Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Jujur Indomobil E-Motor Tirano Setelah 5.000 Km, Ternyata Lebih Cocok Buat Harian daripada Touring Jarak Jauh

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:54 WIB
Review jujur Indomobil E-Motor Tirano usai 5.000 km, ternyata lebih cocok buat harian daripada touring. (Ilustrasi Gemini AI)
Review jujur Indomobil E-Motor Tirano usai 5.000 km, ternyata lebih cocok buat harian daripada touring. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik adventure-style semakin diminati masyarakat Indonesia.

Salah satu yang ramai dibicarakan adalah Indomobil melalui produk andalannya, Indomobil E-Motor Tirano. Namun bagaimana rasanya setelah dipakai ribuan kilometer?

YouTuber otomotif Om Faiz akhirnya mengungkap pengalaman jujurnya setelah menggunakan Indomobil E-Motor Tirano sejauh lebih dari 5.000 kilometer.

Dalam video di kanal YouTube miliknya, ia mengaku motor listrik tersebut ternyata lebih cocok dipakai harian dibanding touring jarak jauh.

Sejak awal, Om Faiz menegaskan bahwa motor tersebut dibeli menggunakan uang pribadi, bukan pemberian dari pihak produsen.

Hal itu disampaikan agar penilaiannya dianggap lebih objektif oleh penonton.

Selama pemakaian, motor listrik Tirano miliknya sudah mengalami banyak modifikasi.

Mulai dari jok yang ditinggikan empat sentimeter menggunakan busa medium density, pemasangan racer stang model pivot, hingga penggantian suspensi depan dan belakang agar lebih nyaman dipakai.

Bagian belakang menggunakan suspensi KTC Razor Pro milik PCX 160, sedangkan suspensi depan diganti memakai KYB Zeto milik NMAX.

Tak hanya itu, velg depan juga diganti menjadi ukuran 14 inci milik Aerox lengkap dengan ban FDR Hover.

Baca Juga: Indomobil E-Motor CTI Jadi Ancaman Motor Matic Bensin, Harga Rp15 Jutaan tapi Fitur dan Jarak Tempuh Bikin Kaget

Dipakai Touring hingga Hampir 2.000 Kilometer

Om Faiz mengaku sempat menggunakan Indomobil E-Motor Tirano untuk dua kali touring jarak jauh. Touring pertama dilakukan mengelilingi wilayah Banten dengan rute Cilegon hingga Labuan.

Namun saat perjalanan tersebut, motor sempat kehabisan baterai meski jaraknya hanya sekitar 72 kilometer. Ia akhirnya harus menumpang mengisi daya di sebuah warung menggunakan charger adjustable Huawei.

Touring kedua bahkan jauh lebih ekstrem. Ia melakukan perjalanan dari Tangerang menuju Madiun pulang-pergi dengan total jarak mencapai 1.883 kilometer.

Rutenya melewati Pantura, Semarang, Salatiga, Madiun, lalu pulang lewat jalur selatan seperti Ponorogo, Pacitan, Gunung Kidul, Pangandaran hingga Sumedang sebelum kembali ke Tangerang.

Dalam perjalanan panjang itu, Om Faiz menggunakan baterai tambahan serta charger adjustable agar pengisian daya lebih fleksibel.

Desain Adventure, Tapi Karakter Harian

Meski tampilannya sangat identik dengan motor adventure touring, Om Faiz justru merasa karakter asli Tirano lebih cocok dipakai harian.

Menurutnya, desain Tirano memang menarik untuk pecinta touring karena sudah dilengkapi crash bar, bracket top box, dudukan side bag hingga kapasitas angkut barang cukup besar.

“Kalau tampilannya memang motor adventure buat touring, tapi rasa penggunaannya lebih cocok buat harian,” ujarnya.

Ia mengaku keinginan touring menggunakan Tirano perlahan hilang setelah perjalanan jauh ke Madiun. Kini motor tersebut lebih sering dipakai pergi ke kantor dengan jarak harian sekitar 26 kilometer pulang-pergi.

Minim Perawatan dan Jarang Bermasalah

Di sisi lain, Om Faiz memuji kepraktisan motor listrik ini. Selama pemakaian ribuan kilometer, hampir tidak ada masalah serius yang ditemui.

Motor tetap aman digunakan saat melewati banjir dan tidak membutuhkan banyak perawatan. Tidak ada penggantian oli maupun filter seperti motor konvensional.

Menurutnya, keunggulan utama Tirano memang terletak pada efisiensi penggunaan harian. Dengan jarak tempuh sekitar 80 kilometer dan kecepatan maksimum 85 km/jam, performanya dianggap sudah cukup untuk aktivitas sehari-hari.

Garansi baterai selama tiga tahun juga menjadi nilai tambah yang cukup menarik bagi konsumen motor listrik pemula.

Kurang Cocok untuk Modifikasi Ekstrem

Meski begitu, Om Faiz memberikan catatan penting terkait rangka motor. Ia merasa bagian main frame kurang kokoh ketika motor dipacu dalam kecepatan tinggi.

Getaran mulai terasa ketika motor dipakai kencang atau berencana di-upgrade menggunakan controller dan baterai lebih besar.

Karena alasan tersebut, ia menyarankan pengguna yang ingin motor listrik untuk kecepatan ekstrem atau touring berat sebaiknya mempertimbangkan pilihan lain.

“Kalau buat harian sih cocok banget. Tapi kalau buat main-main atau pengin kencang, mungkin ada pilihan lain yang lebih menarik,” pungkasnya.

Baca Juga: Indomobil E-Motor CTI Jadi Ancaman Motor Matic Bensin, Harga Rp15 Jutaan tapi Fitur dan Jarak Tempuh Bikin Kaget

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#review motor listrik #touring motor listrik #motor listrik adventure #Indomobil E-Motor Tirano #Om Faiz