RADAR TULUNGAGUNG - Review Exotic X630 menjadi sorotan pecinta kendaraan listrik roda dua, terutama bagi pemula yang ingin beralih ke sepeda listrik dengan harga terjangkau. Dalam beberapa hari pemakaian, sepeda listrik ini menawarkan berbagai fitur menarik yang cukup jarang ditemukan di kelasnya.
Exotic X630 sendiri masih dikategorikan sebagai sepeda listrik, bukan motor listrik murni, karena tetap dilengkapi pedal. Namun, dalam praktiknya, pengguna hampir tidak perlu mengayuh karena tenaga listrik sudah cukup untuk penggunaan harian. Dengan harga di kisaran Rp3 jutaan, produk ini menjadi pilihan ekonomis bagi masyarakat yang mencari kendaraan praktis.
Dalam pengujian selama empat hari, Exotic X630 menunjukkan sejumlah keunggulan, terutama dari sisi fitur dan kemudahan penggunaan. Sepeda ini sudah menggunakan panel digital, yang memudahkan pengguna memantau kecepatan dan status kendaraan. Terdapat tiga mode kecepatan, yakni sekitar 30 km/jam, 35 km/jam, hingga maksimal 40 km/jam.
Fitur Lengkap dan Mudah Digunakan
Salah satu daya tarik utama Exotic X630 adalah fitur-fiturnya yang cukup lengkap untuk kelas entry-level. Sepeda ini dilengkapi dua kunci, termasuk remote yang bisa digunakan untuk menghidupkan kendaraan tanpa kontak langsung. Bahkan, tersedia fitur alarm anti maling yang cukup sensitif.
Pengguna juga akan menemukan mode parkir otomatis. Saat sepeda dalam kondisi diam, kendaraan tidak akan langsung bergerak meskipun tuas gas diputar. Untuk mulai berjalan, pengguna cukup menarik rem sekali. Fitur ini memberikan keamanan tambahan, terutama bagi pemula.
Dari sisi pencahayaan, Exotic X630 sudah menggunakan lampu LED yang cukup terang untuk penggunaan malam hari. Terdapat juga lampu sein dengan suara yang cukup nyaring, bahkan disebut lebih keras dibanding beberapa kendaraan lain di kelasnya.
Baca Juga: KPPU Desak Pembaruan UU Anti-Monopoli: "Sudah 27 Tahun, Perlu Perangkat Hukum Up-to-Date"
Bagasi Jadi Nilai Tambah
Keunggulan lain dari Exotic X630 dibanding generasi sebelumnya adalah hadirnya bagasi di bawah jok. Fitur ini cukup penting untuk membawa barang kecil seperti charger atau perlengkapan lainnya. Selain itu, terdapat juga kompartemen depan meski ukurannya terbatas, hanya cukup untuk botol kecil atau ponsel.
Dari sisi keamanan, sistem rem memiliki mekanisme unik. Ketika tuas rem sedikit ditekan, aliran listrik ke dinamo otomatis terputus. Hal ini membuat sepeda tidak bisa berjalan meski gas diputar. Fitur ini awalnya sempat dianggap masalah, tetapi ternyata memang bagian dari sistem keamanan.
Performa dan Daya Tahan
Dalam kondisi baterai penuh, waktu pengisian Exotic X630 berkisar antara 3 hingga 4 jam. Indikator charger akan berubah dari merah ke hijau saat baterai sudah penuh. Namun, terdapat catatan pada indikator baterai di dashboard yang kadang terlihat turun saat digunakan, lalu kembali normal saat kendaraan berhenti.
Untuk performa, sepeda ini mampu menempuh jarak hingga sekitar 40 km dengan kecepatan maksimal 40 km/jam. Angka ini cukup untuk penggunaan harian di dalam kota.
Meski demikian, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Suspensi depan terasa agak keras dan masih menimbulkan efek “jedok” di jalan tidak rata. Selain itu, sistem pengereman masih menggunakan tromol, bukan cakram, meskipun performanya dinilai cukup pakem.
Bobot maksimal yang bisa ditopang mencapai sekitar 150 kg, sehingga masih aman digunakan oleh mayoritas pengguna.
Secara keseluruhan, Exotic X630 menawarkan kombinasi menarik antara harga terjangkau dan fitur yang cukup lengkap. Sepeda listrik ini cocok untuk pemula atau pengguna yang mencari kendaraan praktis tanpa perlu memikirkan konsumsi bahan bakar.
Editor : Gita Dwi Nuraini