RADAR TULUNGAGUNG - Tren hp oppo murah di tahun 2026 kembali memanas setelah Oppo merilis A6X, perangkat entry level yang dibanderol mulai Rp1,6 jutaan. Meski berada di kelas terbawah, ponsel ini justru menghadirkan sejumlah kejutan yang tidak biasa.
Selama ini, segmen hp oppo murah kerap dipandang sebelah mata karena dinilai hanya mengandalkan nama besar brand. Namun Oppo A6X mencoba mematahkan anggapan tersebut dengan menawarkan spesifikasi yang lebih kompetitif.
Dengan harga yang relatif terjangkau, perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan smartphone untuk aktivitas sehari-hari seperti media sosial, streaming, dan komunikasi.
Baca Juga: Reuni Alumni SMPN 1 Tulungagung Angkatan 1984, Bukti Persahabatan Tetap Terjaga 40 Tahun
Desain Simpel, Fitur Masih Terbatas
Secara tampilan, Oppo A6X mengusung desain sederhana dengan sentuhan estetika pada varian warna tertentu. Efek visual yang muncul saat terkena cahaya menjadi daya tarik tersendiri.
Namun, dari sisi fitur, masih terdapat beberapa keterbatasan. Tidak adanya NFC dan gyroscope menjadi kekurangan yang cukup terasa, terutama bagi pengguna yang membutuhkan fitur tambahan.
Meski begitu, kehadiran sertifikasi IP64 menjadi nilai lebih, karena memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air.
Layar Mulus di Kelas Murah
Keunggulan paling mencolok dari Oppo A6X terletak pada layarnya. Panel LCD 6,75 inci dengan refresh rate 120Hz memberikan pengalaman visual yang halus saat digunakan.
Dalam penggunaan sehari-hari, seperti scrolling media sosial atau browsing, layar ini terasa responsif dan nyaman di mata. Tingkat kecerahan yang tinggi juga membuatnya tetap terlihat jelas di luar ruangan.
Hal ini menjadikan Oppo A6X unggul dibanding banyak kompetitor di segmen hp oppo murah.
Performa Stabil dengan Penyimpanan Cepat
Dari sisi dapur pacu, Oppo A6X dibekali Snapdragon 685 yang masih cukup mumpuni untuk aktivitas ringan hingga menengah. Dipadukan dengan RAM 4GB, performanya cukup stabil untuk multitasking dasar.
Keunggulan lainnya adalah penggunaan memori UFS 2.2, yang memberikan kecepatan baca tulis lebih tinggi dibanding eMMC. Ini berdampak langsung pada responsivitas sistem yang terasa lebih cepat.
Untuk gaming, performanya masih tergolong cukup, meski tidak ideal untuk permainan kompetitif dengan grafis tinggi.
Baterai Tahan Lama Jadi Andalan
Salah satu daya tarik utama Oppo A6X adalah kapasitas baterainya yang besar, mencapai 6500 mAh. Dengan kapasitas ini, pengguna dapat menikmati penggunaan seharian tanpa khawatir kehabisan daya.
Efisiensi daya juga tergolong baik, sehingga cocok untuk pengguna yang aktif menggunakan smartphone sepanjang hari.
Namun, kekurangan muncul pada sektor pengisian daya yang masih menggunakan charger 15W. Waktu pengisian yang cukup lama menjadi kompromi yang harus diterima.
Kamera Sekadar Cukup
Di sektor kamera, Oppo A6X hanya mengandalkan sensor utama 13MP. Hasil foto tergolong standar dan belum mampu menghasilkan gambar dengan detail tinggi.
Dalam kondisi pencahayaan baik, hasilnya masih bisa digunakan. Namun, performa menurun di kondisi minim cahaya.
Fitur tambahan seperti night mode memang tersedia, tetapi belum mampu memberikan hasil yang maksimal. Kamera depan 8MP juga cukup untuk kebutuhan selfie dan video call.
Kesimpulan: Worth It di Harga Tertentu
Secara keseluruhan, Oppo A6X menjadi salah satu pilihan menarik di kategori hp oppo murah tahun 2026. Dengan layar 120Hz, baterai besar, dan penyimpanan cepat, perangkat ini menawarkan nilai lebih dibanding pesaingnya.
Namun, penting untuk memperhatikan varian yang dipilih. Varian dengan harga di bawah Rp2 juta dinilai paling layak, sementara varian yang lebih mahal dianggap kurang sepadan dengan fitur yang ditawarkan.
Bagi pengguna yang mencari smartphone sederhana dengan daya tahan tinggi, Oppo A6X bisa menjadi opsi yang tepat. Namun, untuk kebutuhan yang lebih kompleks, sebaiknya mempertimbangkan perangkat di kelas yang lebih tinggi.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula