RADAR TULUNGAGUNG – Review Indomobil E-Motor Tirano 2026 menjadi sorotan setelah motor listrik bergaya adventure ini mencuri perhatian di pasar otomotif Tanah Air. Hadir dengan desain gagah ala motor dual purpose, Tirano disebut-sebut sebagai salah satu motor listrik paling menarik untuk penggunaan harian hingga semi off-road.
Review Indomobil E-Motor Tirano 2026 ini semakin menarik karena motor tersebut dipasarkan melalui showroom unik berbasis kontainer di Klaten. Pengunjung bahkan bisa langsung melakukan test ride untuk merasakan performanya secara langsung sebelum membeli.
Dalam review Indomobil E-Motor Tirano 2026, kesan pertama yang muncul adalah desainnya yang berbeda dari kebanyakan motor listrik. Sekilas, tampilannya mengingatkan pada motor seperti Yamaha X-Ride atau Honda ADV, namun dengan sentuhan lebih modern dan fungsional.
Desain Adventure dengan Fitur Fungsional
Salah satu daya tarik utama Tirano adalah desainnya yang tangguh dan utilitarian. Motor ini dilengkapi crash guard di berbagai sisi, serta rak barang depan dan belakang yang benar-benar bisa digunakan.
Kapasitas angkutnya pun tidak main-main. Bagian depan mampu menahan beban hingga 50 kg, sementara sisi kanan dan kiri masing-masing bisa membawa hingga 30 kg. Bahkan tersedia tambahan box belakang sebagai bonus promo pembelian, tergantung ketersediaan.
Pilihan warna yang beragam, termasuk motif loreng ala militer, semakin memperkuat kesan adventure pada motor ini.
Lampu LED Terang dan Fitur Modern
Tirano sudah dibekali sistem pencahayaan full LED dengan desain futuristik. Lampu depan memiliki dua titik utama ditambah DRL berbentuk kotak yang memberikan visibilitas optimal saat malam hari.
Menariknya, motor ini juga dilengkapi keyless system dengan remote, serta logo samping yang ikut menyala saat motor aktif. Sistem ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih modern dan praktis.
Tak hanya itu, speedometer digital Tirano sudah menggunakan layar sentuh (touchscreen) yang mendukung konektivitas seperti Android Auto dan Apple CarPlay. Pengguna bisa mengakses navigasi hingga memutar musik langsung dari layar motor.
Performa dan Baterai
Dari sisi performa, Tirano menggunakan baterai berkapasitas sekitar 2,4 kWh (76,8V 32Ah). Dalam kondisi ideal, motor ini mampu menempuh jarak hingga 110 km.
Namun dalam penggunaan normal, jarak realistisnya berkisar antara 80 hingga 90 km, tergantung gaya berkendara dan mode yang digunakan. Waktu pengisian daya juga tergolong cepat, sekitar 3–4 jam dari kondisi kosong.
Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Comfort, dan Sport. Mode Sport memberikan akselerasi yang sangat responsif, bahkan terasa “lompat” saat gas ditarik, khas motor listrik dengan torsi instan.
Handling Nyaman dan Fitur Lengkap
Dalam penggunaan harian, Tirano terasa ringan dan mudah dikendalikan. Handling-nya nyaman untuk selap-selip di kemacetan, sementara suspensinya cukup stabil di berbagai kondisi jalan.
Motor ini juga dilengkapi fitur modern seperti cruise control, regenerative braking, hill start assist, serta traction control. Meski belum menggunakan ABS, sistem pengereman sudah mengandalkan combi brake system (CBS) yang cukup responsif.
Ban dual purpose yang digunakan memberikan traksi baik di jalan kasar, meski sedikit terasa getaran di kecepatan rendah.
Kelebihan dan Catatan
Kelebihan utama Tirano terletak pada desain, fitur, dan build quality yang dinilai sudah matang. Bahkan, pengalaman berkendaranya disebut mendekati motor bensin konvensional.
Namun, ada beberapa catatan kecil seperti posisi port charging yang berada di bawah jok, serta jok yang terasa sedikit licin saat pengereman mendadak.
Motor Listrik Rasa Motor Bensin
Secara keseluruhan, Tirano menawarkan pengalaman berkendara yang natural bagi pengguna motor konvensional yang ingin beralih ke listrik.
Dengan desain adventure, fitur melimpah, dan performa yang mumpuni, motor ini menjadi salah satu opsi menarik di segmen motor listrik Indonesia 2026.
Bagi pengguna yang mencari motor listrik dengan rasa berkendara seperti motor bensin, Indomobil E-Motor Tirano bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
Editor : Edo Trianto