RADAR TULUNGAGUNG - Polytron Fox 350 resmi hadir sebagai generasi penerus Fox-R yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan motor listrik Polytron di Indonesia.
Motor listrik terbaru ini langsung mencuri perhatian karena menawarkan harga relatif murah, yakni sekitar Rp15,5 juta dengan sistem sewa baterai.
Sementara jika membeli sekaligus dengan baterainya, harganya mencapai Rp27,5 juta.
Meski murah, Polytron Fox 350 membawa banyak pembaruan dibanding generasi sebelumnya.
Mulai dari fitur, kenyamanan berkendara, hingga sistem penggerak yang diklaim lebih halus.
Namun di balik kelebihannya, motor listrik ini juga masih menyimpan sejumlah kekurangan yang cukup terasa saat digunakan harian.
Baca Juga: HP Xiaomi Terbaru 2026 Makin Gahar, Xiaomi 17 Ultra Jadi Incaran Pengguna Sangat Keren
Performa Halus dan Responsif
Secara spesifikasi, Polytron Fox 350 masih menggunakan motor listrik 3 kW dengan peak power 6,4 kW dan torsi 187 Nm. Top speed-nya mencapai 95 km/jam.
Performa akselerasinya disebut mirip dengan Fox-R, tetapi karakter tenaga kini terasa lebih halus. Respons throttle juga lebih responsif tanpa jeda mengganggu seperti generasi sebelumnya.
Motor ini juga sudah dibekali regenerative brake yang membantu mengisi ulang baterai saat motor melakukan deselerasi.
Selain itu, Polytron menghadirkan fitur Hill Start Assist untuk membantu pengendara saat berhenti di tanjakan.
Baterai Awet dan Jarak Tempuh Realistis
Polytron Fox 350 menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dikenal lebih aman dan awet. Waktu pengisian dayanya sekitar 4 hingga 5 jam menggunakan charger standar bawaan.
Dalam pengujian mode D dengan kecepatan santai, motor ini mampu menempuh 136 km dengan sisa baterai 4 persen. Sedangkan pada mode S yang dipakai agresif, jarak tempuhnya mencapai 92,7 km.
Hal menarik lainnya, performa motor tidak turun drastis ketika baterai hampir habis. Bahkan saat baterai tinggal 5 persen, motor masih sanggup melaju hingga 60 km/jam.
Fitur Lengkap ala Motor Premium
Untuk ukuran motor listrik Rp15 jutaan, fitur Polytron Fox 350 tergolong sangat lengkap.
Motor ini sudah menggunakan keyless system dengan remote multifungsi. Pengendara juga dapat menghidupkan motor menggunakan aplikasi smartphone.
Selain itu terdapat cruise control, mode mundur, USB Type-C charger, hazard, alarm otomatis, hingga sistem pengunci roda belakang ketika alarm aktif.
Bagasi di bawah jok juga cukup besar dan mampu memuat helm open face serta charger bawaan.
Kenyamanan Masih Jadi PR
Meski ergonominya lebih baik dibanding Fox-R, kenyamanan Fox 350 masih belum sempurna.
Posisi kaki memang lebih santai berkat desain dek baru, tetapi area tengah motor terasa terlalu lebar sehingga paha cepat pegal saat perjalanan jauh.
Jok motor juga dinilai terlalu tipis. Awalnya terasa empuk, tetapi setelah dipakai sekitar 30 hingga 45 menit mulai terasa keras di bagian bawah.
Suspensi Terlalu Empuk
Bagian yang paling banyak mendapat sorotan adalah suspensi. Karakter suspensi depan dan belakang dianggap terlalu empuk sehingga motor terasa mengayun.
Saat melewati polisi tidur atau jalan berlubang, suspensi depan mudah mentok. Bahkan standar tengah juga sering menimbulkan bunyi cukup berisik ketika motor melewati jalan bergelombang.
Selain itu kualitas finishing beberapa bagian bodi masih dinilai biasa saja. Terdapat celah bodi yang kurang rapi serta laci depan yang kadang terbuka sendiri saat melewati jalan rusak.
Masih Menarik untuk Dibeli?
Walau memiliki beberapa kekurangan, Polytron Fox 350 tetap menawarkan value menarik untuk kelas motor listrik entry level.
Jarak tempuh realistis, fitur melimpah, serta biaya pembelian awal yang relatif murah menjadi daya tarik utamanya.
Motor ini cocok untuk penggunaan harian di perkotaan, terutama bagi pengguna yang mencari kendaraan hemat dengan teknologi modern dan desain bergaya maxi scooter.
Baca Juga: HP Xiaomi Terbaru 2026 Makin Gahar, Xiaomi 17 Ultra Jadi Incaran Pengguna Sangat Keren
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan