Tulungagung – Poco X6 5G resmi hadir sebagai “penengah” di lini Poco awal 2024. Dengan harga di kisaran Rp3 jutaan, ponsel ini berada di antara seri entry-level dan varian Pro yang lebih bertenaga. Namun, di balik spesifikasi menariknya, muncul satu pertanyaan besar: apakah Poco X6 5G benar-benar worth it atau justru kalah pamor dibanding saudaranya sendiri?
Sejak awal kemunculannya, Poco X6 5G langsung menarik perhatian karena membawa spesifikasi yang hampir identik dengan Redmi Note 13 Pro 5G. Hal ini membuat persaingan di internal Xiaomi sendiri menjadi semakin sengit, terutama di kelas harga Rp3–4 jutaan yang memang sangat kompetitif.
Tak hanya itu, kehadiran Poco X6 Pro 5G yang performanya jauh lebih tinggi juga membuat posisi Poco X6 terasa “serba nanggung”. Meski begitu, secara keseluruhan, perangkat ini tetap membawa banyak keunggulan yang layak dipertimbangkan.
Desain Premium dengan Sentuhan Unik
Dari sisi desain, Poco X6 5G tampil cukup menarik, terutama pada varian warna putih yang memberikan kesan bersih dan elegan. Bagian belakangnya dihiasi modul kamera dengan efek tekstur menyerupai marmer, memberikan nuansa premium meski materialnya masih polikarbonat.
Bagian depan juga tak kalah menarik dengan layar AMOLED 6,67 inci beresolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz. Bezel tipis di semua sisi membuat pengalaman visual terasa lebih imersif, bahkan setara dengan beberapa smartphone kelas atas.
Menariknya, Poco X6 5G masih mempertahankan headphone jack 3,5 mm—fitur yang sudah mulai ditinggalkan di banyak ponsel modern, termasuk versi Pro-nya.
Performa Snapdragon 7s Gen 2, Cukup Kencang Tapi…
Di sektor dapur pacu, Poco X6 5G ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 2 yang dipadukan dengan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan 256 GB. Secara angka, performanya cukup solid dengan skor AnTuTu di kisaran 500 ribuan.
Untuk penggunaan harian hingga gaming menengah, performanya tergolong stabil. Game seperti Mobile Legends bisa berjalan di 90 FPS, meski belum mampu menyentuh 120 FPS secara konsisten seperti versi Pro.
Namun di sinilah letak tantangannya. Dibanding Poco X6 Pro 5G yang jauh lebih bertenaga, Poco X6 terasa kurang maksimal, terutama bagi pengguna yang mengutamakan performa tinggi.
Kamera 64 MP vs 200 MP, Kalah di Low Light
Poco X6 5G dibekali kamera utama 64 MP, ultrawide 8 MP, dan makro 2 MP. Hasil fotonya cukup baik di kondisi terang dengan warna yang kontras dan detail yang tajam.
Namun saat dibandingkan dengan Redmi Note 13 Pro 5G yang membawa kamera 200 MP, perbedaan langsung terasa, terutama dalam kondisi low light. Redmi mampu menangkap cahaya lebih baik, menghasilkan foto yang lebih terang dan detail.
Baca Juga: THR ASN dan Pensiunan 2026 Cair 100 Persen! Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun, Ini Rincian Lengkapnya
Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, sektor kamera ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon pembeli.
Fitur Lengkap, Tapi Masih MIUI
Poco X6 5G masih menggunakan MIUI 14 saat rilis, berbeda dengan versi Pro yang sudah mengusung HyperOS. Meski begitu, Poco menjanjikan update sistem operasi ke HyperOS di masa mendatang.
Fitur lain seperti NFC, IR Blaster, dual SIM, dan fast charging 67W juga sudah tersedia. Baterai 5.100 mAh yang dibawanya cukup untuk penggunaan seharian.
Kesimpulan: Bagus, Tapi Kurang Bebas
Secara keseluruhan, Poco X6 5G adalah smartphone yang solid di kelasnya. Desain menarik, layar tajam, dan performa cukup kencang menjadi nilai jual utama.
Namun, posisinya yang “di tengah” membuatnya kurang leluasa. Di bawahnya ada opsi lebih murah seperti Poco M6, sementara di atasnya ada Poco X6 Pro yang jauh lebih powerful.
Bagi pengguna yang mencari HP all-rounder di harga Rp3 jutaan, Poco X6 5G tetap layak dipertimbangkan. Namun jika punya budget lebih, versi Pro jelas menawarkan value yang lebih tinggi.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh