RADAR TULUNGAGUNG - Kehadiran Vivo Y100 5G kembali menarik perhatian pasar smartphone kelas menengah di Indonesia. Perangkat ini resmi meluncur pada awal 2024 sebagai bagian dari lini Y series yang membawa sejumlah pembaruan signifikan, mulai dari desain, performa, hingga fitur baterai yang diklaim lebih tahan lama dibanding generasi sebelumnya.
Sejak diperkenalkan, Vivo Y100 5G langsung mencuri sorotan karena membawa kombinasi spesifikasi yang dianggap “tidak biasa” di kelas harga Rp3 jutaan. Mulai dari layar AMOLED 120Hz, chipset Snapdragon 4 Gen 2, hingga fast charging 80 watt, perangkat ini diposisikan sebagai smartphone all-rounder untuk kebutuhan harian hingga gaming ringan.
Desain Premium dan Layar AMOLED 120Hz
Salah satu daya tarik utama Vivo Y100 5G terletak pada desainnya yang menggunakan material “fiber leather” atau kulit vegan. Material ini membuat bodi belakang terlihat premium, sekaligus lebih tahan noda berkat lapisan anti-stain coating. Vivo juga menghadirkan pilihan warna seperti Ungu Anggrek dan Hitam Onix yang terinspirasi dari elemen khas Indonesia.
Dari sisi tampilan, perangkat ini membawa layar AMOLED 6,67 inci dengan resolusi Full HD+ serta refresh rate 120Hz. Layar tersebut sudah mendukung Smart Switch yang dapat menyesuaikan refresh rate secara otomatis antara 60Hz hingga 120Hz untuk efisiensi daya. Tingkat kecerahan layar juga cukup tinggi, mencapai 1200 nits peak brightness, sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Performa Snapdragon 4 Gen 2 dan Pengujian Gaming
Masuk ke sektor performa, Vivo Y100 5G ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 2 berbasis fabrikasi 4nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM 8GB serta extended RAM hingga 8GB tambahan, serta penyimpanan internal 128GB atau 256GB.
Dalam pengujian sintetis, perangkat ini mencatat skor AnTuTu di kisaran 380 ribuan. Sementara itu, hasil benchmark lain seperti Geekbench menunjukkan performa yang cukup stabil untuk kelas menengah.
Untuk penggunaan harian, performanya terbilang konsisten. Mobile Legends dapat berjalan stabil di 60 FPS, PUBG Mobile berada di kisaran 40 FPS, sedangkan Genshin Impact masih bisa dimainkan di setting lowest dengan rata-rata 37 hingga 52 FPS dan stabil di sekitar 42 FPS.
Meski bukan perangkat gaming murni, Vivo Y100 5G masih cukup mumpuni untuk game populer dengan setting menengah.
Kamera 50MP dan Fitur Video Dual View
Di sektor kamera, Vivo menyematkan konfigurasi kamera utama 50MP dan kamera ultrawide 8MP. Sementara kamera depan menggunakan sensor 8MP yang ditempatkan dalam punch hole di bagian tengah layar.
Kualitas foto dinilai cukup baik untuk kelasnya, meskipun belum terlalu konsisten dalam pengolahan warna. Perekaman video terbatas di 1080p 30FPS untuk kamera depan maupun belakang, tanpa dukungan 4K.
Salah satu fitur menarik adalah mode dual view, yang memungkinkan perekaman menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan. Fitur ini ditujukan untuk kebutuhan vlog atau konten kreator pemula.
Baterai 5000 mAh dan Fast Charging 80W
Daya tarik besar lainnya dari Vivo Y100 5G adalah sektor baterai. Perangkat ini dibekali baterai 5000 mAh dengan dukungan fast charging 80 watt yang diklaim mampu mengisi penuh dalam waktu sekitar 43 menit.
Dalam pengujian, pengisian hingga 50 persen hanya membutuhkan sekitar 18 menit. Selain itu, Vivo juga menawarkan klaim 4 tahun proteksi baterai, di mana kapasitas baterai dijamin tidak turun di bawah 80 persen. Jika terjadi penurunan, pengguna berhak mendapatkan penggantian baterai gratis satu kali.
Fitur Tambahan dan Harga
Fitur lain yang turut melengkapi Vivo Y100 5G antara lain dual stereo speaker, fingerprint di layar, face unlock, NFC multifungsi, serta sertifikasi IP54 yang membuatnya tahan terhadap debu dan cipratan air.
Untuk harga, perangkat ini dipasarkan mulai Rp3.899.000 untuk varian 128GB dan Rp4.199.000 untuk varian 256GB.
Secara keseluruhan, Vivo Y100 5G diposisikan sebagai smartphone seimbang dengan fokus pada desain premium, daya tahan baterai, serta performa cukup stabil untuk kebutuhan harian dan gaming ringan.
Editor : Gita Dwi Nuraini