RADAR TULUNGAGUNG - Polytron Fox 350 mulai mencuri perhatian pecinta kendaraan roda dua di Indonesia.
Motor listrik terbaru dari Polytron ini hadir sebagai penerus Fox Air yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu motor listrik terlaris di Indonesia.
Kehadiran Polytron Fox 350 membawa banyak perubahan dibanding generasi sebelumnya.
Dengan harga di kisaran Rp15 jutaan, motor listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 140 kilometer serta sejumlah fitur modern yang mulai diburu masyarakat perkotaan.
Polytron Fox 350 juga hadir di tengah meningkatnya kebutuhan kendaraan hemat biaya operasional.
Di saat kondisi ekonomi dan harga bahan bakar menjadi perhatian masyarakat, motor listrik dinilai mulai menjadi solusi alternatif untuk mobilitas harian.
Baca Juga: iQOO Neo 10 5G Jadi HP Gaming Paling Stabil 2026, Layar 144 Hz dan Snapdragon 8s Gen 4 Bikin Ngiler
Posisi Duduk Lebih Nyaman dari Fox Air
Salah satu perubahan paling terasa pada Polytron Fox 350 ada pada desain deck kaki. Posisi dek kanan dan kiri kini dibuat lebih rendah dibanding bagian tengah, sehingga posisi duduk terasa lebih natural.
Perubahan ini menjawab keluhan pengguna Fox Air sebelumnya yang merasa posisi duduk terlalu jongkok, terutama bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 170 cm ke atas.
Selain itu, stang motor kini dibuat lebih lebar sehingga handling terasa lebih nyaman saat digunakan di jalan perkotaan. Pengendara juga memiliki ruang kaki yang lebih luas dibanding model sebelumnya.
Meski demikian, kenyamanan jok masih dianggap kurang maksimal untuk perjalanan jauh. Jok memang terasa empuk, namun belum mampu menopang pinggang dengan baik sehingga berpotensi membuat pengendara cepat pegal saat touring.
Suspensi dan Rem Jadi Catatan
Dalam penggunaan harian di area perkotaan, Polytron Fox 350 masih cukup nyaman diajak bermanuver di tengah kemacetan. Namun sektor suspensi disebut belum sehalus skutik premium seperti NMAX maupun PCX.
Karakter suspensinya masih terasa keras ketika melewati polisi tidur atau jalan bergelombang kecil. Guncangan bahkan masih cukup terasa hingga ke tubuh pengendara maupun penumpang belakang.
Sementara pada sektor pengereman, Polytron Fox 350 masih menggunakan rem cakram di depan dan belakang seperti Fox Air. Namun respons rem dinilai belum konsisten karena terkadang membutuhkan tarikan tuas lebih dalam agar pengereman terasa pakem.
Mode Sport Bisa Tembus 90 Km/Jam
Soal performa, Polytron Fox 350 mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding Fox Air. Motor ini memiliki dua mode berkendara, yakni mode D dan mode S.
Pada mode D, karakter tarikan dibuat lebih halus dan cocok digunakan untuk kebutuhan dalam kota. Kecepatan motor di mode ini tertahan di kisaran 60 km/jam sehingga lebih hemat daya.
Sedangkan mode S atau sport menawarkan akselerasi lebih responsif dengan kecepatan maksimal mencapai 90 km/jam. Mode ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih agresif, meski konsumsi baterai menjadi lebih boros.
Konsumsi Daya Irit, Bisa Tempuh 140 Kilometer
Salah satu keunggulan utama Polytron Fox 350 ada pada efisiensi konsumsi dayanya. Berdasarkan pengujian, konsumsi listrik paling hemat mencapai 25 Wh per kilometer.
Dengan kapasitas baterai 3,7 kWh, angka tersebut membuat motor ini mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Hasil ini bahkan melebihi klaim resmi Polytron yang menyebut jarak tempuh maksimal di angka 130 kilometer.
Sementara untuk penggunaan kombinasi mode D dan S di area perkotaan, konsumsi daya tercatat sekitar 33,8 Wh per kilometer.
Fitur Modern Jadi Andalan
Polytron Fox 350 juga dibekali sejumlah fitur modern yang cukup membantu pengguna sehari-hari. Tiga fitur yang paling banyak disorot adalah cruise control, regenerative braking, dan hill start assist.
Fitur cruise control memungkinkan pengendara menjaga kecepatan tanpa perlu terus menarik gas. Sementara hill start assist membantu motor tetap tertahan saat berada di tanjakan.
Adapun regenerative braking berfungsi mengisi ulang baterai ketika motor melakukan deselerasi. Meski sistem regeneratifnya belum memiliki level pengaturan dan indikator khusus di speedometer, fitur ini tetap membantu meningkatkan efisiensi baterai.
Bagasi Luas dan Cocok untuk Aktivitas Harian
Dari sisi kepraktisan, Polytron Fox 350 memiliki bagasi cukup besar yang mampu menampung helm half face dan jas hujan sekaligus.
Area deck depan yang lebih luas juga membuat motor ini cukup fleksibel untuk membawa barang belanjaan hingga galon air. Sayangnya, bagian laci depan masih dianggap kurang fungsional karena ukurannya terlalu kecil bahkan untuk menyimpan botol minum.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, Polytron Fox 350 mulai dianggap sebagai salah satu motor listrik murah yang layak dilirik masyarakat Indonesia. Kombinasi harga terjangkau, fitur modern, dan jarak tempuh panjang menjadi daya tarik utama motor listrik ini.
Baca Juga: iQOO Neo 10 5G Jadi HP Gaming Paling Stabil 2026, Layar 144 Hz dan Snapdragon 8s Gen 4 Bikin Ngiler
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan