Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

4 Tipe Kepribadian Manusia Menurut Hippocrates: Dari Koleris hingga Plegmatis, Kamu yang Mana?

Fadhilah Salsa Bella • Kamis, 15 Januari 2026 | 22:20 WIB

4 tipe kepribadian manusia menurut Hippocrates: koleris, sanguinis, melankolis, dan plegmatis. Kenali karakter dirimu sekarang.
4 tipe kepribadian manusia menurut Hippocrates: koleris, sanguinis, melankolis, dan plegmatis. Kenali karakter dirimu sekarang.
RADAR TULUNGAGUNG - Siapa diri kita sebenarnya? Pertanyaan sederhana ini sering kali sulit dijawab. Untuk membantu manusia mengenali dirinya, para ahli sejak ribuan tahun lalu telah mencoba mengelompokkan karakter dasar manusia.

Salah satu teori paling tua dan masih populer hingga kini adalah 4 tipe kepribadian manusia yang diperkenalkan oleh Hippocrates, dokter dari era Yunani Kuno.

Teori 4 tipe kepribadian manusia ini membagi karakter dasar seseorang ke dalam empat kategori utama, yakni koleris, sanguinis, melankolis, dan plegmatis. Meski lahir ribuan tahun lalu, konsep ini masih sering digunakan sebagai alat awal untuk memahami kelebihan dan kekurangan diri serta cara berinteraksi dengan orang lain.

Dengan memahami 4 tipe kepribadian manusia, seseorang diharapkan dapat bertindak lebih tepat dalam berbagai situasi, baik dalam kehidupan sosial, dunia kerja, maupun hubungan personal.

Baca Juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan via Aplikasi GIMO, Mudah, Cepat, dan Bisa Dilakukan Kapan Saja dari HP

Asal-usul Teori Empat Kepribadian

Hippocrates meyakini bahwa kepribadian manusia dipengaruhi oleh keseimbangan cairan tubuh. Meski teori biologisnya kini tak lagi digunakan, pembagian karakter yang ia rumuskan tetap relevan sebagai kerangka psikologis dasar.

Empat tipe kepribadian tersebut menggambarkan kecenderungan perilaku dominan yang dimiliki setiap orang. Pada praktiknya, seseorang bisa memiliki gabungan dari beberapa tipe, namun biasanya ada satu karakter yang paling menonjol.

Koleris: Pemimpin yang Kuat dan Tegas

Tipe koleris sering digambarkan dengan satu kata: kuat. Orang koleris dikenal tegas, ambisius, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Mereka senang mengatur, menyukai tantangan, dan berani mengambil keputusan besar.

Koleris biasanya fokus pada tujuan dan tidak mudah menyerah. Mereka sering menduduki posisi penting dalam pekerjaan karena kemampuan mengorganisasi dan mendelegasikan tugas. Namun, ketegasan mereka kerap disalahartikan sebagai sikap pemarah.

Di balik kekuatannya, koleris juga memiliki kelemahan. Mereka cenderung tidak sabaran, kurang peka terhadap perasaan orang lain, sulit santai, dan kadang terlalu memaksakan kehendak demi mencapai tujuan.

Baca Juga: Cara Cek Saldo JHT di Aplikasi JMO 2026, Begini Langkah Mudahnya Lewat HP Tanpa ke Kantor BPJS

Sanguinis: Si Populer yang Ekspresif

Sanguinis dikenal sebagai tipe yang populer dan penuh energi. Mereka senang menjadi pusat perhatian, mudah bergaul, dan menikmati suasana ramai seperti pesta atau pertemuan sosial.

Karakter ini cenderung ekspresif, ceria, dan mudah menjalin pertemanan. Sanguinis juga fleksibel dan people-oriented, sehingga sering menjadi penggerak dalam kerja kelompok.

Namun, di balik pesonanya, sanguinis kerap dianggap kurang disiplin. Mereka mudah terdistraksi, cenderung tidak tepat waktu, pelupa, dan sering mengambil keputusan secara impulsif tanpa pertimbangan panjang.

Melankolis: Perfeksionis yang Analitis

Melankolis adalah tipe perfeksionis yang sangat memperhatikan detail. Mereka rapi, terstruktur, dan senang segala sesuatu berjalan sesuai rencana. Secara akademis, tipe ini sering dianggap cerdas dan analitis.

Orang melankolis memiliki standar tinggi, tekun, dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan tuntas. Mereka juga setia, pendengar yang baik, serta peduli pada orang terdekat.

Namun, sifat perfeksionis ini juga menjadi kelemahan. Melankolis cenderung mudah tertekan, terlalu kritis, sulit bersosialisasi, dan sering melihat masalah dari sisi negatif. Mereka juga membutuhkan waktu lama dalam mengambil keputusan.

Baca Juga: Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat HP, Panduan Lengkap JMO yang Jarang Diketahui Peserta

Plegmatis: Pencinta Kedamaian

Plegmatis dikenal sebagai pribadi yang damai, tenang, dan mudah beradaptasi. Mereka tidak suka konflik, sabar, serta mampu menjadi penengah yang baik dalam situasi sulit.

Tipe ini merupakan pendengar yang baik dan mudah diajak bekerja sama. Mereka cenderung menyenangkan dan jarang menyinggung perasaan orang lain.

Di sisi lain, plegmatis sering dianggap kurang ambisius. Mereka mudah menunda pekerjaan, sulit mengambil keputusan, dan cenderung pasif dalam menghadapi perubahan.

Mengenali Diri untuk Hidup Lebih Seimbang

Teori 4 tipe kepribadian manusia bukan bertujuan memberi label, melainkan membantu individu memahami dirinya sendiri dan orang lain. Setiap tipe memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama-sama bernilai, tergantung situasi dan kebutuhan.

Dengan mengenali kecenderungan kepribadian, seseorang dapat mengembangkan potensi diri, memperbaiki kelemahan, serta membangun hubungan sosial yang lebih sehat dan efektif.

Baca Juga: PPPK Kementerian HAM 2025 Resmi Dibuka, Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Syarat Lengkap, Jadwal Seleksi, dan Cara Upload Dokumen

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#4 tipe kepribadian manusia #tipe kepribadian #teori kepribadian Hippocrates #koleris sanguinis melankolis plegmatis #karakter manusia