Tulungagung - Motor listrik Polytron kembali menjadi sorotan setelah proses produksi dan perakitan unitnya diungkap langsung ke publik. Dalam sebuah kunjungan ke pabrik Polytron di Kudus, Jawa Tengah, terlihat bagaimana proses pembuatan motor listrik Polytron Fox 350 dilakukan dengan teknologi modern, sistem produksi presisi, hingga pengujian baterai berstandar tinggi.
Kunjungan tersebut memperlihatkan sisi lain Polytron yang selama ini dikenal sebagai produsen elektronik rumah tangga. Kini, perusahaan lokal itu mulai serius menggarap pasar kendaraan listrik nasional dengan lini motor listrik Polytron Fox Series seperti Fox 200, Fox 350, hingga Fox 500.
Menariknya, proses produksi motor listrik Polytron ternyata sudah memanfaatkan teknologi robotik hampir 50 persen di area manufaktur. Hal ini menjadi bukti bahwa Polytron tak sekadar ikut tren kendaraan listrik, tetapi juga membangun sistem produksi modern untuk bersaing di industri otomotif nasional.
Polytron Klaim Sudah Jual 30 Ribu Motor Listrik
Dalam kunjungan tersebut, pihak Polytron menyebut bahwa mereka telah menjual lebih dari 30 ribu unit kendaraan listrik hingga akhir 2025. Angka itu menunjukkan pertumbuhan pasar motor listrik di Indonesia mulai meningkat seiring kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Di area showroom pabrik Kudus, terlihat beberapa produk andalan seperti Polytron Fox 200, Fox 350, dan Fox 500 dipajang berdampingan dengan produk elektronik lainnya. Polytron sendiri diketahui telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun dan kini mulai bertransformasi ke industri electric vehicle.
Proses Perakitan Motor Listrik Polytron Sangat Detail
Saat memasuki ruang produksi, suasana pabrik terlihat sangat steril, bersih, dan tertata rapi. Seluruh pekerja diwajibkan mengenakan perlengkapan keselamatan sebelum masuk ke area perakitan.
Proses produksi dimulai dari pemasangan swing arm dan ban, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan baterai, controller, hingga sistem perkabelan. Setelah itu, body motor mulai dipasang satu per satu mulai dari body samping, bagian bawah, hingga headlamp.
Setiap tahap dilakukan dengan pengawasan ketat dan presisi tinggi. Bahkan pengecekan speedometer dan sistem kelistrikan dilakukan secara detail untuk memastikan kualitas motor listrik tetap terjaga sebelum dipasarkan ke konsumen.
Tak hanya itu, proses pengecatan body motor juga sudah menggunakan robot otomatis. Teknologi ini membuat hasil pengecatan terlihat lebih rapi dan konsisten dibanding metode manual.
Baterai Jadi Fokus Utama Pengembangan
Salah satu bagian paling menarik dalam kunjungan tersebut adalah ruang perakitan baterai yang disebut sebagai area rahasia Polytron. Di ruangan ini terlihat bagaimana baterai untuk Fox 200, Fox Air, Fox 350, dan Fox 500 dirakit secara bertahap menggunakan teknologi modern.
Polytron menggunakan baterai jenis LFP prismatik yang dikenal memiliki tingkat keamanan dan stabilitas tinggi. Setiap sel baterai disusun secara presisi sebelum masuk ke proses validasi menggunakan mesin fotografi khusus untuk membaca koordinat kutub baterai.
Setelah itu, baterai melewati proses laser cleaning dan laser welding untuk menyambungkan antar sel menggunakan plat aluminium. Seluruh hasil pengelasan kemudian diperiksa kembali guna memastikan kekuatannya sesuai standar pabrik.
Tak berhenti di situ, Polytron juga melakukan berbagai pengujian ekstrem terhadap baterai. Mulai dari uji getaran, uji benturan, overcharge, over temperatur, hingga external short circuit dilakukan demi memastikan keamanan motor listrik saat digunakan sehari-hari.
Quality Control Ketat Sebelum Dikirim ke Konsumen
Setelah motor selesai dirakit, unit akan masuk ke tahap pengujian akhir. Motor diuji mulai dari fungsi lampu, sistem pengereman, keseimbangan, hingga performa kecepatan menggunakan dyno test.
Seluruh unit kemudian masuk ke tahap quality control akhir. Pada tahap ini setiap motor dicek satu per satu secara teliti sebelum akhirnya dibungkus plastik dan busa pelindung agar aman selama proses pengiriman ke konsumen.
Selain mengunjungi pabrik, rombongan juga melakukan test ride Polytron Fox 350 di kawasan Pantai Awan Costa Semarang. Motor listrik tersebut disebut memiliki kenyamanan berkendara yang baik dan performa yang cukup responsif untuk penggunaan harian.
Kunjungan ini sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat bahwa proses produksi motor listrik Polytron dilakukan dengan standar tinggi. Dengan teknologi robotik, sistem pengujian baterai ketat, dan quality control detail, Polytron tampaknya ingin membuktikan bahwa produk motor listrik buatan lokal mampu bersaing di pasar nasional.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh