Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tips Bertahan di Penghujung 2025 Tanpa Membandingkan Hidup Sendiri, Warga Tulungagung Wajib Baca

Yoga Dany Damara • Sabtu, 27 Desember 2025 | 17:35 WIB
Tidak semua akhir tahun harus ditutup dengan resolusi atau rencana besar. Ada yang menutup 2025 hanya dengan diam, istirahat, dan berharap esok hari sedikit lebih ringan.
Tidak semua akhir tahun harus ditutup dengan resolusi atau rencana besar. Ada yang menutup 2025 hanya dengan diam, istirahat, dan berharap esok hari sedikit lebih ringan.

RADAR TULUNGAGUNG - Penghujung 2025 di Tulungagung tidak selalu datang dengan gegap gempita.

Tidak semua sudut kota sibuk merayakan, tidak semua orang merasa perlu menutup tahun dengan cerita besar. Hari-hari tetap berjalan pelan, seperti biasa.

Justru di ketenangan inilah, banyak orang diam-diam berjuang dengan satu hal yang jarang dibicarakan kebiasaan membandingkan hidup sendiri dengan hidup orang lain.

Media sosial di akhir tahun sering terasa seperti etalase keberhasilan.

Foto liburan, pencapaian kerja, hingga kalimat refleksi yang terdengar matang memenuhi layar.

Tanpa sadar, kita mulai mengukur hidup sendiri dengan standar yang bukan milik kita.

Padahal, yang terlihat hanyalah potongan terbaik bukan keseluruhan proses, bukan lelah yang disembunyikan, bukan hari-hari biasa yang juga mereka jalani.

Salah satu cara bertahan adalah dengan menjauh sebentar dari unggahan orang lain.

Bukan karena iri atau kalah, tetapi karena setiap orang butuh ruang untuk bernapas.

Di Tulungagung, hidup tetap berjalan meski tanpa notifikasi.

Kopi tetap diseduh, motor tetap dipanaskan, dan sore tetap datang dengan tenangnya sendiri.

Bertahan di penghujung tahun tidak selalu berarti menang besar.

Bagi sebagian orang, bertahan berarti tidak menyerah, tetap bekerja meski lelah, tetap pulang meski tidak membawa kabar baik.

Itu bukan kegagalan. Itu adalah bentuk kekuatan yang jarang dipamerkan.

Tidak semua akhir tahun harus ditutup dengan resolusi atau rencana besar.

Ada yang menutup 2025 hanya dengan diam, istirahat, dan berharap esok hari sedikit lebih ringan.

Di Tulungagung, cara bertahan seperti ini bukan sesuatu yang perlu dibandingkan, cukup dijalani dengan tenang, sesuai kemampuan sendiri.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#tulungagung #tahun #Bertahan