JAKARTA – Pasar otomotif Indonesia belakangan ini diramaikan oleh persaingan ketat di segmen compact SUV. Dua raksasa Jepang, Honda HR-V dan Hyundai Creta, dipaksa bersiap menghadapi ancaman nyata dari pabrikan Tiongkok melalui Wuling Alvez Tipe EX. Hadir dengan banderol harga di bawah Rp 300 juta—tepatnya Rp 295 juta OTR Jakarta sebelum dipotong diskon—mobil ini menawarkan paket kemewahan yang dijamin tidak akan kalah pamor saat dibawa ke tongkrongan anak muda maupun area parkir sekolahan.
Secara dimensi, Wuling Alvez hanya memiliki selisih tipis 3,5 cm dari kompetitor utamanya, Honda HR-V. Desain eksteriornya mengusung bahasa modern dengan garnish chrome khas wuling pada bagian fascia depan yang menyambung hingga ke lampu drl dan senja LED strip. Sistem pencahayaan utamanya bahkan sudah menggunakan teknologi byme LED yang sangat terang di malam hari, dipadukan dengan velg two-tone berukuran 16 inci dengan profil ban 205/60.
Performa Mesin DOHC yang Linear dan Kejutan Kabin Belakang
Banyak pihak meragukan performa dapur pacunya yang menggunakan basis mesin serupa dengan wuling Formo Max dan Confero. Berkapasitas 1.500 cc DOHC, mesin murni ini mampu menyemburkan tenaga hingga 105 horsepower dan torsi maksimal 143 Nm. Menariknya, kurva torsi puncaknya sudah bisa diraih di putaran mesin yang cukup rendah, yakni antara 4.000 hingga 4.600 RPM.
Ketika diuji melintasi jalanan menanjak maupun saat menyalip kendaraan lain, mesin Alvez tidak perlu berteriak kencang untuk mendapatkan tenaga. Karakter penyaluran tenaganya melalui transmisi otomatis CVT terasa sangat linear dan responsif. Untuk tingkat kedap kabin, mobil ini layak mendapat nilai tinggi (8,5 dari 10) karena suara angin dan road noise dari luar teredam dengan sangat baik.
Masuk ke baris kedua, kabin Alvez menyuguhkan kemewahan ala mobil premium. Joknya dibalut material kulit berkualitas tinggi dengan kombinasi aksen layaknya kain suede di bagian tengah. Penumpang belakang juga dimanjakan dengan kisi AC mandiri yang tuas pengaturnya didesain unik menyerupai kokpit pesawat. Untuk ruang kaki (legroom) pengendara setinggi 176 cm, baris belakang masih menyisakan ruang hingga 6 jari, memberikan posisi duduk yang rileks layaknya menaiki SUV kelas atas.
Fleksibilitas Bagasi Rata Lantai dan Kemewahan Interior Depan
Sektor akomodasi bagasi Alvez tergolong cukup panjang dan mampu menampung hingga empat koper berukuran besar jika ditumpuk. Kendati loading bay atau bibir bagasinya agak tinggi, keterbatasan ruang atas disiasati dengan sistem pelipatan kursi baris kedua yang sangat praktis. Pengendara cukup menarik satu tuas di baris tengah, dan jok akan terlipat hingga menghasilkan lantai bagasi yang benar-benar rata tanpa undakan sama sekali.
Di sinilah wuling Alvez benar-benar bersinar. Lingkar kemudinya dibalut kulit halus dengan model flat bottom. Dasbor depannya pun sudah dilapisi bantalan empuk (soft touch padding) dari ujung kiri ke kanan, sesuatu yang jarang ditemukan pada mobil di kelas harga Rp 200 jutaan. Layar multimedia besar di tengah dasbor menjadi pusat kendali utama, termasuk untuk mengatur arah semburan dan kekuatan embusan AC secara digital. Untuk menambah kenyamanan di area konsol tengah, fitur Electronic Parking Brake (EPB) dan Auto Hold sudah menjadi fitur standar.
Uji Konsumsi BBM Realistis dan Kecanggihan Fitur Semi-Otonom ADAS
Sektor keselamatan aktif menjadi jualan utama varian flagship ini. Wuling Alvez Tipe EX dibekali teknologi ADAS yang mampu mendeteksi kendaraan lain di sekitar mobil, kemudian menampilkannya di panel instrumen digital layaknya sebuah mobil listrik Tesla. Saat diuji di jalan tol, fitur Adaptive Cruise Control (ACC) dan Traffic Jam Assistance mampu menjaga jarak dan mengerem sendiri secara halus mengikuti ritme mobil di depannya.
Ada juga fitur Band Cruise Assistance atau Lane Keep Assist yang memungkinkan pengendara melepas tangan dari setir dalam waktu yang cukup lama tanpa memicu peringatan sistem. Meski begitu, sensor kameranya terkadang sedikit kurang sensitif jika mendeteksi marka jalan yang sudah pudar, sehingga sistem software ini diharapkan mendapat pembaruan di masa mendatang.
Untuk urusan efisiensi, pengujian di dalam kota mencatatkan angka konsumsi BBM yang sangat realistis di angka 13 km per liter. Sementara itu, saat dibawa melaju konstan di jalur luar kota atau jalan tol dengan kecepatan 80-90 km/jam, konsumsi bahan bakarnya mampu menyentuh angka 16,5 hingga 17 km per liter.
Bagi konsumen dengan budget terbatas yang ingin mencicipi gaya SUV ini, trik menarik yang bisa dicoba adalah membeli varian terendah, yaitu Alvez tipe SE seharga Rp 209 juta yang bermesin manual. Memanfaatkan selisih harga dan bonus diskon besar dari diler, pemilik bisa langsung memesan velg alloy resmi tipe tertinggi ke bengkel resmi wuling untuk menggantikan velg kaleng bawaan tipe SE. Hasilnya, dari sisi eksterior, mobil pertama Anda akan langsung terlihat kembar dengan varian mahal di atasnya.
Editor : Natasha Eka Safrina