Poco X7 vs Poco X7 Pro: 21 Hal Penting Sebelum Beli, Performa Kencang Tapi Ada Kekurangan yang Bikin Ragu
Auliya Nur'Aini Khafadzoh• Rabu, 29 April 2026 | 17:48 WIB
Poco X7 vs Poco X7 Pro, simak 21 hal penting sebelum beli. Performa kencang, fitur lengkap, tapi ada kekurangan yang wajib diketahui.(Pinterest)
Tulungagung - Poco X7 dan Poco X7 Pro resmi hadir sebagai dua pilihan menarik di kelas menengah dengan spesifikasi yang menggoda. Banyak pengguna kini membandingkan Poco X7 vs Poco X7 Pro sebelum memutuskan membeli, mengingat keduanya menawarkan value tinggi di harga relatif terjangkau.
Dalam berbagai pengujian dan pengalaman pemakaian, Poco X7 dan Poco X7 Pro sama-sama membawa peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Namun, di balik keunggulan tersebut, ada sejumlah catatan penting yang wajib diketahui calon pembeli.
Desain dan Layar: Premium dengan Karakter Berbeda
Poco X7 hadir dengan layar curved yang membuat tampilannya terasa lebih premium. Bezel tipis dan desain melengkung memberikan kesan flagship, meski tidak semua pengguna menyukai layar jenis ini karena rawan ghost touch dan sulit dipasangi tempered glass.
Sementara itu, Poco X7 Pro tampil lebih simpel dan dewasa dengan desain kamera minimalis. Dari sisi ketahanan, keduanya sudah dilengkapi sertifikasi tahan air, bahkan Poco X7 mengusung IP68 yang membuatnya aman terkena air dalam kondisi tertentu.
Untuk layar, keduanya sama-sama menggunakan panel AMOLED resolusi 1,5K dengan refresh rate hingga 120Hz. Poco X7 Pro unggul dalam tingkat kecerahan yang lebih tinggi, sehingga lebih nyaman digunakan di luar ruangan.
Performa: Kencang, Tapi Tidak Sempurna
Dalam hal performa, Poco X7 Pro dibekali chipset yang jauh lebih kuat dibanding Poco X7. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk gaming berat seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends dengan frame rate tinggi.
Namun, performa tinggi ini bukan tanpa konsekuensi. Poco X7 Pro masih mengalami throttling saat memainkan game berat seperti Genshin Impact. Suhu perangkat bisa meningkat hingga 45 derajat Celsius, sehingga performa harus diturunkan agar tetap stabil.
Di sisi lain, Poco X7 menggunakan chipset Dimensity 7300 Ultra yang lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari. Untuk gaming ringan hingga menengah masih cukup lancar, meski bukan pilihan utama bagi gamer hardcore.
Baterai dan Pengisian Daya
Salah satu keunggulan Poco X7 Pro adalah kapasitas baterai yang besar, mencapai 6.000 mAh. Dengan penggunaan normal, perangkat ini bisa bertahan lebih lama dibanding generasi sebelumnya.
Pengisian dayanya juga cepat dengan dukungan hingga 90W. Dalam waktu singkat, baterai sudah terisi cukup banyak, sehingga cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Sementara Poco X7 membawa baterai sekitar 5.100 hingga 5.500 mAh dengan fast charging 45W. Meski lebih kecil, daya tahannya masih cukup untuk penggunaan seharian.
Dari sektor kamera, Poco X7 Pro membawa peningkatan kualitas meski resolusi turun menjadi 50MP. Hasil foto cenderung lebih natural dengan kontras yang lebih kuat, terutama saat kondisi malam hari.
Poco X7 juga tidak kalah menarik dengan sensor Sony yang mampu menghasilkan foto cukup baik di kelasnya. Fitur AI seperti penghapusan objek dan peningkatan gambar juga sudah tersedia, meski hasilnya belum selalu sempurna.
Untuk video, kedua perangkat masih memiliki keterbatasan, terutama pada kamera depan yang belum mendukung resolusi tinggi seperti 4K.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski menawarkan banyak keunggulan, Poco X7 dan Poco X7 Pro masih memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah keberadaan iklan di sistem yang masih sering muncul di beberapa aplikasi bawaan.
Selain itu, Poco X7 Pro cenderung panas saat digunakan untuk performa maksimal. Sedangkan Poco X7 memiliki beberapa kekurangan seperti posisi keyboard yang kurang nyaman dan respons layar yang kadang terasa kurang optimal.
Kesimpulan
Jika Anda mencari smartphone dengan performa tinggi untuk gaming, Poco X7 Pro adalah pilihan terbaik di kelasnya. Namun, jika kebutuhan lebih ke penggunaan harian dengan harga lebih terjangkau, Poco X7 sudah sangat cukup.
Keduanya tetap layak dibeli, asalkan pengguna memahami kelebihan dan kekurangannya. Dengan strategi harga agresif dan fitur lengkap, Poco kembali menunjukkan dominasinya di pasar smartphone mid-range.