RADAR TULUNGAGUNG - Review Jaecoo J5 setelah satu bulan pemakaian menjadi sorotan, terutama karena mobil listrik SUV ini dibanderol di kisaran Rp300 jutaan namun menawarkan fitur yang tergolong lengkap. Pengalaman penggunaan sejauh hampir 3.000 kilometer mengungkap berbagai kelebihan sekaligus kekurangan yang jarang dibahas secara detail.
Sejak awal, Jaecoo J5 langsung mencuri perhatian lewat desain eksteriornya yang modern dan proporsional. Mayoritas pengguna menilai tampilannya menarik, terutama pada bagian lampu depan yang sudah menggunakan teknologi LED proyektor dengan pencahayaan sangat terang. Pengaturan ketinggian lampu juga tersedia, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi jalan.
Selain itu, Jaecoo J5 juga unggul dari sisi dimensi. Ground clearance mencapai 200 mm membuatnya lebih siap menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk genangan air atau jalan tidak rata. Hal ini menjadi nilai tambah dibandingkan mobil listrik lain di kelas harga yang sama.
Baca Juga: KPPU Desak Pembaruan UU Anti-Monopoli: "Sudah 27 Tahun, Perlu Perangkat Hukum Up-to-Date"
Fitur Canggih Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu kekuatan utama Jaecoo J5 terletak pada teknologi yang disematkan. Mobil ini sudah dilengkapi kamera 540 derajat yang mampu menampilkan kondisi sekitar kendaraan secara detail, bahkan hingga bagian bawah mobil. Fitur ini sangat membantu saat parkir atau melewati jalan sempit.
Sensor parkirnya juga tergolong canggih karena mampu membaca jarak objek dengan presisi tinggi, bahkan menampilkan perbedaan jarak antar sisi secara real-time. Hal ini membuat pengemudi tidak terlalu bergantung pada spion.
Di sisi lain, fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) juga cukup lengkap. Mulai dari adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, hingga rear collision warning tersedia di mobil ini. Menariknya, adaptive cruise control dapat digunakan sejak kecepatan rendah, sehingga membantu saat kondisi macet.
Namun, ada catatan penting. Integrasi antara adaptive cruise control dan lane keeping assist dinilai kurang fleksibel karena tidak bisa diaktifkan secara terpisah. Dalam kondisi jalan sempit tanpa marka jelas, fitur ini justru bisa terasa mengganggu.
Interior Nyaman, Tapi Ada Catatan
Masuk ke dalam kabin, Jaecoo J5 menawarkan nuansa yang cukup premium. Material soft touch digunakan di beberapa bagian dashboard dan pintu, sementara jok depan sudah dilengkapi pengaturan elektrik.
Visibilitas saat berkendara juga tergolong baik. Pilar A tidak terlalu mengganggu pandangan, ditambah adanya fitur blind spot monitoring yang membantu meningkatkan keamanan.
Fitur tambahan seperti panoramic sunroof dan ventilated seat turut menambah kenyamanan, terutama saat berkendara jarak jauh. Ruang penyimpanan juga melimpah, menjadikan mobil ini praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Namun, ada beberapa kekurangan yang cukup terasa. Salah satunya adalah pengaturan AC yang sepenuhnya melalui layar, tanpa tombol fisik. Hal ini dinilai kurang praktis, terutama saat berkendara.
Selain itu, kursi baris kedua tidak memiliki fitur reclining maupun sliding, sehingga fleksibilitas penumpang belakang menjadi terbatas.
Baca Juga: Kupas Tuntas Kelemahan Jaecoo J5 Setelah 4.000 Km, Mulai dari Audio Bermasalah hingga Fitur Minim!
Konsumsi Listrik dan Biaya Operasional
Dari sisi efisiensi, Jaecoo J5 menunjukkan performa yang cukup impresif. Penggunaan selama satu bulan dengan jarak tempuh sekitar 3.000 km menunjukkan biaya pengisian listrik yang relatif hemat.
Jika menggunakan pengisian di rumah, biaya tambahan listrik diperkirakan hanya ratusan ribu rupiah per bulan. Hal ini tentu menjadi keunggulan dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.
Namun, waktu pengisian daya tergantung pada metode yang digunakan. Portable charger membutuhkan waktu cukup lama, sementara fast charging di SPKLU bisa mengisi daya dalam waktu jauh lebih singkat.
Pengalaman Berkendara dan Handling
Dari sisi berkendara, Jaecoo J5 memiliki karakter suspensi yang cenderung sedikit kaku. Meski demikian, hal ini justru memberikan kestabilan lebih baik saat bermanuver di kecepatan tinggi.
Handling mobil terasa stabil, didukung oleh pusat gravitasi yang rendah akibat posisi baterai. Hal ini membuat mobil tetap nyaman dikendarai meskipun memiliki ground clearance tinggi.
Radius putar juga tergolong baik untuk ukuran SUV kompak, sehingga masih nyaman digunakan di jalan perkotaan yang sempit.
Catatan Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski menawarkan banyak keunggulan, Jaecoo J5 tetap memiliki beberapa kekurangan. Selain pengaturan AC yang kurang praktis, fitur auto hold juga dinilai kurang nyaman digunakan di kondisi macet karena dapat menimbulkan hentakan saat mobil mulai berjalan.
Beberapa pengguna juga mencatat adanya suara dari area roda pada jalan tertentu, meski masih dalam batas wajar. Selain itu, sistem keyless yang sepenuhnya otomatis tanpa tombol fisik juga bisa merepotkan dalam kondisi tertentu.
Editor : Gita Dwi Nuraini