RADAR TULUNGAGUNG - Samsung A15 5G kembali menjadi perbincangan setelah sebuah review terbaru membahas apakah ponsel murah Samsung ini masih layak dibeli pada 2026. Meski dirilis pada akhir 2023 hingga awal 2024 di beberapa negara, Samsung A15 5G ternyata masih banyak diburu karena harganya yang semakin murah.
Namun di balik harga terjangkau tersebut, pengalaman penggunaan Samsung A15 5G justru memunculkan banyak perdebatan. Ada yang menyebut ponsel ini cukup worth it untuk harga di bawah Rp2 jutaan, tetapi tidak sedikit pula yang menganggap performanya terlalu lambat untuk penggunaan modern.
Dalam ulasan tersebut, Samsung A15 5G disebut memiliki pengalaman penggunaan yang cukup kontras. Sebagian reviewer memuji daya tahan baterai dan layar OLED yang cerah, sementara sebagian lain mengkritik performa chipset hingga respons sistem yang dianggap lambat.
Samsung A15 5G sendiri menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6100 Plus dengan RAM 4 GB pada varian dasar. Meski di atas kertas sudah mendukung jaringan 5G, performa sehari-harinya disebut belum sepenuhnya memuaskan.
Performa Samsung A15 5G Jadi Sorotan
Keluhan terbesar terhadap Samsung A15 5G datang dari sisi performa. Reviewer mengungkapkan bahwa respons ponsel terasa lambat bahkan untuk aktivitas sederhana seperti membuka layar atau berpindah aplikasi.
Beberapa kali tombol power disebut tidak langsung merespons sehingga pengguna harus menunggu beberapa detik sebelum layar menyala. Hal serupa juga terjadi pada fitur fingerprint scanner dan face unlock yang dinilai kurang konsisten.
“Bangun dari mode standby terasa seperti pekerjaan berat,” ungkap reviewer dalam video tersebut.
Masalah performa juga dirasakan saat scrolling media sosial maupun memutar video. Animasi disebut kadang patah-patah dan tidak mulus meski Samsung A15 5G sudah menggunakan layar refresh rate 90Hz.
Hal ini membuat sebagian pengguna merasa pengalaman penggunaan kurang nyaman, terutama jika dibandingkan dengan beberapa pesaing di kelas harga serupa.
Layar OLED dan Baterai Jadi Nilai Plus
Meski performanya menuai kritik, Samsung A15 5G masih memiliki sejumlah keunggulan yang cukup menarik untuk kelas entry level.
Salah satunya adalah layar OLED 6,5 inci beresolusi Full HD Plus yang dinilai cukup cerah dan nyaman digunakan untuk menonton konten. Penggunaan panel OLED juga dianggap menjadi kelebihan dibanding banyak HP murah lain yang masih memakai layar LCD.
Selain itu, daya tahan baterai Samsung A15 5G menjadi salah satu aspek yang paling dipuji.
Ponsel ini dibekali baterai 5.000 mAh yang mampu bertahan seharian penuh bahkan lebih. Reviewer mengaku baterai Samsung A15 5G masih tersisa sekitar 80 persen di akhir hari untuk penggunaan ringan hingga normal.
Samsung juga menyematkan dukungan fast charging 25 watt. Meski dalam praktiknya kecepatan pengisian disebut hanya berkisar 15 hingga 18 watt pada sebagian charger, pengisian daya tetap dianggap cukup cepat untuk kelas harganya.
Kamera dan Audio Dinilai Biasa Saja
Dari sisi kamera, Samsung A15 5G membawa kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 5 MP, dan kamera makro 2 MP.
Namun reviewer menilai kualitas kameranya hanya sebatas cukup untuk penggunaan kasual. Kamera utama disebut masih usable untuk foto siang hari, tetapi hasilnya belum terlalu istimewa.
Sementara kamera ultrawide dan makro dianggap kurang memuaskan karena detail dan kualitas gambar yang biasa saja.
Untuk kebutuhan video, Samsung A15 5G hanya mendukung perekaman maksimal 1080p 30fps. Hal ini dinilai cukup tertinggal dibanding beberapa kompetitor yang sudah menawarkan video lebih stabil dan resolusi lebih tinggi.
Kualitas audio juga menjadi catatan karena Samsung A15 5G hanya menggunakan satu speaker bawah tanpa stereo speaker.
Masih Layak Dibeli atau Tidak?
Meski banyak dikritik, Samsung A15 5G tetap dianggap menarik bagi pengguna tertentu. Ponsel ini dinilai cocok untuk kebutuhan dasar seperti telepon, chatting, media sosial ringan, dan penggunaan harian sederhana.
Selain itu, build quality Samsung yang cukup solid dan kemudahan perbaikan komponen menjadi nilai tambah tersendiri.
Dengan harga bekas yang kini bahkan sudah turun di bawah Rp2 jutaan di beberapa marketplace global, Samsung A15 5G bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang mencari HP murah dengan baterai awet dan layar AMOLED.
Namun bagi pengguna yang mengutamakan performa cepat untuk gaming atau multitasking berat, Samsung A15 5G kemungkinan belum menjadi pilihan terbaik di 2026.
Editor : Gita Dwi Nuraini