JAKARTA - Sepeda listrik jenis e-bike semakin diminati oleh pecinta gowes, terutama bagi mereka yang gemar menjelajah jalur pegunungan maupun touring jarak jauh. Salah satu model yang cukup menarik perhatian adalah United Oskar E-Bike dari United Bike yang menawarkan sistem pedal assist dengan performa kuat dan tampilan layaknya sepeda MTB premium.
Berbeda dengan sepeda listrik biasa yang menggunakan throttle atau gas, United Oskar hadir sebagai e-bike sejati yang mengandalkan sistem pedal assist. Artinya, motor listrik hanya akan bekerja ketika pengendara tetap mengayuh pedal.
Hal ini membuat pengalaman bersepeda tetap terasa natural, tetapi jauh lebih ringan terutama saat menghadapi tanjakan panjang atau jalur berat. Sepeda ini sangat cocok digunakan untuk mencari pemandangan di pegunungan tanpa harus kehabisan tenaga.
Frame Alloy Kokoh dengan Bobot 23 Kg
Secara tampilan, United Oskar menggunakan frame full alloy yang terlihat kokoh dan premium. Tidak hanya frame, bagian handlebar hingga wheelset juga menggunakan material alloy yang terkenal ringan namun tetap kuat.
Meski demikian, bobot total sepeda ini mencapai sekitar 23 kilogram karena adanya tambahan komponen motor listrik dan baterai. Berat ini masih cukup wajar untuk kategori MTB e-bike.
Pemilik sepeda juga melakukan beberapa upgrade agar performa lebih nyaman, salah satunya mengganti handgrip menggunakan merek Velo agar terasa lebih empuk saat digunakan dalam perjalanan jauh.
Pada bagian pedal, digunakan pedal model lebar dari Asuka yang memberikan pijakan lebih stabil terutama saat digunakan di jalur off-road.
Upgrade Groupset hingga SLX 11-Speed
Secara bawaan pabrik, United Oskar menggunakan groupset Shimano Altus 9-speed. Namun untuk meningkatkan kenyamanan gowes, pemilik menggantinya menjadi Shimano SLX 11-speed agar kayuhan terasa lebih ringan dan lebih fleksibel di berbagai medan.
Sprocket belakang juga mengalami upgrade dari ukuran standar 36T menjadi 42T, sehingga sangat membantu saat sepeda digunakan tanpa bantuan motor listrik, mengingat bobot sepeda yang cukup berat.
Sementara crankset depan masih menggunakan bawaan pabrik karena terhubung langsung dengan sistem kelistrikan motor sehingga tidak mudah diganti.
Untuk sistem pengereman, bawaan awal menggunakan rem mekanis. Namun karena sistem rem terhubung dengan sensor motor untuk memutus tenaga listrik saat pengereman, akhirnya digunakan solusi semi hidrolik dengan kaliper semi hidrolik dari DKV.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas 60 Jutaan Terbaik: Irit, Bandel, dan Cocok untuk Harian!
Sistem ini membuat pengereman jauh lebih ringan dibanding rem mekanis biasa.
Fork Suntour dan Dropper Post Hidrolik
Pada bagian suspensi depan, awalnya United Oskar memakai fork Suntour XCM travel 100 mm. Namun kemudian di-upgrade ke Suntour Epixon dengan travel 120 mm.
Fork ini memiliki fitur lock suspension dan pengaturan rebound, sehingga sangat membantu saat digunakan di jalan aspal maupun jalur berbatu.
Ketika berada di jalan raya, suspensi dapat dikunci agar tenaga kayuhan tidak terbuang dan efisiensi baterai tetap terjaga.
Bagian seatpost juga menggunakan dropper post hidrolik adjustable, memungkinkan tinggi sadel diturunkan langsung tanpa harus berhenti, sangat berguna saat turunan tajam maupun berhenti di lampu merah.
Baterai 350 Watt dan Jarak Tempuh 80 KM
Baterai United Oskar tersimpan rapi di dalam frame sehingga sekilas tidak terlihat seperti e-bike. Posisi ini membuat desain sepeda tetap clean dan sporty.
Pengisian daya dilakukan melalui port khusus yang dilindungi penutup agar aman dari air. Baterai juga dapat dilepas untuk pengecasan terpisah maupun penggunaan baterai cadangan.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil Rp 50 Jutaan Terbaik: Murah, Bandel, dan Bebas Sakit Kepala!
Dengan daya motor 350 watt, proses charging membutuhkan waktu sekitar 6,5 jam.
Untuk jalan datar, sekali pengisian penuh mampu menempuh jarak hingga 80 kilometer. Sementara jika digunakan untuk kombinasi tanjakan, turunan, dan jalur campuran, daya tahan baterai berkisar sekitar 50 kilometer.
Kecepatan Bisa Diatur hingga 40 Km/Jam
Panel kontrol motor menggunakan layar digital dengan tombol pengaturan mode assist. Secara default, kecepatan maksimal dibatasi pada 25 km/jam.
Namun menariknya, pengguna bisa melakukan setting manual hingga batas maksimum 40 km/jam melalui menu pengaturan sistem.
Tersedia lima level pedal assist, mulai dari level ringan hingga level paling tinggi. Saat mode tertinggi diaktifkan, tenaga dorongan motor terasa sangat kuat dan kecepatan bisa menembus angka 41 hingga 42 km/jam.
Dengan kombinasi frame alloy premium, baterai tahan jauh, motor pedal assist bertenaga, dan upgrade komponen yang matang, United Oskar menjadi salah satu pilihan e-bike MTB yang sangat menarik untuk pecinta touring dan jalur pegunungan.
Editor : Dyah Wulandari