RADAR TULUNGAGUNG - Kelemahan Jaecoo J5 mulai terungkap setelah penggunaan hampir 4.000 kilometer. SUV listrik yang sempat mencuri perhatian karena harga kompetitif ini ternyata memiliki sejumlah catatan penting yang wajib dipertimbangkan calon konsumen sebelum membeli.
Dalam pengalaman penggunaan sehari-hari, sejumlah kekurangan muncul, mulai dari fitur hiburan hingga aspek teknis kendaraan. Meski tidak semuanya bersifat fatal, kelemahan Jaecoo J5 ini tetap penting diperhatikan agar tidak mengecewakan di kemudian hari.
Secara umum, kelemahan Jaecoo J5 lebih banyak berada di sektor kenyamanan, software, dan detail kualitas, bukan pada performa utama. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman berkendara sempurna, hal-hal ini bisa menjadi pertimbangan serius.
Audio dan Sistem Hiburan Jadi Sorotan
Salah satu kelemahan paling terasa ada pada kualitas audio. Meski jumlah speaker tergolong banyak, kualitas suara dinilai biasa saja, bahkan cenderung kurang bertenaga di bagian bass. Lebih mengganggu lagi, terdapat bug pada Android Auto yang bisa menyebabkan volume tiba-tiba naik sendiri secara ekstrem.
Masalah ini memang tidak selalu muncul, tetapi cukup sering terjadi dalam penggunaan tertentu. Pengguna bahkan harus melakukan reconnect untuk mengatasi gangguan tersebut.
Getaran di Kecepatan Tinggi
Kelemahan Jaecoo J5 berikutnya muncul saat mobil melaju di kecepatan tinggi. Pada kecepatan sekitar 120 km/jam, getaran mulai terasa, meskipun masih dalam batas wajar. Namun saat menyentuh 140 km/jam, getaran menjadi lebih mengganggu.
Hal ini diduga berkaitan dengan karakter SUV yang memiliki dimensi besar serta kemungkinan setelan kaki-kaki yang belum optimal.
Masalah Setir dan Handling
Pengguna juga menemukan bahwa setir cenderung sedikit menarik ke kiri saat posisi lurus. Artinya, pengemudi harus sedikit mengoreksi arah kemudi agar mobil tetap berjalan lurus.
Masalah ini bahkan dilaporkan tetap muncul meski sudah dilakukan spooring, yang menunjukkan kemungkinan isu dari pabrik atau batch tertentu.
Baca Juga: Terungkap! Jaecoo J5 Bikin Kaget: SUV Listrik Murah Rasa Premium, Tembus 500 Km Sekali Cas!
Detail Kecil yang Mengganggu
Selain itu, ada beberapa detail kecil yang cukup mengganggu, seperti tidak adanya karet pelindung air di bagian bagasi depan (frunk). Hal ini berpotensi menyebabkan air masuk saat hujan deras.
Kemudian, saluran pembuangan air AC juga berisiko menimbulkan karat karena posisinya menyentuh komponen lain. Meski bisa diatasi dengan tambahan karet aftermarket, tetap saja ini menjadi kekurangan dari sisi desain.
Sensor dan Fitur Kurang Maksimal
Kelemahan Jaecoo J5 juga terlihat dari sensor blind spot yang terkadang terlalu sensitif. Dalam beberapa kondisi, sensor bisa mendeteksi objek yang sebenarnya tidak ada, terutama saat malam hari.
Selain itu, fitur head unit juga dinilai kurang lengkap dibanding mobil listrik lain di kelasnya. Tidak ada grafik konsumsi energi detail, serta pengaturan fitur yang terbatas.
Tidak Ada Aplikasi Resmi
Di era mobil pintar, absennya aplikasi resmi menjadi kekurangan besar. Hingga saat ini, Jaecoo J5 belum memiliki aplikasi bawaan di Indonesia, padahal di pasar luar negeri fitur tersebut sudah tersedia.
Padahal, aplikasi ini penting untuk memantau kendaraan, status baterai, hingga pengaturan jarak jauh.
Wiper dan Ban Kurang Optimal
Kualitas wiper bawaan juga mendapat kritik karena dinilai kurang baik. Selain itu, ban standar dianggap kurang memiliki grip optimal, terutama saat akselerasi mendadak atau di jalan kurang mulus.
Meski tidak wajib diganti, pengguna yang menginginkan performa lebih baik disarankan mempertimbangkan upgrade.
Masih Layak, Tapi Perlu Dipertimbangkan
Meski memiliki berbagai kelemahan, Jaecoo J5 tetap menawarkan value menarik di kelasnya, terutama dari sisi harga dan fitur dasar. Sebagian besar masalah bahkan bisa diperbaiki melalui software update atau solusi sederhana.
Namun, bagi calon pembeli, memahami kelemahan Jaecoo J5 sejak awal akan membantu mengambil keputusan yang lebih matang dan realistis.
Editor : Gita Dwi Nuraini