RADAR TULUNGAGUNG - Redmi 15C resmi hadir meramaikan pasar smartphone entry level di Indonesia. Kehadiran Redmi 15C menjadi salah satu strategi Xiaomi untuk mempertahankan dominasinya di segmen HP murah, terutama setelah brand asal China tersebut disebut menjadi pemimpin market share smartphone Indonesia pada semester awal 2025.
Dibanderol mulai Rp1,5 jutaan, Redmi 15C menyasar pengguna yang membutuhkan smartphone terjangkau dengan baterai besar, layar lebar, dan fitur yang cukup lengkap untuk kebutuhan harian.
Berdasarkan ulasan video YouTube GadgetIn, Redmi 15C hadir membawa sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya, terutama di sektor baterai, pengisian daya, dan durabilitas.
Desain Redmi 15C Tampil Simpel dan Modern
Secara tampilan, Redmi 15C mengusung desain mainstream khas smartphone masa kini. Modul kameranya dibuat kotak dengan dua lingkaran kamera besar di bagian belakang, sekilas mirip lini flagship Xiaomi maupun seri Redmi Note terbaru.
Varian yang diuji dalam video hadir dengan warna Twilight Orange. Meski namanya orange, warna bodinya justru lebih mendekati beige atau krem netral.
Untuk build quality, Redmi 15C memiliki bobot 205 gram dengan bodi yang terasa cukup tebal karena membawa baterai jumbo 6000 mAh.
Meski tidak bisa dibilang ramping, desain HP ini masih cukup nyaman digenggam untuk penggunaan sehari-hari.
Spesifikasi Redmi 15C, Fokus pada Baterai dan Layar
Redmi 15C dibekali layar IPS LCD 6,9 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate hingga 120Hz. Namun refresh rate maksimal tersebut hanya aktif pada aplikasi tertentu.
Peningkatan lain yang cukup terasa ada pada tingkat kecerahan layar. Dibanding Redmi 14C, layar Redmi 15C disebut lebih terang dan masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan.
Di sektor performa, Xiaomi menyematkan chipset MediaTek Helio G81 yang dipadukan RAM 8GB plus virtual RAM hingga total 16GB serta penyimpanan internal 256GB.
Sayangnya, storage yang digunakan masih bertipe eMMC sehingga performa baca tulis belum secepat UFS.
Dalam pengujian benchmark, skor AnTuTu Redmi 15C berada di kisaran 264 ribu poin. Angka ini tergolong standar untuk smartphone kelas Rp1 jutaan.
Untuk gaming, Mobile Legends masih bisa dimainkan pada 60 fps, tetapi belum optimal untuk 90 fps. Sementara game berat seperti Genshin Impact terasa cukup berat dengan frame rate hanya sekitar 15 fps.
Artinya, Redmi 15C memang lebih cocok untuk gaming ringan dan aktivitas kasual.
Kamera 50 MP dan Fitur NFC Jadi Nilai Tambah
Di sektor fotografi, Redmi 15C membawa kamera utama 50 MP AI Camera. Hasil foto dinilai cukup baik untuk kelas harga Rp1 jutaan, meski detail dan dynamic range belum terlalu istimewa.
Untuk kamera depan, kualitas video selfie dinilai cukup layak dengan resolusi 1080p 30 fps.
Salah satu nilai jual utama Redmi 15C justru ada pada fitur tambahannya. Xiaomi sudah menyematkan NFC, fitur yang kini semakin dibutuhkan untuk cek saldo kartu e-money dan transaksi digital.
Tak hanya itu, Redmi 15C juga mengantongi sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan percikan air dan debu ringan.
Fitur lain yang tersedia meliputi USB Type-C, headphone jack 3.5 mm, slot microSD, dual SIM, dan charger 33W langsung di dalam box.
Harga Redmi 15C di Indonesia
Redmi 15C dijual dalam dua varian harga, yakni:
Redmi 15C 8GB/128GB: Rp1.599.000
Redmi 15C 8GB/256GB: Rp1.799.000
Dengan harga tersebut, Redmi 15C menawarkan kombinasi layar besar, baterai jumbo, charging cepat, serta NFC yang cukup menarik untuk pengguna budget terbatas.
Namun bagi pengguna yang mengejar performa gaming atau multitasking lebih kencang, disarankan mempertimbangkan smartphone di rentang harga Rp2 jutaan.
Secara keseluruhan, Redmi 15C cocok untuk pelajar, pekerja lapangan, atau pengguna yang lebih mengutamakan baterai tahan lama dan layar besar dibanding performa tinggi.
Bagi yang memiliki budget mentok Rp2 juta, Redmi 15C masih menjadi opsi aman di kelas entry level tahun ini.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina