JAKARTA - Xiaomi kembali bikin heboh pasar smartphone lewat kemunculan Redmi Note 15 Pro Plus versi China. Ponsel kelas menengah ini langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang tergolong agresif di kelas harga Rp4 jutaan, mulai dari baterai 7000 mAh, kamera telefoto, hingga sertifikasi IP68 dan IP69K.
Namun pertanyaan terbesar yang mulai ramai dibahas adalah apakah spesifikasi Redmi Note 15 Pro Plus versi global nantinya bakal tetap sama atau justru mengalami “sunat spesifikasi” seperti generasi sebelumnya.
Selain itu, rumor soal perangkat ini yang disebut-sebut bakal berubah nama menjadi Poco M8 Pro juga ikut memancing rasa penasaran para penggemar gadget.
Desain Baru dengan Nuansa Premium
Redmi Note 15 Pro Plus hadir dengan desain yang cukup berbeda dibanding generasi sebelumnya. Kotaknya kini tampil mirip seri Redmi Turbo dengan tulisan “Redmi” besar di bagian depan.
Untuk bodinya, Xiaomi memakai material fiberglass dengan finishing matte yang membuat perangkat terlihat lebih premium sekaligus diklaim lebih tahan benturan dibanding kaca biasa.
Meski frame-nya masih menggunakan plastik, bagian depan dan belakang dibuat sedikit melengkung sehingga memberi kesan nyaman saat digenggam. Modul kamera belakang tetap tampil besar ala “kompor empat tungku”, desain yang memang memancing pro dan kontra di kalangan pengguna.
Dimensi perangkat juga terasa lebih besar karena layar kini membesar menjadi 6,83 inci dari sebelumnya 6,67 inci. Beratnya mencapai 211 gram, membuat Redmi Note 15 Pro Plus terasa cukup bongsor saat digunakan dengan satu tangan.
Snapdragon 7s Gen 4 Jadi Senjata Baru
Salah satu daya tarik utama Redmi Note 15 Pro Plus ada di sektor performa. Smartphone ini ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang tergolong baru dan menawarkan peningkatan cukup signifikan dibanding Snapdragon 7s Gen 3 di Redmi Note 14 Pro Plus.
Skor AnTuTu perangkat ini mencapai sekitar 846 ribu poin. Angka tersebut memang masih berada di bawah Snapdragon 7 Gen 4 reguler, tetapi sudah cukup tinggi untuk kelas midrange.
Chipset tersebut dipadukan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 2.2. Walau belum memakai UFS generasi terbaru, performanya diperkirakan tetap memadai untuk gaming maupun multitasking harian.
Baterai 7000 mAh Jadi Andalan
Sektor baterai menjadi fitur paling mencolok dari Redmi Note 15 Pro Plus versi China. Xiaomi membekali perangkat ini dengan kapasitas jumbo 7000 mAh yang didukung fast charging 90W serta reverse charging.
Kapasitas ini jauh lebih besar dibanding mayoritas smartphone midrange saat ini. Dengan baterai sebesar itu, Redmi Note 15 Pro Plus diprediksi mampu bertahan sangat lama untuk penggunaan harian.
Namun ada kekhawatiran spesifikasi tersebut bakal dipangkas saat masuk pasar global. Pasalnya, Redmi Note 14 Pro Plus sebelumnya juga mengalami penurunan kapasitas baterai dari versi China ke versi internasional.
Kamera Telefoto Jadi Pembeda
Redmi Note 15 Pro Plus membawa konfigurasi kamera yang cukup menarik. Kamera utamanya menggunakan sensor 50MP Light Fusion 800 lengkap dengan OIS.
Yang paling mencuri perhatian adalah hadirnya lensa telefoto 50MP dengan optical zoom 2,5x. Fitur ini masih cukup jarang ditemukan di smartphone kelas menengah.
Selain itu tersedia kamera ultrawide 8MP dan kamera selfie 32MP. Untuk perekaman video, kamera belakang mendukung hingga 4K 30 fps, sedangkan kamera depan maksimal 1080p 60 fps.
Hasil kameranya disebut cukup tajam dengan efek bokeh yang natural. Namun terdapat sedikit perbedaan warna antara kamera utama dan ultrawide yang terlihat agak kehijauan.
Rumor Rebrand Jadi Poco M8 Pro
Rumor lain yang ikut ramai dibahas adalah kemungkinan Redmi Note 15 Pro Plus berubah nama menjadi Poco M8 Pro untuk pasar global.
Spekulasi tersebut muncul setelah situs teknologi China menemukan kode perangkat yang diduga berkaitan dengan Poco M8 Pro. Jika benar, versi global disebut bakal membawa baterai 6500 mAh dengan fast charging 100W.
Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Xiaomi terkait rumor tersebut.
Harga Masih Kompetitif
Di China, Redmi Note 15 Pro Plus dibanderol mulai sekitar Rp4,3 juta untuk varian 12GB/256GB hingga Rp5,2 juta untuk varian 16GB/512GB.
Harga tersebut memang belum termasuk pajak dan biaya masuk ke Indonesia. Namun jika spesifikasinya tetap dipertahankan saat masuk pasar global, Redmi Note 15 Pro Plus berpotensi menjadi salah satu HP midrange paling menarik tahun ini.
Apalagi kombinasi baterai 7000 mAh, kamera telefoto, Snapdragon terbaru, serta sertifikasi IP68 masih sangat jarang ditemukan di kelas harga tersebut.
Editor : Novica Satya Nadianti