar istirahat, melainkan bagian penting dari tumbuh kembang anak. Dengan tidur siang yang cukup, Si Kecil akan lebih segar, mudah tidur malam, lebih fokus belajar, terhindar dari kenaikan berat badan, dan emosinya lebih stabil.

Oleh karena itu, Bunda di Tulungagung dan sekitarnya tak perlu ragu membiasakan anak tidur siang. Dengan dukungan pola asuh yang tepat, tidur siang akan menjadi kebiasaan baik yang bermanfaat bagi kesehatan dan perkembangan anak hingga dewasa nanti. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tidur siang #sulit tidur #Proses pertumbuhan