JAKARTA - Xiaomi kembali memanaskan persaingan smartphone midrange lewat Redmi Note 15 Pro Plus. Varian tertinggi dari lini Redmi Note 15 series ini hadir dengan desain lebih premium, chipset lebih kencang, serta dukungan fast charging 100W yang menjadi pembeda utama dibanding Redmi Note 15 Pro 5G biasa.
Namun pertanyaan besarnya, apakah tambahan harga sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,3 juta benar-benar sepadan dengan peningkatan yang ditawarkan?
Redmi Note 15 Pro Plus hadir sebagai versi lebih mewah dari Redmi Note 15 Pro 5G. Secara tampilan, keduanya memang terlihat mirip karena sama-sama memakai modul kamera besar bergaya “kompor tungku” yang sudah menjadi ciri khas seri Redmi Note terbaru.
Meski demikian, saat digenggam langsung terasa perbedaan paling mencolok. Redmi Note 15 Pro Plus memakai desain layar dan bodi melengkung di bagian depan maupun belakang, sedangkan versi Pro biasa tampil flat sepenuhnya.
Desain Lebih Premium dan Ergonomis
Desain curved pada Redmi Note 15 Pro Plus membuat perangkat terasa lebih tipis dan nyaman digenggam. Modul kameranya juga terlihat lebih menyatu dengan bodi sehingga memberi kesan premium khas smartphone kelas atas.
Sementara Redmi Note 15 Pro 5G biasa tampil dengan desain datar yang lebih tegas ala iPhone modern. Perbedaan selera desain ini menjadi salah satu faktor penting sebelum memilih salah satu di antaranya.
Kedua perangkat sama-sama dibekali sertifikasi IP66, IP68, dan IP69K, serta perlindungan Corning Gorilla Glass Victus 2. Xiaomi juga memberikan garansi hingga 15 bulan dan promo garansi dua tahun pada masa penjualan perdana.
Layar Sama-sama Premium
Redmi Note 15 Pro Plus menggunakan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz. Dukungan HDR10+, Dolby Vision, PWM dimming 3840Hz, serta tingkat kecerahan tinggi membuat kualitas visualnya sangat baik di kelas menengah premium.
Meski spesifikasi layar di atas kertas identik dengan versi Pro biasa, pengalaman visual pada varian Plus terasa lebih mewah karena efek lengkung di sisi layar membuat pantulan cahaya terlihat lebih halus.
Bagi pengguna yang menyukai desain premium ala flagship, layar curved Redmi Note 15 Pro Plus menjadi nilai tambah yang cukup signifikan.
Snapdragon 7s Gen 4 Jadi Pembeda Utama
Perbedaan terbesar ada pada sektor performa. Redmi Note 15 Pro Plus memakai chipset Snapdragon 7s Gen 4, sementara Redmi Note 15 Pro biasa masih mengandalkan MediaTek Dimensity 7400 Ultra.
Dalam pengujian benchmark, Snapdragon 7s Gen 4 unggul sekitar 10 persen dengan selisih skor AnTuTu mencapai 100 ribuan poin.
Sayangnya, peningkatan performa tersebut belum terlalu terasa dalam penggunaan gaming nyata. Saat memainkan Mobile Legends, frame rate masih terkunci di 90 fps dan tidak benar-benar stabil penuh di angka tersebut.
Untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya juga masih mirip dengan versi Pro biasa di kisaran 30 fps saat battle.
Artinya, keunggulan chipset Snapdragon di Redmi Note 15 Pro Plus saat ini masih lebih terasa di benchmark dibanding pengalaman gaming sehari-hari.
Fast Charging 100W Jadi Senjata Tambahan
Sektor lain yang membedakan adalah pengisian daya. Redmi Note 15 Pro Plus dibekali charger 100W, jauh lebih tinggi dibanding Redmi Note 15 Pro biasa yang hanya 45W.
Meski begitu, peningkatan kecepatannya tidak sampai dua kali lipat. Pengisian daya hanya lebih cepat sekitar 10 hingga 20 menit dibanding versi Pro biasa.
Kapasitas baterainya sendiri berada di angka 6500 mAh, hanya selisih tipis 80 mAh dibanding Redmi Note 15 Pro.
Kamera Selfie Lebih Unggul
Di sektor kamera belakang, kedua perangkat sama-sama memakai sensor utama 200MP dan ultrawide 8MP. Hasil fotonya pun sangat mirip dalam kondisi normal.
Perbedaan baru terlihat pada kondisi malam hari, di mana Redmi Note 15 Pro Plus mampu menghasilkan detail sedikit lebih baik berkat pengolahan gambar dari chipset Snapdragon.
Namun peningkatan paling terasa justru ada di kamera depan. Redmi Note 15 Pro Plus memakai kamera selfie 32MP, sedangkan versi Pro biasa hanya 20MP.
Hasil selfie Redmi Note 15 Pro Plus terlihat lebih detail dengan efek blur background yang lebih natural.
Worth It atau Tidak?
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 Pro Plus bukan smartphone yang menawarkan lonjakan spesifikasi besar dibanding Redmi Note 15 Pro biasa. Performa gaming, kamera utama, hingga pengalaman penggunaan sehari-hari masih terasa sangat mirip.
Namun bagi pengguna yang menginginkan desain lebih premium, layar curved, pengisian daya lebih cepat, serta kamera selfie lebih baik, tambahan harga Rp1 jutaan pada Redmi Note 15 Pro Plus masih bisa dianggap layak.
Sebaliknya, jika fokus utama hanya pada performa dan value for money, Redmi Note 15 Pro 5G biasa tetap menjadi pilihan yang lebih rasional di kelas midrange.
Editor : Novica Satya Nadianti