Radar Tulungagung – Tren sepeda listrik semakin berkembang sejak masa pandemi. Tidak hanya road bike dan sepeda gowes biasa, kini banyak orang mulai melirik sepeda listrik bergaya mini bike seperti Fiido Q1S.
Dalam sebuah review YouTube, content creator Ericko Lim membahas pengalaman menggunakan Fiido Q1S, sepeda listrik mungil yang disebut praktis untuk jalan santai hingga road trip.
Berbeda dari sepeda listrik pada umumnya, Fiido Q1S hadir dengan desain compact ala motor mini. Bentuknya unik, bisa dilipat, dan mudah dimasukkan ke bagasi mobil.
“Ini lebih cocok buat keliling kompleks atau bonceng anak daripada commuting di jalan raya,” ujar Ericko Lim dalam videonya.
Bedanya Fiido Q1S dan Fiido Q1
Fiido Q1S merupakan generasi penerus dari Fiido Q1. Perbedaan paling mencolok ada pada bagian frame dan suspensi.
Jika Fiido Q1 memakai frame penuh tanpa suspensi, Q1S sudah dilengkapi suspensi depan dan belakang sehingga lebih nyaman saat melewati jalan bergelombang.
Menurut Ericko, versi Q1 memang terlihat lebih simpel dan estetik. Namun ia lebih memilih Q1S karena kenyamanan suspensinya terasa jauh lebih baik.
“Kalau yang tanpa suspensi itu di jalan rusak getar banget,” katanya.
Meski demikian, suspensi bawaan Fiido Q1S masih terasa agak keras sehingga reviewer menyebutnya masih bisa dimodifikasi menggunakan model coilover agar lebih empuk.
Motor 250 Watt dan Kecepatan 25 Km/Jam
Secara standar, Fiido Q1S menggunakan motor listrik belakang 250 watt dengan tegangan 36 volt.
Baterainya memakai kapasitas 10 Ah yang diklaim mampu menempuh jarak sekitar 30 hingga 40 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Karena diproduksi untuk pasar Singapura, seluruh sistem kelistrikannya sudah mengikuti standar keselamatan LTA Singapura.
Hal itu membuat kecepatan Fiido Q1S dibatasi hanya sampai 25 km/jam.
Meski terkesan lambat, reviewer menyebut pembatasan tersebut justru membuat kendaraan lebih aman digunakan untuk jalan santai atau membawa anak kecil.
Bisa Dilipat dan Beratnya Hanya 17 Kilogram
Salah satu keunggulan utama Fiido Q1S adalah desain lipatnya yang praktis.
Pengguna hanya perlu menarik tuas pengunci untuk melipat bagian tengah frame. Setelah dilipat, ukuran sepeda menjadi sangat ringkas dan mudah dimasukkan ke bagasi mobil.
Bobotnya juga relatif ringan, hanya sekitar 17 kilogram sehingga masih mudah diangkat sendirian.
Fiido Q1S menggunakan ban pneumatik 12 inci depan-belakang, rem cakram di kedua roda, serta lampu depan bawaan.
Meski lampunya tidak terlalu terang, reviewer menilai pencahayaan tersebut sudah cukup untuk penggunaan malam di area kompleks.
Dilengkapi Alarm dan Remote Control
Hal menarik lain dari Fiido Q1S adalah sistem keamanan berbasis remote control.
Remote tersebut memiliki empat fungsi utama, yakni lock, unlock, locator alarm, dan tombol menyalakan kendaraan.
Untuk menyalakan kendaraan, pengguna cukup menekan tombol petir dua kali pada remote.
Sistem alarm juga akan berbunyi keras ketika kendaraan digerakkan secara paksa dalam kondisi terkunci.
“Kalau digeser sedikit langsung bunyi alarm,” ujar Ericko.
Fitur locator juga membantu pengguna menemukan posisi kendaraan di area parkir dengan menekan tombol suara pada remote.Cocok untuk Road Trip dan Keliling Kompleks
Fiido Q1S juga dilengkapi tas depan dan tas belakang bawaan yang cukup praktis untuk membawa barang belanjaan kecil.
Pengguna bahkan bisa memasang kursi tambahan untuk bonceng anak di bagian belakang.
Menurut reviewer, ukuran compact menjadi nilai jual utama sepeda listrik ini. Pengguna bisa membawanya saat road trip tanpa memakan banyak ruang di mobil.
Namun karena kecepatan dan kapasitas baterainya terbatas, Fiido Q1S dinilai kurang cocok untuk penggunaan jarak jauh di jalan raya.
Dengan harga sekitar Rp 7,5 juta untuk versi Q1S dan Rp 6,5 juta untuk versi Q1 biasa, sepeda listrik ini dinilai menarik bagi pengguna yang mencari kendaraan santai dan praktis.
Editor : M. Helmi Nurhisam