Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Viral Trader Kripto 18 Tahun Disebut Punya Rp20 Miliar, Suli Ungkap Fakta Sebenarnya dan Perjalanan Cuan dari Game hingga Crypto

Axsha Zazhika • Minggu, 15 Maret 2026 | 18:21 WIB
Viral Trader Kripto 18 Tahun Disebut Punya Rp20 Miliar, Suli Ungkap Fakta Sebenarnya dan Perjalanan Cuan dari Game hingga Crypto
Viral Trader Kripto 18 Tahun Disebut Punya Rp20 Miliar, Suli Ungkap Fakta Sebenarnya dan Perjalanan Cuan dari Game hingga Crypto

 

TULUNGAGUNG - Kisah seorang trader kripto 18 tahun bernama Suli belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Ia viral setelah muncul dengan tagline memiliki aset hingga Rp20 miliar di usia sangat muda. Namun dalam sebuah podcast, Suli justru mengungkap fakta yang lebih realistis di balik perjalanan finansialnya di dunia crypto.

Nama Suli mulai dikenal publik setelah tampil dalam sebuah podcast bersama pengusaha dan coach bisnis. Dalam perbincangan tersebut, ia menceritakan bagaimana awal mula ketertarikannya terhadap dunia trading kripto hingga akhirnya mampu membangun portofolio bernilai miliaran rupiah.

Suli menjelaskan bahwa ketertarikannya pada crypto dan financial market berawal dari rasa penasaran terhadap teknologi baru. Menurutnya, setiap teknologi baru selalu membawa potensi keuntungan besar bagi orang yang mampu memanfaatkannya dengan tepat.

Baca Juga: Berkah Ramadan, Karyawan PG Modjopanggoong Tulungagung Berbagi dengan Anak Yatim

“Crypto itu teknologi baru, dan sesuatu yang baru biasanya punya potensi reward yang sangat tinggi,” ujar Suli.

Namun ia juga mengakui bahwa dunia kripto penuh risiko dan tidak memiliki rumus pasti untuk menghasilkan keuntungan.

Awal Cari Uang dari Game Saat Pandemi

Perjalanan finansial Suli sebenarnya dimulai jauh sebelum ia terjun ke trading kripto. Saat pandemi Covid-19 melanda dan sekolah dilakukan dari rumah, ia memiliki banyak waktu luang.

Kesempatan itu ia manfaatkan untuk mencari uang dari game online.

Baca Juga: Formasi Mengerikan Persebaya Surabaya: Andai Semua Bintang Bajul Ijo Tak Pernah Pergi, Dream Team Ini Bisa Guncang Liga 1

Suli mengaku pernah mendapatkan hingga Rp100 juta hingga Rp200 juta hanya dari jual beli item dalam game. Ia menjalankan bisnis tersebut dengan menjadi perantara atau semacam “makelar” antara pemain yang ingin membeli dan menjual item.

Strateginya cukup sederhana. Ia membuat konten tips bermain game di media sosial untuk menarik banyak pengikut. Setelah memiliki audience, ia mempromosikan jasa jual beli item game di akun tersebut.

“Saya jadi semacam middleman. Orang yang mau beli dan jual item game ketemu lewat saya, lalu saya ambil komisi sekitar 10 persen,” jelasnya.

Baca Juga: Kakang Mbakyu Tulungagung Bersama Disbudpar Gelar Share in Ramadan 2026, Salurkan Donasi dan Santunan Anak Yatim

Bisnis kecil ini ternyata menjadi modal awal yang membawanya mengenal dunia investasi dan trading.

Pernah Pinjam Uang Orang Tua Rp7 Juta untuk Trading

Meski kini dikenal sebagai trader kripto muda, perjalanan Suli tidak selalu mulus. Ia bahkan pernah mengalami kerugian cukup besar saat baru belajar trading.

Salah satu pengalaman yang paling diingatnya adalah ketika ia meminjam uang dari orang tuanya sebesar Rp7 juta untuk trading.

