Tulungagung - Motor listrik semakin menjadi pilihan masyarakat Indonesia di tengah isu kenaikan BBM dan kebutuhan kendaraan hemat. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Yadea Velux, produk terbaru dari Yadea yang dirancang khusus untuk pasar ASEAN.
Sejak diperkenalkan, Yadea Velux langsung menarik perhatian karena menawarkan harga terjangkau mulai Rp19 jutaan. Selain itu, motor ini juga hadir dengan desain modern, fitur lengkap, serta performa yang cukup untuk kebutuhan harian.
Desain Mirip Skutik Populer, Lebih Modern
Secara tampilan, Yadea Velux mengusung desain skutik khas Asia Tenggara yang terasa familiar. Banyak yang menyebut tampilannya mirip dengan motor bensin populer seperti Honda Vario, namun dengan sentuhan lebih modern.
Bagian depan hingga belakang tampil tajam dan ramping. Lampu depan dan belakang sudah menggunakan teknologi LED penuh. Selain itu, penggunaan warna dan aksen membuat motor ini terlihat lebih premium di kelasnya.
Di sektor kaki-kaki, motor ini menggunakan ban ring 14 inci dengan profil 90/90 di depan dan 100/90 di belakang. Suspensi depan teleskopik dan belakang twin shock adjustable membuatnya cukup nyaman untuk jalan perkotaan.
Ergonomi Nyaman untuk Penggunaan Harian
Dari sisi kenyamanan, Yadea Velux dirancang untuk penggunaan harian. Tinggi jok sekitar 760 mm membuat pengendara dengan tinggi sekitar 160 cm masih bisa menapak dengan mudah.
Posisi duduk terasa santai dengan dek kaki yang luas. Joknya juga empuk dan cukup panjang, sehingga nyaman untuk boncengan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering berkendara di dalam kota.
Fitur Lengkap, Bahkan Ada Cruise Control
Salah satu daya tarik utama Yadea Velux adalah fitur yang tergolong lengkap di kelasnya. Motor ini sudah dibekali berbagai teknologi modern seperti:
- Mode berkendara Eco dan Sport
- Cruise control
- Fitur mundur (reverse)
- Panel instrumen digital
- Alarm dengan pengunci roda otomatis
- USB charging port
Selain itu, pada varian tertentu, motor ini sudah terintegrasi dengan aplikasi smartphone yang memungkinkan pengguna memantau lokasi kendaraan, mengaktifkan alarm, hingga menyalakan motor dari jarak jauh.
Tiga Varian dengan Perbedaan Signifikan
Yadea Velux hadir dalam tiga varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Varian pertama adalah Velux E atau entry level. Tipe ini dibanderol sekitar Rp19 jutaan dan masih menggunakan baterai SLA atau graphene. Jarak tempuhnya sekitar 75 km dengan waktu pengisian 7–8 jam.
Varian kedua adalah Velux H (High Performance). Tipe ini sudah menggunakan baterai lithium dengan jarak tempuh sekitar 65 hingga 90 km. Waktu pengisian lebih cepat, sekitar 4–7 jam. Fitur tambahan seperti GPS dan konektivitas aplikasi juga sudah tersedia.
Baca Juga: Gatut Sunu Tersangka KPK Usai OTT, Gerindra Tegaskan Bukan Kader Resmi dan Tak Beri Bantuan Hukum
Sementara varian tertinggi adalah Velux U (Ultra). Motor ini menggunakan dua baterai lithium dengan kapasitas lebih besar. Jarak tempuhnya bisa mencapai 110 hingga 140 km, dengan waktu pengisian sekitar 5–6 jam. Fitur IoT seperti geo-fencing dan kontrol jarak jauh juga tersedia di varian ini.
Performa Cukup untuk Kebutuhan Kota
Untuk performa, Yadea Velux dibekali motor listrik sekitar 2000 watt. Kecepatan maksimalnya berkisar antara 60 hingga 70 km/jam, tergantung mode berkendara.
Motor ini dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan, seperti bekerja, belanja, atau aktivitas jarak dekat. Selain itu, suara motor yang halus dan minim getaran membuat pengalaman berkendara lebih nyaman.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski menawarkan banyak keunggulan, Yadea Velux juga memiliki beberapa kekurangan. Pada varian entry, penggunaan baterai SLA membuat bobot motor lebih berat dibanding baterai lithium.
Selain itu, kapasitas bagasi belum mampu menampung helm, sehingga pengguna perlu mempertimbangkan kebutuhan penyimpanan tambahan.
Namun secara keseluruhan, motor ini tetap kompetitif di kelasnya dengan kombinasi harga, fitur, dan desain yang menarik.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh