RADAR TULUNGAGUNG - Fenomena HP Samsung turun harga kembali menjadi sorotan setelah sejumlah lini smartphone Samsung mengalami penyesuaian harga yang cukup drastis. Mulai dari kelas entry level hingga flagship, penurunan harga ini terjadi setelah hadirnya seri terbaru yang membuat pasar semakin kompetitif dan penuh kejutan bagi konsumen.
Kondisi HP Samsung turun harga ini membuat banyak pengguna kembali melirik perangkat Samsung sebagai opsi upgrade yang lebih terjangkau. Beberapa model bahkan turun harga hingga jutaan rupiah, menjadikannya semakin menarik di tengah kebutuhan smartphone dengan spesifikasi tinggi namun harga lebih ramah.
Tren HP Samsung turun harga ini juga dinilai sebagai momen terbaik untuk membeli smartphone baru. Pasalnya, banyak perangkat yang sebelumnya berada di segmen premium kini masuk ke kategori harga yang lebih realistis, tanpa mengorbankan spesifikasi utama seperti kamera, performa, dan daya tahan baterai.
Entry Level Tetap Jadi Primadona di Kelas Murah
Di segmen entry level, Samsung A07 menjadi salah satu yang paling banyak diminati. Smartphone ini hadir dengan layar 6,7 inci, refresh rate 90Hz, serta chipset Helio G99 yang cukup stabil untuk kebutuhan harian seperti media sosial hingga gaming ringan. Baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25W membuatnya cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Sementara itu, Samsung A06 5G juga mengalami penurunan harga signifikan. Dengan harga yang kini berada di bawah Rp2 juta, perangkat ini menawarkan layar 6,7 inci 90Hz, chipset Dimensity 6300, serta kamera 50 MP yang cukup mumpuni di kelasnya.
Samsung A16 4G dan A17 series turut melengkapi segmen ini dengan layar Super AMOLED, refresh rate hingga 90Hz, serta dukungan update software hingga 6 tahun. Kombinasi ini membuat lini entry Samsung tetap kompetitif meski harga semakin turun.
Midrange Makin Kompetitif dengan Fitur Premium
Pada kelas menengah, Samsung A26 5G menjadi salah satu yang paling menarik. Dengan layar 120Hz dan chipset Exynos 1380, perangkat ini menawarkan performa lebih tinggi dibanding seri di bawahnya. Kamera 50 MP OIS dan baterai 5.000 mAh juga menjadi nilai tambah.
Samsung A36 hadir sebagai peningkatan signifikan dengan Snapdragon 6 Gen 3, RAM hingga 12 GB, serta fast charging 45W. Di sisi lain, Samsung A56 menjadi sorotan karena sudah mendekati kelas semi flagship dengan Exynos 1580, layar Super AMOLED 120Hz, dan desain yang lebih premium.
Tidak ketinggalan, Galaxy A57 juga mulai mencuri perhatian dengan kamera depan 32 MP dan RAM hingga 12 GB, menjadikannya salah satu midrange paling lengkap di kelasnya.
Flagship dan Foldable Ikut Terseret Penurunan Harga
Di segmen flagship, penurunan harga paling mencolok terjadi pada Galaxy S25 FE dan S25 series. S25 FE kini berada di kisaran Rp8 jutaan, sementara S25 dan S25 Plus turun signifikan dari harga awal peluncuran.
Galaxy S25 Ultra bahkan mengalami penurunan drastis dengan spesifikasi layar QHD+, kamera 200 MP, serta chipset Snapdragon 8 Elite yang tetap menjadi salah satu yang paling kencang di pasar.
Tak hanya itu, lini foldable seperti Galaxy Z Flip 7 dan Z Fold 7 juga ikut mengalami penyesuaian harga. Dengan desain futuristik, layar fleksibel, dan performa tinggi, keduanya kini menjadi lebih terjangkau bagi pengguna yang ingin mencoba teknologi lipat.
Penurunan harga ini juga mencakup perangkat konsep seperti Galaxy Z Trifold yang menawarkan layar hingga 10 inci saat dibuka, menjadikannya salah satu inovasi paling futuristik Samsung sejauh ini.
Editor : Gita Dwi Nuraini