JAKARTA - Tecno Pova 6 menjadi salah satu HP gaming Rp2 jutaan yang cukup ramai dibicarakan dalam beberapa bulan terakhir. Smartphone ini menawarkan kombinasi layar AMOLED 120Hz, chipset Helio G99 Ultimate, baterai 6000 mAh, hingga desain futuristik dengan lampu LED khas gaming.
Namun setelah dipakai selama lebih dari satu bulan, ternyata Tecno Pova 6 tidak hanya menyimpan kelebihan. Ada pula sejumlah kekurangan yang mulai terasa, mulai dari strategi harga yang dianggap terlalu cepat turun hingga beberapa gimmick yang dinilai bisa mengelabui konsumen.
Meski begitu, Tecno Pova 6 tetap dianggap sebagai salah satu HP gaming 4G paling lengkap di kelas harga Rp2 jutaan. Performa gaming stabil, fitur melimpah, dan baterai jumbo menjadi daya tarik utama smartphone ini.
Harga Cepat Turun Jadi Sorotan
Hal pertama yang paling disorot dari Tecno Pova 6 justru bukan spesifikasinya, melainkan strategi harga dari Tecno sendiri. Saat awal rilis, smartphone ini dijual di kisaran Rp2,7 jutaan. Namun hanya dalam waktu sekitar tiga bulan, harga pasarnya sudah turun hingga Rp2,2 jutaan.
Kondisi ini membuat pengguna yang membeli di awal peluncuran merasa kurang diuntungkan karena penurunan harga terjadi terlalu cepat. Situasi tersebut juga berpotensi membuat calon pembeli berpikir ulang untuk membeli HP Tecno saat pertama kali rilis.
Selain harga, beberapa gimmick pada smartphone ini juga dianggap kurang transparan. Salah satunya pada modul kamera belakang yang terlihat memiliki dua kamera, padahal hanya satu lensa utama yang benar-benar berfungsi maksimal.
Klaim update Android juga menjadi perhatian. Tecno memang menuliskan dukungan dua kali update, tetapi setelah dicermati ternyata perangkat ini hanya mendapat peningkatan dari Android 14 ke Android 15.
Handling Kurang Nyaman Tanpa Casing
Meski memiliki desain tipis 7,9 mm dan bobot yang relatif ringan, handling Tecno Pova 6 dinilai kurang nyaman saat digunakan tanpa casing.
Frame plastik dengan desain flat membuat tangan lebih cepat pegal ketika dipakai bermain game dalam waktu lama. Tidak adanya lekukan ergonomis pada frame membuat grip terasa kurang natural di telapak tangan.
Padahal smartphone ini dipasarkan sebagai HP gaming yang identik dengan penggunaan intensif dalam durasi panjang.
Absennya Ultrawide dan Bypass Charging
Tecno Pova 6 memang fokus sebagai smartphone gaming, sehingga absennya kamera ultrawide masih dianggap bisa dimaklumi. Namun yang cukup sering dipertanyakan pengguna adalah tidak adanya fitur bypass charging.
Fitur tersebut sebenarnya sudah tersedia pada Tecno Pova 6 Pro maupun Infinix Note 40, tetapi absen di versi reguler.
Meski begitu, Tecno menyediakan mode pengisian daya suhu rendah saat bermain game sambil charging. Sistem ini akan menyesuaikan kecepatan pengisian agar suhu perangkat tetap stabil dan baterai tidak cepat rusak.
Dengan baterai 6000 mAh, Tecno Pova 6 diklaim mampu bertahan hingga hampir tujuh jam bermain game nonstop. Charging 70 watt bawaan juga mampu mengisi baterai dari 10 persen ke 67 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Sinyal dan UI Jadi Kelebihan Tersembunyi
Di balik kekurangannya, Tecno Pova 6 ternyata memiliki beberapa kelebihan yang jarang dibahas. Salah satunya adalah kualitas penerimaan sinyal yang dinilai sangat baik.
Smartphone ini mampu mendapatkan koneksi stabil bahkan di area parkir gedung bertingkat. Kemampuan menangkap sinyal WiFi dan jaringan seluler juga disebut lebih baik dibanding beberapa rival di kelas harga serupa.
Selain itu, antarmuka HiOS pada Tecno Pova 6 juga mendapat pujian karena tampil simpel, ringan, dan minim iklan mengganggu. Fitur AI Translate, aplikasi ganda, smart panel, hingga dynamic port menjadi nilai tambah yang cukup berguna untuk aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Update Harga Samsung Galaxy A17 5G Mei 2026: Masih Jadi Raja HP Menengah dengan Update OS 6 Tahun?
Performa Gaming Masih Jadi Andalan
Untuk gaming, Tecno Pova 6 tetap tampil memuaskan di kelasnya. Smartphone ini menggunakan chipset MediaTek Helio G99 Ultimate dengan RAM 8 GB serta penyimpanan UFS 2.2 256 GB.
Game Mobile Legends mampu berjalan di kisaran 84 FPS pada setting tinggi. PUBG Mobile stabil di setting Smooth Ultra, sementara Zenless Zone Zero masih bisa dimainkan di sekitar 37 FPS.
Fitur gaming tambahan seperti game space, touch sampling rate tinggi, stereo speaker Dolby Atmos, hingga gyro hardware membuat pengalaman bermain game terasa lebih optimal.
Secara keseluruhan, Tecno Pova 6 masih menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari HP gaming murah dengan fitur lengkap. Meski memiliki sejumlah catatan, smartphone ini tetap menawarkan value yang cukup kompetitif di kelas Rp2 jutaan.
Editor : Novica Satya Nadianti