Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motor Listrik Sprinter LX, Prime, dan Pro Jadi Sorotan, Ternyata Ini Perbedaan Desain yang Bikin Bingung Pilih

Muhamad Ahsanul Wildan • Minggu, 17 Mei 2026 | 12:24 WIB
Motor listrik Sprinter LX, Prime, dan Pro punya desain berbeda, dari lampu hingga body premium yang bikin penasaran. (Ilustrasi Gemini AI)
Motor listrik Sprinter LX, Prime, dan Pro punya desain berbeda, dari lampu hingga body premium yang bikin penasaran. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik Sprinter LX, Prime, dan Pro tengah menarik perhatian masyarakat, khususnya pecinta kendaraan listrik bergaya modern.

Tiga varian dari ETSA tersebut hadir dengan tampilan berbeda yang membuat calon pembeli sering bingung menentukan pilihan.

Dalam video perbandingan yang diunggah di YouTube, ketiga motor listrik ini diperlihatkan secara detail.

Mulai dari desain lampu, bentuk body, dashboard digital, hingga finishing bodi yang ternyata memiliki perbedaan cukup mencolok.

Meski berasal dari satu seri yang sama, masing-masing tipe memiliki karakter tersendiri.

Hal inilah yang membuat motor listrik Sprinter LX, Prime, dan Pro mulai ramai diperbincangkan di kalangan pengguna kendaraan listrik perkotaan.

Baca Juga: Motor Listrik Alpha One Bisa Tembus 140 Km/Jam, Rahasia Upgrade 72 Volt Ini Bikin Tanjakan Bromo Tak Lagi Menyeramkan

Tampilan Prime Disebut Paling Unik

Dari segi desain, Sprinter Prime menjadi tipe yang paling mudah dikenali. Motor listrik ini memakai lampu depan berbentuk bulat yang memberi kesan retro modern sekaligus futuristis.

Tidak hanya lampu depan, kaca spion pada Sprinter Prime juga berbentuk bulat seperti Sprinter LX. Sedangkan Sprinter Pro tampil berbeda dengan model kaca spion mengotak yang terlihat lebih agresif.

Sprinter LX sendiri hadir dengan desain yang lebih sederhana dan minimalis. Bentuk bodinya cenderung kotak dibanding Prime dan Pro yang memiliki lekukan lebih tajam.

Pada bagian belakang, Sprinter Prime dan Pro tampil dengan desain lampu belakang mengerucut. Sementara Sprinter LX memiliki bentuk yang lebih pesek atau mengotak.

Sprinter Pro Tampil Lebih Premium

Jika dibandingkan dua tipe lainnya, Sprinter Pro terlihat paling premium. Hal itu terlihat dari penggunaan finishing body halus dengan cat glossy yang membuat tampilannya lebih elegan.

Berbeda dengan Sprinter LX dan Prime yang memakai tekstur kasar menyerupai kulit jeruk pada bagian dalam body. Meski sederhana, tekstur tersebut tetap memberi kesan kokoh dan modern.

Motor listrik Sprinter Pro juga cocok bagi pengguna yang ingin tampil lebih eksklusif di jalan. Apalagi desain spion mengotak dan lampu depan persegi membuat tampilannya semakin sporty.

Fitur Modern Tetap Jadi Andalan

Meski berbeda desain, ketiga motor listrik ini sama-sama dibekali dashboard digital modern. Panel tersebut memudahkan pengendara melihat informasi kendaraan saat berkendara.

Selain itu, seluruh tipe sudah menggunakan sistem pengereman cakram depan dan belakang. Kehadiran disc brake pada kedua roda menjadi nilai plus karena membuat pengereman lebih aman.

Bagasi luas juga menjadi salah satu keunggulan seri motor listrik Sprinter. Pengguna dapat menyimpan barang bawaan harian dengan lebih praktis.

Pada Sprinter LX, desain penutup bagian cakram dibuat lebih terbuka sehingga kaliper rem terlihat jelas. Detail tersebut justru membuat tampilannya terlihat sporty dan modern.

Cocok untuk Mobilitas Perkotaan

Motor listrik Sprinter LX, Prime, dan Pro dirancang untuk mendukung mobilitas harian masyarakat perkotaan. Ukuran bodi yang compact membuat motor ini nyaman digunakan di jalanan padat.

Selain ramah lingkungan, motor listrik juga mulai diminati karena biaya operasionalnya lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar minyak.

ETSA pun menghadirkan tiga pilihan warna menarik pada masing-masing tipe. Konsumen dapat memilih sesuai karakter dan gaya berkendara yang diinginkan.

Bagi pengguna yang menyukai desain simpel, Sprinter LX bisa menjadi pilihan. Jika ingin tampil unik, Sprinter Prime lebih cocok digunakan. Sedangkan Sprinter Pro pas bagi pengendara yang menginginkan tampilan modern dan premium.

Dengan banyaknya pilihan desain tersebut, seri motor listrik Sprinter diprediksi semakin diminati pasar kendaraan listrik Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga: Motor Listrik Alpha One Bisa Tembus 140 Km/Jam, Rahasia Upgrade 72 Volt Ini Bikin Tanjakan Bromo Tak Lagi Menyeramkan

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#kendaraan listrik Indonesia #Sprinter LX #Sprinter Prime #Sprinter Pro #motor listrik