Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Biaya Motor Listrik 3 Tahun Terungkap, Ganti Baterai Ternyata Tak Semahal yang Dibayangkan!

Izahra Nurrafidah • Selasa, 14 April 2026 | 14:40 WIB
Biaya Motor Listrik 3 Tahun Terungkap, Ganti Baterai Ternyata Tak Semahal yang Dibayangkan!
Biaya Motor Listrik 3 Tahun Terungkap, Ganti Baterai Ternyata Tak Semahal yang Dibayangkan!

TULUNGAGUNG - Biaya motor listrik 3 tahun menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat sebelum beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin. Selama ini, banyak anggapan bahwa motor listrik memang hemat di awal, tetapi akan terasa mahal saat harus mengganti baterai. Namun, pengalaman pengguna satu ini justru menunjukkan fakta berbeda.

Dalam penggunaan selama kurang lebih tiga tahun, biaya motor listrik 3 tahun ternyata masih tergolong sangat terjangkau. Bahkan, jika dibandingkan dengan motor bensin, selisih pengeluaran bulanannya cukup jauh.

Baca Juga: Update Harga HP OPPO April 2026 Terbaru: Dari Rp1 Jutaan hingga Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap dan Spesifikasinya!

Harga Baterai Motor Listrik Kini Lebih Murah

Salah satu kekhawatiran terbesar pengguna motor listrik adalah harga baterai. Beberapa tahun lalu, harga baterai pengganti memang tergolong mahal. Untuk tipe baterai SLA (aki kering), satu set bisa mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3 juta.

Namun, kondisi tersebut kini berubah. Harga baterai motor listrik mengalami penurunan signifikan. Pengguna dalam pengalaman ini mengaku hanya mengeluarkan sekitar Rp1,5 juta untuk satu set baterai baru setelah memanfaatkan diskon pembelian online.

Penurunan harga ini menjadi kabar baik bagi calon pengguna motor listrik yang selama ini ragu karena biaya penggantian baterai.Umur Pakai Baterai dan Penurunan Performa

Dalam pemakaian normal, baterai motor listrik tidak langsung rusak setelah mencapai batas tertentu. Penurunan performa terjadi secara bertahap. Pada awal penggunaan, motor mampu menempuh jarak hingga 50 km dalam sekali pengisian.

Namun, setelah menempuh sekitar 10.000 km, performa mulai menurun. Jarak tempuh berkurang menjadi 40 km, lalu 30 km, hingga akhirnya hanya sekitar 10 km saat baterai mendekati akhir usia.

Baterai benar-benar harus diganti setelah menempuh sekitar 12.500 hingga 13.000 km atau sekitar tiga tahun pemakaian. Faktor seperti sering boncengan dan medan menanjak juga mempercepat penurunan performa.

Baca Juga: Nubia V80 Max Jadi Andalan Driver Ojol, Tahan Banting, Baterai 6000 mAh, Harga Cuma Rp1 Jutaan!

Rincian Biaya Motor Listrik 3 Tahun

Jika dihitung secara keseluruhan, biaya motor listrik 3 tahun sangat menarik. Berikut rinciannya:

Total biaya perawatan selama tiga tahun: Rp1.810.000.

Sementara itu, biaya listrik juga tergolong murah. Dengan asumsi pengisian daya empat kali seminggu, total biaya listrik hanya sekitar Rp300.000 per tahun. Dalam tiga tahun, totalnya sekitar Rp900.000.

Dengan demikian, total biaya motor listrik 3 tahun mencapai sekitar Rp2.710.000 atau hanya sekitar Rp75.000 per bulan.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07 5G Segera Rilis di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Harga 2 Jutaan yang Bikin Penasaran

Perbandingan dengan Motor Bensin

Jika dibandingkan dengan motor bensin, selisihnya cukup mencolok. Untuk penggunaan yang relatif sama, biaya bensin saja bisa mencapai Rp20.000 per minggu atau sekitar Rp1.080.000 per tahun.

Ditambah pajak tahunan sekitar Rp300.000 dan biaya servis rutin serta penggantian komponen sekitar Rp1,5 juta per tahun, total pengeluaran motor bensin mencapai Rp3.880.000 per tahun.

Jika dibagi per bulan, biaya motor bensin sekitar Rp323.000—lebih dari empat kali lipat dibandingkan motor listrik.Risiko dan Pertimbangan Upgrade Baterai

Meski biaya motor listrik 3 tahun terbilang murah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah keinginan untuk mengganti baterai ke jenis lithium yang lebih canggih.

Namun, langkah ini tidak selalu disarankan. Selain harganya lebih mahal (bisa mencapai Rp5 juta), penggunaan baterai non-standar juga berpotensi menimbulkan masalah teknis, bahkan risiko kebakaran jika tidak sesuai spesifikasi motor.

Karena itu, banyak pengguna memilih tetap menggunakan baterai bawaan pabrik demi keamanan dan kemudahan.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07 5G Segera Rilis di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Harga 2 Jutaan yang Bikin Penasaran

Kesimpulan: Motor Listrik Tetap Lebih Hemat

Dari pengalaman ini, dapat disimpulkan bahwa biaya motor listrik 3 tahun jauh lebih hemat dibandingkan motor bensin. Kekhawatiran soal mahalnya baterai kini mulai terjawab seiring turunnya harga di pasaran.

Selain itu, minimnya perawatan seperti tidak perlu ganti oli atau servis rutin menjadi nilai tambah tersendiri.

Ke depan, dengan perkembangan teknologi dan semakin turunnya harga baterai, motor listrik diprediksi akan semakin diminati. Bagi masyarakat yang mempertimbangkan efisiensi biaya jangka panjang, motor listrik bisa menjadi pilihan yang semakin rasional.

Editor : Izahra Nurrafidah
#konsumsi listrik motor listrik #biaya motor listrik 3 tahun #harga baterai motor listri #biaya perawatan motor listrik #motor listrik vs bensin