JAKARTA - Infinix Note 50 akhirnya resmi hadir di Indonesia dan langsung menarik perhatian pecinta gadget kelas menengah. Smartphone terbaru dari Infinix ini membawa sejumlah upgrade menarik dibanding pendahulunya, terutama di sektor desain, layar, hingga fitur premium yang mulai jarang ditemukan di harga Rp2 jutaan.
Dalam sesi unboxing dan pengujian awal, Infinix Note 50 tampil sebagai salah satu HP paling menarik di kelas harga Rp2,5 jutaan. Saat flash sale, perangkat ini bahkan dibanderol hanya sekitar Rp2,5 juta, membuat value yang ditawarkan terasa semakin agresif.
Infinix Note 50 hadir membawa frame metal, layar AMOLED 144Hz, wireless charging 30W, hingga speaker stereo JBL. Kombinasi fitur tersebut membuat smartphone ini mulai disebut-sebut sebagai salah satu kandidat HP terbaik di kelas Rp2 jutaan.
Desain Premium dengan Frame Metal
Salah satu perubahan terbesar pada Infinix Note 50 ada di sektor desain. Smartphone ini kini menggunakan Ultra-Resilient Armor Alloy atau frame berbahan metal alloy yang membuat tampilannya jauh lebih premium dibanding seri sebelumnya.
Saat pertama kali digenggam, sensasi dingin dari frame metal langsung terasa. Bagian belakangnya juga menggunakan material kaca sehingga memberi kesan seperti smartphone flagship.
Meski begitu, desain modul kamera belakang masih menuai pro dan kontra. Susunan kamera yang terlihat cukup besar dan tidak simetris dianggap kurang menarik oleh sebagian pengguna. Namun secara keseluruhan, build quality perangkat ini tetap terasa mewah untuk kelas harganya.
Di paket penjualan, pengguna juga mendapatkan bonus MagPad wireless charger 20W, softcase, charger 45W, kabel USB Type-C, hingga kartu SVIP service.
Layar AMOLED 144Hz Jadi Nilai Jual
Infinix Note 50 dibekali layar AMOLED 6,78 inci beresolusi Full HD Plus dengan refresh rate hingga 144Hz.
Dalam pengujian, refresh rate 144Hz memang aktif meski tidak berjalan di semua aplikasi. Pada tampilan home screen dan beberapa aplikasi umum, refresh rate masih berada di kisaran 120Hz.
Namun tetap saja, kehadiran layar AMOLED 144Hz di harga Rp2 jutaan menjadi daya tarik besar. Apalagi bezel layarnya juga terlihat sangat tipis, bahkan disebut jauh lebih tipis dibanding beberapa kompetitor di kelas harga serupa.
Kualitas layar untuk kebutuhan multimedia dan gaming juga tergolong sangat baik. Warna terlihat tajam, cerah, dan nyaman digunakan untuk menonton video maupun bermain game.
Performa Helio G100 Masih Andal
Untuk dapur pacu, Infinix Note 50 menggunakan chipset MediaTek Helio G100 Ultimate yang sebenarnya masih satu keluarga dengan Helio G99.
RAM yang digunakan sebesar 8GB dengan penyimpanan internal 256GB. Skor AnTuTu yang diperoleh berada di kisaran 430 ribuan poin, angka yang tergolong standar untuk chipset tersebut.
Dalam pengujian gaming, Mobile Legends bisa dimainkan pada setting Ultra dengan mode Super 90 FPS. Gameplay terasa cukup lancar, meski saat team fight besar frame rate sempat turun ke kisaran 60 hingga 70 FPS.
Rata-rata frame rate yang didapat mencapai sekitar 79 FPS dengan suhu perangkat berada di angka 43 derajat Celsius.
Untuk PUBG Mobile, setting grafis mentok di Smooth Ultra dengan 40 FPS. Gameplay berjalan stabil tanpa kendala berarti dengan suhu perangkat sekitar 40 derajat Celsius.
Sementara saat memainkan Genshin Impact pada setting Lowest 60 FPS, performa masih tergolong playable. Frame rate rata-rata berada di kisaran 37 FPS dengan suhu maksimal sekitar 42 hingga 43 derajat Celsius.
Kamera 50MP OIS dan AI Mulai Diandalkan
Di sektor fotografi, Infinix Note 50 dibekali kamera utama 50MP yang sudah mendukung OIS atau Optical Image Stabilization.
Meski belum memiliki kamera ultrawide seperti versi Pro, hasil foto yang dihasilkan tetap tergolong baik di kelasnya. Infinix juga menghadirkan berbagai fitur AI, termasuk AI Eraser untuk menghapus objek pada foto.
Hasil pengujian menunjukkan AI Eraser mampu menghapus objek dengan cukup rapi, meski bayangan objek terkadang masih tersisa.
Untuk perekaman video, kamera belakang mendukung hingga resolusi 2K 30 FPS dan Full HD 60 FPS. Namun fitur stabilisasi hanya aktif pada mode 1080p 30 FPS.
Kamera depannya juga mendukung perekaman stabil di resolusi Full HD 30 FPS dengan hasil warna yang cukup natural.
Fitur Lengkap di Harga Rp2 Jutaan
Selain spesifikasi utama, Infinix Note 50 juga sudah dibekali NFC, gyro hardware, infrared blaster, Always On Display, hingga LED notifikasi aktif di bagian belakang bodi.
Sistem operasi XOS 15 berbasis Android 15 juga membawa tampilan yang lebih segar dengan jumlah bloatware yang disebut lebih minim dibanding generasi sebelumnya.
Dengan kombinasi desain premium, layar AMOLED 144Hz, frame metal, dan performa gaming yang masih kompetitif, Infinix Note 50 berpotensi menjadi salah satu HP paling worth it di kelas Rp2 jutaan.
Baca Juga: Update Harga Samsung Galaxy A17 5G Mei 2026: Masih Jadi Raja HP Menengah dengan Update OS 6 Tahun?
Editor : Novica Satya Nadianti