Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Tecno Pova 7 4G Setelah 2 Bulan Pemakaian, Baterai 7000 mAh Jadi Andalan tapi Ada Kekurangan yang Bikin Banyak Orang Ragu Beli

Ingge Nayla Ayu Karina • Jumat, 15 Mei 2026 | 17:07 WIB
Tecno Pova 7 4G hadir dengan baterai 7000 mAh, performa gaming stabil, dan fitur lengkap. Simak review lengkap setelah 2 bulan pemakaian.
Tecno Pova 7 4G hadir dengan baterai 7000 mAh, performa gaming stabil, dan fitur lengkap. Simak review lengkap setelah 2 bulan pemakaian.gemini ai

 

RADAR TULUNGAGUNG - Tecno Pova 7 4G menjadi salah satu smartphone kelas Rp2 jutaan yang cukup ramai dibicarakan di pasar Indonesia. Kehadirannya menarik perhatian karena membawa baterai jumbo 7.000 mAh, desain gaming, serta spesifikasi yang diklaim cocok untuk pengguna aktif dan gamer mobile.

Baca Juga: Tecno Pova 7 Resmi Meluncur, HP Gaming 2 Jutaan dengan Baterai 7000 mAh dan Kamera 108 MP, Worth It Dibeli?

Namun, di balik keunggulan tersebut, tidak sedikit pengguna yang menilai Tecno Pova 7 4G sebagai versi downgrade dibanding pendahulunya. Hal ini muncul karena ada beberapa sektor yang justru mengalami penurunan dibanding seri sebelumnya.

 

Berdasarkan pengalaman penggunaan selama dua bulan, ponsel ini dibanderol sekitar Rp2,2 juta untuk varian RAM 8GB dengan penyimpanan 256GB. Ada juga versi 8/128GB yang lebih murah dan dinilai cocok bagi pengguna yang memakai microSD, karena perangkat ini sudah dibekali triple slot dual SIM plus memory card.

 

Baterai 7000 mAh Jadi Nilai Jual Utama

 

Kekuatan terbesar Tecno Pova 7 4G jelas ada pada sektor baterai. Dengan kapasitas 7.000 mAh, ponsel ini mampu bertahan sangat lama dalam pemakaian normal.

 

Untuk bermain Mobile Legends selama 2 jam 35 menit, baterai hanya berkurang 31 persen. Sementara streaming YouTube selama 2 jam 26 menit hanya menghabiskan 14 persen daya.

 

Aktivitas produktivitas seperti mengetik naskah selama 4 jam juga hanya mengurangi 14 persen baterai. Total screen on time yang didapat mencapai 12 jam dalam penggunaan campuran.

 

Bahkan tanpa gaming, screen on time bisa menembus 17 jam. Sedangkan untuk gaming penuh, daya tahan hampir mencapai 10 jam nonstop.

 

Menariknya, Tecno Pova 7 4G juga dibekali fitur bypass charging. Fitur ini memungkinkan daya langsung dialirkan ke sistem tanpa mengisi baterai saat bermain sambil charging, sehingga suhu lebih stabil dan umur baterai lebih awet.

 

Meski demikian, kecepatan charging turun dari 70W pada generasi sebelumnya menjadi 45W. Walau turun, pengisian dari 5 persen hingga penuh tetap hanya membutuhkan sekitar 80 menit.

 

Cocok untuk Gamer dan Pekerja Lapangan

 

Dari sisi performa, Tecno Pova 7 4G memakai chipset MediaTek Helio G100. Meski bukan chipset terbaru, performanya masih cukup stabil untuk kebutuhan harian hingga gaming.

 

Game seperti PUBG Mobile mampu berjalan hingga 56 FPS. Mobile Legends tembus rata-rata 88 FPS, Honor of Kings 83 FPS, dan Wild Rift sekitar 59 FPS.

 

Untuk game berat seperti Genshin Impact, performa masih playable dengan rata-rata 34 FPS. Zenless Zone Zero berada di kisaran 32 FPS pada setting rendah.

 

Suhu perangkat juga relatif aman. Dalam pengujian berbagai game, temperatur jarang melewati 45 derajat Celsius.

 

Tecno turut menyematkan touch sampling rate 250Hz, stereo speaker, NFC, IR blaster, jack audio 3.5mm, gyro hardware, serta fitur FreeLink yang memungkinkan komunikasi via Bluetooth tanpa internet hingga radius sekitar 500 meter.

 

Karena kombinasi baterai besar, fitur lengkap, dan daya tahan tinggi, ponsel ini dinilai cocok untuk gamer, sales lapangan, admin kantor, pendaki, hingga driver ojek online.

 

Layar dan Kamera Jadi Titik Lemah

 

Meski unggul di baterai, Tecno Pova 7 4G punya beberapa kelemahan.

 

Layarnya menggunakan panel IPS LCD Full HD+ 120Hz. Secara refresh rate memang mulus, tetapi kualitas warna dinilai kurang tajam dan terasa pudar.

 

Selain itu, layar terasa terlalu terang dengan tone kebiruan pada pengaturan default, sehingga membuat mata cepat lelah. Pengguna harus mengatur temperatur warna ke mode warm agar lebih nyaman.

 

Sayangnya, tidak tersedia opsi color gamut atau pengaturan skema warna yang lebih lengkap.

 

Di sektor kamera, Tecno membawa sensor utama 108MP yang hasilnya cukup baik untuk kelas harga Rp2 jutaan. Dynamic range masih oke dan foto siang terlihat tajam.

 

Namun, tidak ada kamera ultrawide. Kamera selfie juga turun drastis menjadi 8MP, dibanding generasi sebelumnya yang sudah 32MP.

 

Untuk video, kamera depan mampu merekam hingga 2K 30FPS, tetapi tanpa stabilisasi. Saat memakai Full HD 30FPS, stabilizer tersedia namun hasil tetap kurang maksimal.

 

Layak Dibeli atau Tidak?

 

Secara keseluruhan, Tecno Pova 7 4G bukan smartphone untuk semua orang.

 

Jika prioritas utama adalah baterai super awet, performa gaming stabil, fitur lengkap, serta perangkat yang bisa diandalkan seharian tanpa charger, maka HP ini sangat layak dipertimbangkan.

Baca Juga: Tecno Pova 7 Layak Dibeli? HP Gaming Murah dengan Baterai 7000 mAh Ini Disebut Lebih Worth It dari Rp5 Jutaan

Namun bagi pengguna yang mengutamakan layar bagus, kamera lebih lengkap, dan pengalaman multimedia premium, ada pilihan lain yang lebih menarik di kelas harga serupa.

 

Tecno Pova 7 4G terasa seperti smartphone niche yang sangat cocok untuk pengguna tertentu, terutama gamer dan pekerja lapangan yang butuh baterai monster.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#HP gaming 2 jutaan #Tecno Indonesia #review tecno pova 7 #baterai 7000mah #tecno pova 7 4g