RADAR TULUNGAGUNG - Tumbler merupakan wadah minum yang banyak digunakan untuk membawa air, kopi, teh, hingga minuman beraroma lainnya.
Meski praktis, tumbler perlu dibersihkan dengan benar agar tidak menimbulkan bau tidak sedap atau menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Bagian dalam tumbler sering kali sulit dibersihkan karena bentuknya yang tinggi dan sempit, sehingga dibutuhkan cara yang lebih teliti dan efektif.
Berikut Langkah-Langkah Mencuci Tumbler:
Gunakan Sabun Cair dan Air Hangat untuk Membersihkan Dasarnya. Isi tumbler dengan air hangat karena suhu hangat akan membantu melonggarkan sisa minyak, gula, atau noda yang menempel pada permukaan bagian dalam.
Tambahkan beberapa tetes sabun cair pencuci piring, kemudian tutup tumbler dan kocok selama beberapa detik agar sabun menyebar secara merata ke seluruh bagian dalam. Setelah itu, tuang air sabun tersebut dan mulai membersihkan dengan alat bantu.
Gunakan Sikat Botol
Karena bentuk tumbler yang panjang dan sempit, sangat disarankan untuk menggunakan sikat botol. Sikat ini didesain khusus untuk menjangkau bagian dasar dan area yang sulit diakses oleh spons biasa.
Gerakkan sikat secara memutar dari atas hingga ke dasar tumbler agar seluruh permukaan benar-benar tersentuh dan terangkat dari noda.
Bersihkan Tutup dan Karet Silikon secara Terpisah
Tutup tumbler biasanya memiliki celah kecil, dan beberapa di antaranya dilengkapi dengan karet silikon yang berfungsi untuk mencegah bocor. Bagian ini sering menjadi tempat menumpuknya bakteri dan sisa minuman.
Lepaskan karet silikon serta bagian tutup lainnya yang dapat dilepas, kemudian cuci satu per satu menggunakan sabun dan sikat kecil atau sikat gigi bekas. Pastikan seluruh celah benar-benar bersih agar tidak ada bau menetap di bagian tutup.
Gunakan Campuran Baking Soda dan Cuka
Jika tumbler digunakan untuk kopi, teh, atau minuman manis, biasanya muncul noda membandel yang sulit dihilangkan hanya dengan sabun.
Untuk mengatasinya, masukkan satu sendok makan baking soda ke dalam tumbler. Tuangkan sedikit cuka sehingga terjadi reaksi berbusa.
Biarkan campuran tersebut bekerja selama 10 sampai 15 menit. Setelah itu, gunakan sikat untuk menggosok bagian dalam dan bilas dengan air bersih hingga seluruh residu hilang.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengalahkan Rasa Malas dan Kebiasaan Menunda
Bilas
Setelah seluruh bagian tumbler dibersihkan, bilas tumbler menggunakan air mengalir sampai tidak ada busa sabun yang tersisa.
Pastikan juga tumbler sudah tidak memiliki aroma sabun, cuka, maupun baking soda, sehingga aman digunakan kembali untuk menyimpan minuman.
Keringkan Tumbler
Pengeringan merupakan tahap yang tidak boleh diabaikan. Letakkan tumbler dalam posisi terbalik di atas rak pengering atau di atas kain bersih agar semua air dapat menetes keluar.
Baca Juga: Cara Ampuh Mengatasi Cegukan yang Tak Kunjung Reda
Kelembapan yang tersisa di dalam tumbler dapat menimbulkan bau dan menjadi tempat tumbuhnya jamur, sehingga penting untuk memastikan tumbler benar-benar kering sebelum disimpan.
Lakukan Deep Cleaning
Jika tumbler digunakan setiap hari, lakukan pembersihan mendalam (deep cleaning) minimal satu kali seminggu.
Deep cleaning dapat dilakukan menggunakan kombinasi air panas, baking soda, cuka, atau tablet pembersih botol khusus.
Langkah ini akan memastikan tidak ada noda yang menetap dan tidak ada bakteri yang berkembang dalam jangka panjang. ****
Editor : Dharaka R. Perdana