Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Yadea G6 Side Drive Jadi Sorotan! Modifikasi Ekstrem Ini Bikin Tarikan Lebih Galak, Tapi Ada Kekurangan Mengejutkan

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Rabu, 29 April 2026 | 18:45 WIB
Yadea G6 side drive hasil modifikasi tawarkan performa galak untuk tanjakan, tapi punya kekurangan di kenyamanan harian.(Pinterest)
Yadea G6 side drive hasil modifikasi tawarkan performa galak untuk tanjakan, tapi punya kekurangan di kenyamanan harian.(Pinterest)
 
Tulungagung - Yadea G6 side drive kini menjadi perbincangan di kalangan pecinta motor listrik Tanah Air. Modifikasi unik yang mengubah sistem penggerak dari hub drive ke side drive ini diklaim mampu meningkatkan performa secara signifikan, terutama untuk kebutuhan touring dan tanjakan.
 
Seperti diketahui, Yadea G6 versi standar yang masuk ke Indonesia menggunakan sistem hub drive dengan baterai SLA Graphene 72 volt 38 Ah. Namun, pada unit yang satu ini, pemilik melakukan modifikasi besar dengan mengganti sistem penggerak menjadi side drive, yang umum digunakan pada motor listrik performa tinggi.
 
Perubahan ini membuat karakter Yadea G6 side drive terasa berbeda sejak awal dikendarai. Tarikan motor menjadi lebih agresif berkat adanya rasio gear pada sistem side drive. Berbeda dengan hub drive yang langsung menggerakkan roda tanpa perantara, side drive menggunakan susunan gear sehingga tenaga lebih optimal, terutama saat menanjak.
 
Namun, peningkatan performa tersebut tidak datang tanpa konsekuensi. Salah satu hal yang cukup disorot adalah suara dan karakter berkendara yang lebih kasar. Pada saat awal gas dibuka atau ketika berkendara di kondisi macet, muncul bunyi “tek-tek” yang berasal dari gesekan gear di dalam sistem side drive.
 
“Kalau dibandingkan hub drive, memang terasa lebih kasar, terutama di start awal. Tidak sehalus bawaan Yadea G6,” ungkap pengulas dalam video tersebut.
 
Kendati demikian, keunggulan Yadea G6 side drive sangat terasa saat digunakan di medan berat. Dengan rasio gear yang dimiliki, motor menjadi lebih enteng saat menanjak, bahkan tanpa perlu menarik gas terlalu dalam. Hal ini menjadikannya pilihan menarik untuk perjalanan jarak jauh atau touring ke daerah perbukitan.
 
Modifikasi Besar di Bagian Dalam
 
Perubahan ke sistem side drive tidak hanya terjadi pada bagian luar, tetapi juga menyentuh sektor internal motor. Untuk mendukung performa, motor ini kini menggunakan dinamo berdaya 3.000 watt, meningkat signifikan dari versi standar.
 
Selain itu, baterai juga mengalami peningkatan menjadi 72 volt 50 Ah dengan jenis pouch atau soft pack. Upgrade ini bertujuan untuk menyesuaikan kebutuhan tenaga yang lebih besar dari sistem side drive.
 
Tak hanya itu, sektor kontrol juga ditingkatkan dengan penggunaan controller Nanjing Far Driver seri 72360 yang sudah dilengkapi sistem water cooling. Pendinginan ini memungkinkan suhu controller tetap stabil saat digunakan dalam kondisi berat, seperti touring jarak jauh atau melibas tanjakan panjang.
 
Menariknya, sistem pendingin ini bisa diaktifkan secara manual melalui tombol khusus. Ketika suhu meningkat, pengendara dapat menyalakan water cooling untuk menjaga performa tetap optimal.
 
Ubahan Struktur dan Desain
 
Modifikasi Yadea G6 side drive juga berdampak pada struktur rangka. Karena posisi dinamo berada di samping, tepatnya di sisi kiri, diperlukan penyesuaian agar posisi roda tetap center. Beberapa bagian rangka mengalami perubahan agar tetap seimbang.
 
Meski demikian, bagian bagasi tetap dipertahankan tanpa pengurangan kapasitas. Namun, ada sedikit penyesuaian pada bagian bodi bawah yang harus “dicoak” untuk mengakomodasi sistem side drive.
 
Dari sisi kaki-kaki, motor ini juga mendapat upgrade pada sektor pengereman dengan penggunaan cakram floating serta kaliper aftermarket. Velg yang digunakan pun sudah menyesuaikan dengan sistem baru, sehingga lebih praktis saat penggantian ban karena tidak ada kabel yang terhubung seperti pada hub drive.
 
Cocok untuk Touring, Kurang Ideal untuk Harian
 
Secara keseluruhan, Yadea G6 side drive menawarkan peningkatan performa yang signifikan. Namun, karakter berkendara yang lebih kasar membuatnya dinilai kurang ideal untuk penggunaan harian, terutama di kondisi lalu lintas padat.
 
Baca Juga: Motor Listrik Smooth Tempur Facelift Disubsidi Pemerintah, Tanpa Charger Tapi Bisa Jalan 60 Km! Ini Fitur dan Biaya Aslinya
 
Sebaliknya, motor ini justru lebih cocok untuk kebutuhan touring atau perjalanan luar kota dengan medan menanjak. Kombinasi tenaga besar, rasio gear, serta sistem pendingin menjadikannya andal dalam kondisi berat.
 
Bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan kehalusan berkendara, sistem hub drive bawaan dinilai masih lebih unggul. Namun, bagi pencari performa, modifikasi side drive bisa menjadi pilihan menarik meski harus siap dengan kompromi.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#review motor listrik #motor listrik Yadea G6 #rekomendasi motor listrik