JAKARTA - Tecno POVA 6 menjadi salah satu smartphone yang cukup menarik perhatian di kelas Rp2 jutaan. Pasalnya, HP gaming besutan Tecno ini mengalami penurunan harga yang cukup drastis. Dari harga rilis Rp2,8 juta, Tecno POVA 6 kini bahkan sudah bisa dibeli di kisaran Rp2,1 jutaan dalam waktu kurang dari dua bulan.
Penurunan harga tersebut membuat banyak pengguna mulai penasaran, apakah Tecno POVA 6 memang kurang laku atau justru menjadi “hidden gem” di kelas entry gaming. Setelah diuji secara menyeluruh, smartphone ini ternyata masih menawarkan banyak keunggulan menarik untuk harga Rp2 jutaan.
Tecno POVA 6 hadir membawa chipset MediaTek Helio G99 Ultimate dengan baterai jumbo 6000 mAh, layar AMOLED 120Hz, hingga fast charging 70 watt. Kombinasi spesifikasi tersebut membuat HP ini terlihat cukup agresif di kelas harga terjangkau.
Desain Futuristik tapi Tidak untuk Semua Orang
Dari sektor desain, Tecno POVA 6 masih mempertahankan identitas cyber mecha khas seri POVA. Tampilan belakangnya terlihat ramai dengan ornamen futuristik dan modul kamera besar.
Meski desain seperti ini memang menjadi ciri khas Tecno POVA, tidak semua pengguna menyukai tampilannya. Backdoor glossy berbahan plastik juga dinilai cukup rawan meninggalkan noda dan jamur.
Namun, Tecno tetap memberikan build quality yang tergolong solid untuk harga Rp2 jutaan. Frame dibuat kotak dengan finishing matte, tombol terasa kliky, dan bodinya sudah memiliki sertifikasi IP53.
Menariknya, meski membawa baterai besar, bodi Tecno POVA 6 tetap terasa tipis sehingga masih nyaman digunakan dengan satu tangan.
Helio G99 Ultimate Masih Jadi Andalan
Di sektor performa, Tecno POVA 6 menggunakan chipset Helio G99 Ultimate fabrikasi 6nm dari TSMC. Chipset ini memang sudah menjadi “langganan” Transsion Group, termasuk Tecno, Infinix, dan Itel.
Untuk performa benchmark, Tecno POVA 6 berhasil mencatat skor AnTuTu v10 di angka 436 ribuan poin. Sementara Geekbench 6 memperoleh skor 744 poin untuk single-core dan 1.999 poin untuk multi-core.
HP ini juga dibekali RAM 8 GB atau 12 GB dengan memori internal 256 GB UFS 2.2. Sayangnya, fitur bypass charging hanya tersedia di varian Pro 5G.
Meski begitu, performa harian Tecno POVA 6 dinilai masih sangat mencukupi. Aktivitas multitasking berjalan lancar dan suhu perangkat tergolong adem berkat penggunaan vapor chamber seluas 2871 mm persegi.
Saat digunakan gaming, suhu rata-rata hanya berada di kisaran 39 hingga 42 derajat Celsius.
Layar AMOLED 120Hz dan Fitur Lengkap
Tecno POVA 6 memakai layar AMOLED 6,78 inci Full HD Plus dengan refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 360Hz. Kualitas layarnya dinilai sudah sangat baik di kelas harga Rp2 jutaan.
Warna terlihat tajam, brightness mencapai 1300 nits, dan layarnya sudah dilapisi oleophobic coating sehingga terasa licin saat digunakan bermain game.
Smartphone ini juga dibekali fitur yang cukup lengkap seperti NFC, infrared blaster, gyro hardware, fingerprint cepat, hingga slot microSD dan jack audio 3,5 mm yang kini mulai langka.
Vibration motor di HP ini juga mendapat pujian karena terasa empuk dan level getarnya bisa diatur sesuai kebutuhan.
Gaming Stabil, Mobile Legends Bisa 90 FPS
Sebagai HP gaming entry level, Tecno POVA 6 menawarkan performa gaming yang cukup menarik. Mobile Legends dapat berjalan di setting Ultra Super dengan frame rate stabil di kisaran 80 hingga 90 FPS.
Setelah bermain selama satu jam, baterai hanya berkurang 16 persen dengan suhu sekitar 41 derajat Celsius.
Untuk PUBG Mobile, gameplay stabil di 40 FPS dengan gyro hardware yang responsif. Sementara Genshin Impact di setting medium 30 FPS masih tergolong playable meski sesekali muncul micro lag.
Game rhythm seperti Bang Dream juga berjalan sangat lancar tanpa touch delay maupun audio delay.
Kamera Banyak Meningkat
Sektor kamera menjadi salah satu peningkatan paling terasa di Tecno POVA 6. Smartphone ini menggunakan kamera utama 108 MP dengan sensor Samsung ISOCELL HM6.
Hasil fotonya dinilai jauh lebih baik dibanding seri POVA sebelumnya. Detail terlihat cukup tajam, dynamic range sudah oke, dan warna masih nyaman dilihat meski saturasi sedikit ditingkatkan.
Untuk low light memang belum terlalu istimewa karena noise mulai muncul saat kondisi cahaya minim. Perekaman video sendiri mentok di resolusi 2K 30 FPS dengan stabilisasi yang hanya tersedia di Full HD 30 FPS.
Baca Juga: Update Harga Samsung Galaxy A17 5G Mei 2026: Masih Jadi Raja HP Menengah dengan Update OS 6 Tahun?
Worth It di Harga Rp2,1 Juta?
Secara keseluruhan, Tecno POVA 6 masih menjadi salah satu HP gaming paling menarik di harga Rp2 jutaan, apalagi setelah harganya turun drastis menjadi Rp2,1 juta.
Kelebihan seperti layar AMOLED 120Hz, baterai awet, fast charging 70 watt, performa gaming stabil, hingga kamera yang meningkat membuat HP ini layak dipertimbangkan.
Meski update software hanya satu kali Android dan desainnya tidak cocok untuk semua orang, Tecno POVA 6 tetap terasa worth it untuk pengguna yang mencari HP gaming all-rounder murah.
Editor : Novica Satya Nadianti