Honda Icon E Layak Dibeli? Review Pemakaian Harian Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik Rp28 Jutaan Ini
Auliya Nur'Aini Khafadzoh• Senin, 4 Mei 2026 | 12:08 WIB
Honda Icon E diuji harian, motor listrik Rp28 jutaan ini punya kelebihan dan kekurangan untuk mobilitas perkotaan.(Pinterest)
Tulungagung - Honda Icon E kembali menjadi perbincangan setelah diuji langsung untuk penggunaan harian di jalan raya. Motor listrik Honda ini dibanderol sekitar Rp28 jutaan dan disebut sebagai solusi bagi masyarakat yang masih ragu dengan motor listrik, khususnya produk non-merek besar.
Honda Icon E hadir sebagai alternatif dari pabrikan ternama dengan harga terjangkau. Motor ini ditujukan untuk pengguna yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk mobilitas jarak dekat di perkotaan. Dengan positioning tersebut, Honda mencoba menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan kenyamanan.
Dalam penggunaan sehari-hari, Honda Icon E disebut memiliki karakter berkendara yang mirip dengan motor skutik konvensional. Posisi duduk dan ergonominya juga terasa familiar, meskipun terdapat sedikit perbedaan pada tinggi dek yang terasa lebih tinggi karena posisi baterai berada di bagian bawah.
Bagi pengendara dengan tinggi sekitar 175 cm, posisi kaki terasa sedikit lebih menekuk dibandingkan motor biasa. Namun secara keseluruhan, posisi berkendara masih tergolong nyaman dan tidak membutuhkan adaptasi yang lama.
Dari sisi fitur, Honda Icon E memang mengalami beberapa penyesuaian untuk menekan harga. Motor ini belum dilengkapi ABS, masih menggunakan rem belakang tromol, serta kunci kontak yang masih konvensional. Panel instrumen juga tergolong sederhana dan belum menyediakan informasi detail seperti konsumsi energi.
Namun, beberapa fitur penting tetap dipertahankan. Motor ini sudah dilengkapi suspensi belakang dual shock, ruang penyimpanan, serta port USB charger yang mendukung kebutuhan pengguna modern.
Bagian baterai menjadi salah satu sorotan utama. Honda Icon E menggunakan baterai berkapasitas 1,4 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 53 km dalam sekali pengisian penuh. Untuk pengisian daya, motor ini membutuhkan waktu sekitar 7 jam dari kondisi kosong hingga penuh.
Pengguna juga diberikan fleksibilitas dalam metode pengisian. Baterai bisa diisi langsung melalui motor atau dilepas dan dicas secara terpisah di rumah menggunakan charger bawaan yang sudah termasuk dalam paket pembelian.
Masuk ke sektor performa, Honda Icon E memiliki torsi sebesar 85 Nm. Respons gasnya tergolong halus dan tidak agresif, berbeda dengan beberapa motor listrik lain yang cenderung menghentak saat awal akselerasi. Hal ini memberikan rasa berkendara yang lebih aman dan nyaman, terutama bagi pemula.
Namun, terdapat karakter unik pada sistemnya. Saat tuas rem ditekan, motor tidak akan merespons gas. Artinya, pengendara harus memilih antara mengerem atau menarik gas, karena keduanya tidak bisa dilakukan bersamaan. Fitur ini sebenarnya berfungsi sebagai sistem keamanan, meski membutuhkan adaptasi.
Selain itu, pada kondisi tanjakan, sistem motor akan otomatis mematikan tenaga jika gas ditahan terlalu lama saat berhenti. Tujuannya adalah untuk melindungi komponen penggerak agar tidak cepat rusak.
Untuk pengereman, Honda Icon E mengandalkan combi brake system (CBS) yang masih cukup aman untuk penggunaan harian. Meski tanpa ABS, performa pengereman dinilai masih memadai, terutama karena ukuran motor yang relatif kecil dan ringan.
Suspensi menjadi salah satu kekurangan yang cukup terasa. Bantingan tergolong keras karena jarak main suspensi yang pendek. Namun di sisi lain, hal ini justru memberikan keunggulan dalam hal handling. Motor terasa stabil dan lincah saat digunakan untuk bermanuver di kemacetan.
Dari segi kepraktisan, Honda Icon E memiliki bagasi yang cukup luas. Ruang ini mampu menampung charger serta barang tambahan seperti jas hujan atau sepatu, meskipun tidak bisa membawa semuanya sekaligus.
Target pasar Honda Icon E pun cukup jelas. Motor ini cocok digunakan untuk perjalanan pendek seperti dari rumah ke stasiun, belanja ke pasar, atau aktivitas harian lain di sekitar lingkungan tempat tinggal. Bahkan, motor ini juga masih relevan untuk pekerja dengan jarak kantor yang tidak terlalu jauh.
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Honda Icon E menawarkan paket yang cukup menarik di kelas motor listrik entry-level. Bagi pengguna yang mencari kendaraan praktis, efisien, dan mudah digunakan, motor ini bisa menjadi pilihan rasional di tengah tren elektrifikasi kendaraan.