Namun bukannya untung, uang tersebut justru habis karena kerugian.

Baca Juga: Dr Desi Kembali Pimpin IKA Unair Cabang Tulungagung

“Saya pernah pinjam Rp7 juta dari mama buat trading dan akhirnya rugi,” katanya.

Menurut Suli, kegagalan dan kerugian merupakan bagian penting dalam proses belajar di financial market. Bahkan ia mengaku pernah mengalami kerugian hingga puluhan miliar rupiah secara portofolio atau unrealized loss.

Hal tersebut membuatnya semakin menyadari bahwa mindset jauh lebih penting dibandingkan teknik trading.

Rahasia Mendapatkan Miliaran dari Trading

Suli menjelaskan bahwa salah satu titik balik dalam perjalanan finansialnya adalah ketika mengikuti program prop firm atau funding trading.

Baca Juga: Haji Her Dermawan: Bagikan Rp93 Juta Lewat Ompreng MBG untuk 1.877 Siswa di Bangkalan Madura

Dalam sistem ini, seorang trader diuji terlebih dahulu sebelum diberikan modal besar oleh perusahaan untuk trading.

Jika lolos tes, trader bisa mengelola dana hingga miliaran rupiah dengan sistem bagi hasil.

Ia mengaku hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp7 juta untuk mengikuti tes tersebut. Setelah berhasil lolos, ia mendapatkan akses modal hingga sekitar Rp1 miliar untuk trading.

Dari modal tersebut, Suli mengklaim mampu menghasilkan keuntungan sekitar 50 hingga 60 persen dalam empat bulan, atau setara Rp500 juta hingga Rp600 juta.

Baca Juga: Haji Her Inspiratif: Dari Bisnis Tembakau hingga Bangun 1.000 Rumah Gratis dan Pemberdayaan Petani di Madura

Uang hasil trading itu kemudian ia putar kembali ke berbagai instrumen investasi, termasuk crypto.

Fakta di Balik Klaim Rp20 Miliar

Meski viral dengan klaim memiliki Rp20 miliar di usia 18 tahun, Suli mengatakan angka tersebut sebenarnya hanyalah estimasi portofolio crypto yang tersebar di berbagai exchange dan wallet.

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan menuju angka tersebut tidaklah mudah.

“Enggak segampang itu. Banyak jatuh bangunnya,” ujarnya.

Baca Juga: Viral Sumber Uang Haji Her Pengusaha Madura yang Bangun 1.000 Rumah Gratis di Pamekasan, Ternyata dari Bisnis Tembakau hingga Kuliner

Menurutnya, kesalahan terbesar banyak pemula di dunia kripto adalah percaya bahwa ada rumus pasti untuk menghasilkan keuntungan.

Padahal, dalam financial market tidak ada sistem yang selalu berhasil.

Pesan untuk Pemula yang Ingin Masuk Kripto

Suli juga memberikan tiga saran penting bagi pemula yang ingin terjun ke dunia kripto.

Pertama, memiliki dana darurat sebelum berinvestasi.

Kedua, memahami profil risiko masing-masing karena tidak semua orang siap menghadapi volatilitas pasar.

Baca Juga: Sejarah Panjang Kebencian terhadap Yahudi: Dari Diaspora, Antisemitisme Eropa, hingga Konflik Israel–Palestina

Ketiga, menggunakan uang yang jika hilang tidak akan membuat kondisi finansial menjadi sulit.

Ia menegaskan bahwa kesuksesan di financial market bukan hanya soal teknik trading, tetapi juga kemampuan mengendalikan emosi dan mengambil keputusan yang tepat.

“Mindset itu lebih penting daripada teknikal,” tegasnya.

Editor : Axsha Zazhika
#trader kripto 18 tahun #trading kripto Indonesia #kisah sukses trader kripto #Suli crypto trader #investasi crypto pemula