RADAR TULUNGAGUNG – Tes jarak tempuh Indomobil Sprinto 2026 menjadi perhatian pengguna motor listrik, terutama bagi mereka yang ingin mengetahui performa riil di jalanan. Pabrikan mengklaim motor ini mampu menempuh hingga 110 km dalam sekali pengisian penuh. Namun, bagaimana hasilnya saat digunakan dalam kondisi nyata?
Tes jarak tempuh Indomobil Sprinto 2026 dilakukan dengan metode penggunaan harian normal tanpa penghematan khusus. Pengendara memiliki bobot sekitar 100 kg dan melintasi rute kombinasi perkotaan, mulai dari jalan datar, tanjakan, hingga turunan.
Pengujian tes jarak tempuh Indomobil Sprinto 2026 ini dimulai dari baterai penuh 100 persen dengan odometer di angka 805 km. Mode berkendara yang digunakan sepanjang pengujian adalah mode sport, dengan gaya berkendara realistis—tidak terlalu irit namun juga tidak agresif.
Awal Pengujian: 20 Km Pertama
Pada 20 km pertama, baterai turun dari 100 persen menjadi 78 persen. Kecepatan rata-rata berada di kisaran 40–50 km/jam karena kondisi jalan licin akibat hujan.
Hasil ini menunjukkan konsumsi baterai yang cukup stabil, meskipun kondisi jalan tidak sepenuhnya ideal.
40 Km: Baterai Tersisa 54 Persen
Setelah menempuh 40 km, sisa baterai berada di angka 54 persen. Rute yang dilalui mencakup kombinasi jalan datar dan beberapa titik tanjakan.
Penggunaan mode sport sepanjang perjalanan turut memengaruhi konsumsi daya, terutama saat akselerasi dan melewati tanjakan.
60 Km: Mulai Terasa Penurunan Signifikan
Di jarak 60 km, baterai tersisa sekitar 29 persen. Penurunan ini cukup terasa karena rute yang dilalui banyak melibatkan flyover dan underpass.
Bobot pengendara yang mencapai 100 kg juga menjadi faktor yang mempercepat konsumsi energi baterai.
Baca Juga: Rekomendasi HP OPPO Snapdragon Kencang Murah 2026, Performa Ngebut Tanpa Bikin Kantong Jebol
71 Km: Baterai 15 Persen
Memasuki jarak 71 km, baterai tersisa 15 persen. Menariknya, meskipun kapasitas baterai mulai menipis, motor masih mampu melaju stabil di kecepatan sekitar 50 km/jam.
Pengendara juga sempat menonaktifkan fitur regenerative braking, yang membuat karakter berkendara terasa lebih natural seperti motor bensin.
Akhir Pengujian: Tembus 80 Km
Pengujian berakhir saat baterai menyentuh 7 persen dengan total jarak tempuh sekitar 79–80 km. Dalam kondisi ini, motor masih mampu melaju hingga kecepatan 45–60 km/jam, tergantung mode yang digunakan.
Hasil ini menunjukkan bahwa jarak tempuh realistis Indomobil Sprinto berada di kisaran 80 km untuk penggunaan normal di mode sport dengan kondisi jalan kombinasi.
Baca Juga: Ramai Dicari HP OPPO Baterai 7000 mAh di 2026, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya dan Pilihan Terbaiknya
Waktu Pengisian Daya
Setelah pengujian selesai, motor langsung diisi daya. Dalam satu jam pertama, baterai meningkat dari 7 persen menjadi 24 persen.
Hal ini menunjukkan proses charging yang cukup cepat, meskipun belum mencapai full charge dalam waktu singkat.
Kesimpulan: Mendekati Klaim dengan Catatan
Dari hasil tes jarak tempuh Indomobil Sprinto 2026, terlihat bahwa klaim 110 km kemungkinan bisa dicapai dalam kondisi ideal, seperti penggunaan mode eco, jalan datar, dan beban ringan.
Namun, dalam penggunaan nyata dengan mode sport dan rute kombinasi, jarak tempuh realistis berada di angka 80 km. Angka ini masih tergolong baik untuk motor listrik di kelasnya.
Bagi pengguna yang mengutamakan performa dan tidak selalu berkendara hemat, hasil ini menjadi gambaran penting sebelum memutuskan membeli.
Editor : Edo Trianto